Peneliti Temukan 1 dari 8 Pasien Covid-19 Sembuh Meninggal Dalam 140 Hari

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Jum'at, 22 Januari 2021 | 13:58 WIB
Peneliti Temukan 1 dari 8 Pasien Covid-19 Sembuh Meninggal Dalam 140 Hari
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya sekadar penyakit pernapasan, tetapi juga menimbulkan masalah berkepanjangan. Karena, efek jangka panjang virus corona cukup menyulitkan bagi pasien sembuh.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan satu dari delapan pasien virus corona Covid-19 yang pulih meninggal dunia dalam 140 hari.

Studi yang dilakukan oleh Universitas Leicester dan Kantor Statistik Nasional (ONS) menemukan bahwa 29,4 persen pasien virus corona yang sembuh mengalami masalah kesehatan. Kemudian, 12,3 persen di antaranya meninggal dunia setelah mengalami komplikasi.

"Orang-orang nampaknya akan kembali ke rumah sakit karena efek jangka panjang dan mereka mungkin akan sekarat. Kami melihat hampir 30 persen telah kembali ke rumah sakit," kata Profesor Kamlesh Khunti, salah satu penulis studi dikutip dari Times of India.

Menurut Profesor Kamlesh Khunti, pelayanan kesehatan perlu menyusun strategi dan lebih efisien dalam mempersiapkan risiko efek jangka panjang akibat virus corona Covid-19.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Sementara itu, para peneliti menuntut langkah yang lebih serius untuk dilaksanakanya melalui studi yang mengamati 47.780 pasien virus corona.

Profesor Khunti, profesor diabetes perawatan primer dan kedokteran vaskular di Universitas Leicester, juga fokus pada risiko kesehatan kronis akibat virus corona Covid-19 pada pasien sembuh.

Menurut penelitian itu, efek jangka panjang akibat virus corona bisa menyebabkan penyintas mengembangkan masalah jantung, diabetes, hati dan ginjal kronis.

Selain itu, orang di bawah usia 70 tahun mengembangkan masalah paru-paru, jantung, ginjal, hati dan diabetes. Kondisi ini bisa terjadi setelah berminggu-minggu atau berbulan-bulan mereka sembuh dari virus corona.

baca juga

"Kami tidak tahu itu karena virus corona menghancurkan sel beta yang membuat insulin dan Anda terkena diabetes tipe 2 atau memicu resistensi insulin dan Anda akan mengembangkan diabetes tipe 2. Tapi, temuan ini cukup mengejutkan," kata Profesor Khunti.

Adapun gejala virus corona Covid-19 jangka panjang, seperti sulit bernapas, nyeri sendi, nyeri dada, hilangnya indra penciuman dan perasa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin Covid-19 Covaxin, Ini Kelompok Orang yang Tidak Boleh Suntik

Vaksin Covid-19 Covaxin, Ini Kelompok Orang yang Tidak Boleh Suntik

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 18:57 WIB

Efek Samping Statin, Ini Tanda-tanda Masalahnya Pada Sistem Pencernaan

Efek Samping Statin, Ini Tanda-tanda Masalahnya Pada Sistem Pencernaan

Health | Rabu, 20 Januari 2021 | 16:13 WIB

Fobia Jarum Suntik? Kenali Ciri-Ciri Trypanophobia!

Fobia Jarum Suntik? Kenali Ciri-Ciri Trypanophobia!

Bali | Rabu, 20 Januari 2021 | 15:22 WIB

Terkini

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Awas! Harga Bitcoin di Ambang Jurang, Ini Level Kritis yang Wajib Dipantau

Bisnis | Rabu, 04 November 2026 | 21:25 WIB

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Ponpes HQ Sukoharjo Digeledah Polisi, Menag Tegaskan Hukum Berbicara

Jogja | Rabu, 04 November 2026 | 21:18 WIB

×