Vaksinasi Covid-19 di Israel Dinilai Efektif, Angka Infeksi Turun

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 02 Februari 2021 | 07:55 WIB
Vaksinasi Covid-19 di Israel Dinilai Efektif, Angka Infeksi Turun
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Program vaksinasi Covid-19 Pfizer di Israel mulai menunjukkan tanda keefektifan dalam menurunkan infeksi dan penyakit pada orang tua usia 60 tahun ke atas.

Angka Kementerian Kesehatan Israel (MoH) menunjukkan 531 orang di atas 60-an tahun, dari hampir 750 ribu yang divaksin penuh, telah dilaporkan terinfeksi virus corona.

Di antara mereka pun hanya sedikit orang yang jatuh sakit, dengan sebanyak 38 orang harus dirawat di rumah sakit karena mengalami gejala sedang dan sebagian kecil lainnya parah.

BBC melaporkan bahwa ada tiga kematian pada orang tua yang sudah divaksinasi. Namun mereka diduga sudah terinfeksi dahulu sebelum kekebalan tubuh sempat terbentuk.

Sedangkan sebelum vaksin mulai dilakukan, lebih dari tujuh ribu infeksi tercatat, hampir 700 kasus dilaporkan dengan Covid-19 sedang hingga kritis dan 307 kematian.

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Elements Envato)

Departemen Kesehatan setempat mencatat kasus infeksi dan penyakit semakin menurun sejak 14 hari setelah masyarakat menerima vaksin Covid-19 dosis pertama.

Data ini hanya melihat infeksi dan penyakit pada orang yang sudah divaksinasi. Mereka tidak melibatkan kelompok orang yang tidak divaksinasi.

Namun, tim peneliti di Weizmann Institute of Science, Tel-Aviv University, dan Technion - Israel Institute of Technology telah berusaha menentukan apakah penuran kasus ini disebabkan oleh vaksin dan bukan hanya dampak faktor penguncian atau lockdown.

Tim tersebut adalah Malka Gorfine, Hagai Rossman, Prof Eran Segal, dan Dr Uri Shalit, yang menganalisis data nasional menurut usia dan kota.

baca juga

Mereka mengidentifikasi penurunan besar terkait infeksi dan rawat inap pada orang tua di atas 60 tahun, yang divaksinasi pertama kali, dan di kota yang paling awal melakukan vaksinasi.

Menurut mereka, perubahan ini tidak terlihat pada penguncian sebelumnya, yang artinya penurunan dapat disebut akibat dari vaksinasi.

Secara terpisah, penyedia layanan kesehatan terbesar kedua Israel Maccabi melaporkan 66 orang dari 284 ribu orang yang divaksinasi (0,03%) terinfeksi virus setelah menerima dosis kedua.

Dari 66 pasien tersebut, semuanya memiliki gejala ringan dan tidak ada yang dirawat di rumah sakit.

Mereka memperkirakan vaksin 92% efektif digunakan dalam suatu populasi, hampir mirip dengan uji klinis terkontrol Pfizer yang menunjukkan vaksin 95% efektif.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Mengaku sedang Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 ke Palestina

Israel Mengaku sedang Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 ke Palestina

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 08:53 WIB

Pasukan Israel Robohkan Masjid di Tepi Barat, Diklaim Tidak Kantongi Izin

Pasukan Israel Robohkan Masjid di Tepi Barat, Diklaim Tidak Kantongi Izin

News | Kamis, 28 Januari 2021 | 20:27 WIB

Ahli dari Israel Sebut Tes Antibodi Covid-19 Tak Bisa Diandalkan, Mengapa?

Ahli dari Israel Sebut Tes Antibodi Covid-19 Tak Bisa Diandalkan, Mengapa?

Health | Kamis, 28 Januari 2021 | 18:20 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×