Kemenkes Bantah Ada Vaksin Covid-19 di Mamuju yang Rusak Akibat Gempa

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 21 Januari 2021 | 19:01 WIB
Kemenkes Bantah Ada Vaksin Covid-19 di Mamuju yang Rusak Akibat Gempa
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Suara.com - Kementerian Kesehatan membantah adanya kerusakan vaksin Covid-19 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, akibat gempa bumi.

Juru bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan dr. Siti Nadia Tarmidzi. M.Epid., memastikan sudah dilakukan pengecekan di lokasi tempat penyimpanan vaksin.

"Sudah dicek, vaksin sampai saat ini tidak ada yang rusak," kata Nadia saat dikonfirmasi suara.com, Kamis (21/1/2021).

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju Firmon menyatakan bahwa 5.080 dosis vaksin Covid-19 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, telah rusak akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah itu beberapa waktu lalu. Kerusakan akibat aliran listrik di tempat penyimpanan vaksin padam.

"Vaksin sudah tidak bisa digunakan lagi karena kantor dinas rusak dan mati lampu," kata Firmon di Mamuju, sebagaimana diberitakan ANTARA, Kamis (21/1/2021).

Firmon menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 rusak kalau tidak tersimpan di tempat penyimpanan dengan suhu yang sudah ditentukan. Berdasarkan petunjuk teknis penyimpanan vaksin Covid-19 yang diterbitkan Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Kemenkes, menetapkan bahwa vaksin, khususnya buatan Sinovac, harus disimpan pada suhu 2-8 derajat celsius. Juga tempat penyimpanan vaksin harus dihindarkan dari paparan sinar matahari langsung.

Firmon mengatakan bahwa Dinas Kesehatan Kabupaten Mamuju sudah melapor ke Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Barat terkait kerusakan jatah vaksin Covid-19 yang rencananya digunakan untuk memvaksinasi 2.694 tenaga kesehatan di sana.

"Kami sudah melaporkan ke dinas Provinsi Sulbar dan sampai sekarang belum ada arahan," ujarnya.

Sementara itu, program vaksinasi Covid-19 di Mamuju memang telah ditetapkan akan ditunda pasca terjadi gempa. Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Sulawesi Barat Muhammad Ichwan mengatakan bahwa vaksinasi akan dilaksanakan setelah situasi kondusif.

baca juga

"Kami tunda sampai kondisi lebih stabil dan kondusif, para pengungsi telah kembali. Sekarang fokus pelayanan kesehatan bagi korban gempa," kata Ichwan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Bakal Dimodifikasi, Apa Tujuannya?

Vaksin Covid-19 Buatan Oxford Bakal Dimodifikasi, Apa Tujuannya?

Sulsel | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:45 WIB

Bupati Positif Corona Usai Suntik Vaksin COVID-19, Kata Dinkes Mengejutkan

Bupati Positif Corona Usai Suntik Vaksin COVID-19, Kata Dinkes Mengejutkan

Bali | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:36 WIB

Vaksinasi Covid Bisa Kacau Jika Pemerintah Izinkan Swasta Vaksin Mandiri

Vaksinasi Covid Bisa Kacau Jika Pemerintah Izinkan Swasta Vaksin Mandiri

News | Kamis, 21 Januari 2021 | 18:13 WIB

Terkini

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Diskon Belanja Hingga 50 Persen di AZKO dari BRI, Cek Syaratnya

Bri | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:35 WIB

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:32 WIB

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri

Jawa Tengah | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:21 WIB

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:10 WIB

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI

Video | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 21:03 WIB

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut

Riau | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 20:55 WIB

×