Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional 2021, Ini 10 Bahaya Kekurangan Nutrisi

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 25 Januari 2021 | 09:55 WIB
Bertepatan dengan Hari Gizi Nasional 2021, Ini 10 Bahaya Kekurangan Nutrisi
Ilustrasi kekurangan nutrisi. [Shutterstock]

Suara.com - Hari Gizi Nasional yang dirayakan setiap tanggal 25 Januari, membuka pandangan betapa pentingnya gizi atau nutrisi di dalam tubuh. Di Hari Gizi Nasional 2021 ini, pemerintah membuat tema 'Remaja Sehat, Bebas Anemia’ dengan slogan ‘Gizi Seimbang, Remaja Sehat, indonesia Kuat’.

Fokus perayaan Hari Gizi Nasional ini yaitu pada permasalahan yang terjadi di usia remaja. Masih banyak remaja di Indonesia yang mengalami kekurangan atau kelebihan gizi sehingga bisa menyebabkan malnutrsi dan obesitas. Selain itu, tema anemia juga menjadi perhatian, karena berdasarkan data masih banyak remaja yang mengalami kekurangan sel darah merah atau anemia.

Kekurangan gizi juga bisa berakibat malnutrisi pada tubuh, yaitu kondisi di mana tubuh tidak mendapat cukup gizi atau nutrisi, sehingga mengakibatkan tubuh terserang berbagai penyakit, salah satunya anemia yang menjadi tema Hari Gizi tahun ini. Berikut adalah dampak lain yang bisa ditimbulkan akibat kekurangan nutrisi pada tubuh, seperti dilansir dari laman NCOA.

Pada Otot dan Tulang
1. Mobilitas
Otot dan tulang sangat memengaruhi manusia untuk beraktivitas. Otot dan tulang yang lemah akan mempersulit seseorang untuk beraktivitas, seperti berjalan, berpakaian, memasak, mandi, dan lain-lain. Aktivitas yang menggunakan otot dan tulang ini sangat memerlukan protein, kalsium, dan vitamin D dalam tubuh. Kekurangan zat tersebut dapat membuat otot dan tulang lemah.

2. Postur
Kekurangan gizi pada tubuh akan mempengaruhi postur. Pada dasaranya, postur terbentuk dari otot dan tulang yang ada pada tubuh. Jika kekurangan gizi pada otot dan tulang, maka postur yang terbentuk tidak baik.

3. Kekuatan
Kekurangan gizi akan membuat otot menjadi lemah sehingga memperngaruhi kekuatan seseorang dalam menjalankan berbagai aktivitas.

4. Jatuh
Seseorang yang memiliki gizi buruk sangat berisiko saat terjatuh. Hal ini karena tulang dan sendi orang tersebut menjadi lemah karena tidak cukup gizi. Terjatuh dapat berisiko yang buruk seperti patah tulang atau cedera lainnya, bahkan dalam beberapa kasus bisa menyebabkan kematian.

Sistem Kekebalan Tubuh dan Penyembuhan
5. Penyembuhan
Nutrisi tubuh memengaruhi pemulihan. Hal ini karena luka membutuhkan energi, protein, vitamin, dan mineral untuk sembuh. Jika kekurangan gizi atau nutrisi, akan menyebabkan luka pada tubuh lebih sulit untuk melakukan penyembuhan.

6. Kanker
Kekurangan gizi juga berisiko menyebabkan kanker. Tidak hanya itu, kekurangan gizi akan membuat tubuh lebih sulit untuk mentolerir kemoterapi. Hal ini membuat kanker semakin parah dan sulit untuk diobati.

7. Penyakit
Ketika tubuh kekurangan nutrisi, jumlah sel darah putih bisa menurun, sehingga tubuh lebih sulit untuk menyembuhkan diri dan melawan penyakit. Selain itu, kekurangan gizi dapat menyembabkan sistem kekebalan yang buruk. Hal ini dapat meningkatkan risiko penyakit dan infeksi pada tubuh.

Pada Organ
8. Mata
Gizi yang terdapat pada tubuh sangat mempengaruhi organ-organ tubuh, salah satunya mata. Kekurangan nutrisi seperti vitamin dan mineral dapat mempercepat kehilangan penglihatan yang disebabkan oleh glaukoma, katarak, dan degenerasi makula.

9. Otak
Kekurangan nutrisi dapat mempercepat laju hilangnya neuron otak. Hal ini dapat mengganggu kemampuan bicara, koordinasi, dan memori.

10. Ginjal
Kekurangan cairan dan elektrolit dapat menyebabkan ginjal bekerja berlebihan dan mempengaruhi kemampuannya untuk berfungsi. Hal ini dapat menyebabkan dehidrasi, nyeri sendi, dan masalah jantung. (Fajar Ramadhan)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Gizi dan Makanan Nasional, Ketahui Sejarah dan Maknanya

Hari Gizi dan Makanan Nasional, Ketahui Sejarah dan Maknanya

Health | Senin, 25 Januari 2021 | 08:10 WIB

Sejarah Hari Gizi dan Makanan Nasional Setiap 25 Januari

Sejarah Hari Gizi dan Makanan Nasional Setiap 25 Januari

News | Minggu, 24 Januari 2021 | 17:04 WIB

Hari Gizi Nasional 2021: Tiga Masalah yang Intai Remaja Penerus Bangsa

Hari Gizi Nasional 2021: Tiga Masalah yang Intai Remaja Penerus Bangsa

Health | Jum'at, 22 Januari 2021 | 15:36 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB