Korea Selatan akan Tes Virus Corona Pada Anjing dan Kucing, Ini Alasannya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 02 Februari 2021 | 07:00 WIB
Korea Selatan akan Tes Virus Corona Pada Anjing dan Kucing, Ini Alasannya!
Kucing dan anjing (Shutterstock).

Suara.com - Virus corona Covid-19 tidak hanya menyerang manusia, tetapi juga hewan peliharaan seperti anjing dan kucing. Setelah beberapa kasus anjing dan kucing positif Covid-19 ditemukan.

Kini, Korea Selatan pun berniat melakukan tes virus corona Covid-19 pada anjing dan kucing bila menunjukkan gejala infeksi.

Bahkan hewan peliharaan itu akan menjalani tes virus corona Covid-19 jika bersentuhan dengan orang yang sedang positif virus corona.

Langkah ini dilakukan ketika para ahli di Inggris memeringatkan bahwa hewan peliharaan seperti anjing dan kucing juga perlu suntik vaksin Covid-19.

Menurut laporan editorial untuk jurnal Virulence mengatakan virus pada hewan yang diikuti penularan ke manusia akan menimbulkan risiko jangka panjang yang signifikan bagi kesehatan masyarakat.

Ilustrasi kucing (Unsplash)
Ilustrasi kucing (Unsplash)

"Hal ini tidak terpikirkan bahwa vaksinasi beberapa spesies hewan peliharaan mungkin diperlukan untuk mengekang penyebaran infeksi," kata para peneliti dikutip dari Daily Star.

Jika seekor hewan peliharaan dinyatakan positif Covid-19, maka pemiliknya harus mengisolasi diri sesuai dengan protokol kesehatan yang ditetapkan Korea Selatan.

Kasus pertama infeksi virus corona Covid-19 pada kucing pertama kali ditemukan di Inggris, tepatnya pada Juli 2020 lalu.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), sebagian besar penyakit ini menyebar antar manusia dan ada pula kasus penularan antara hewan dan manusia.

baca juga

Adapun beberapa hewan yang pernah bersentuhan dengan manusia dan terinfeksi virus corona, seperti cerpelai, anjing, kucing, singa dan harimau dinyatakan positif virus corona.

Pengumuman pengujian hewan Korea Selatan datang tepat ketika negara itu mengatakan akan memperpanjang pembatasan jarak sosial, yang dilakukan selama 2 minggu terburuk.

Pemerintah Korea Selatan menegaskan bahwa mereka akan meneliti kemungkinan penularan virus antara manusia dan hewan. Mereka akan mengawasi ketat perihal penularan tersebut dan akan mengungkapkannya secara terbuka.

Pendekatan yang dilakukan Korea Selatan terhadap hewan selama pandemi nampaknya lebih ringan daripada Korea Utara.

Meski tidak secara eksplisit merujuk virus corona, pemimpin Kim Jong-un menuntut semua anjing peliharaan di ibu kota Pyongyang disita karena mereka mewakili dekadensi Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Maling Seret Anjing Curian di Curug Tangerang, Begini Kronologisnya

Viral Maling Seret Anjing Curian di Curug Tangerang, Begini Kronologisnya

Jakarta | Senin, 01 Februari 2021 | 18:47 WIB

Pandemi Virus Corona Picu Masalah Mata, Begini Cara Mencegahnya!

Pandemi Virus Corona Picu Masalah Mata, Begini Cara Mencegahnya!

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 18:44 WIB

Kunjungi Wuhan untuk Cari Asal-usul Virus Corona, Gerak Tim WHO Terbatas

Kunjungi Wuhan untuk Cari Asal-usul Virus Corona, Gerak Tim WHO Terbatas

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 17:45 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×