Usai Suntik Vaksin Pfizer, 4 Orang Alami Reaksi Alergi Parah di Singapura

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Selasa, 02 Februari 2021 | 13:16 WIB
Usai Suntik Vaksin Pfizer, 4 Orang Alami Reaksi Alergi Parah di Singapura
Ilustrasi Vaksin. (Pixabay/PhotoLizM)

Suara.com - Program vaksinasi virus corona Covid-19 di Singapura menggunakan vaksin Pfizer/BioNTech telah berlangsung. Menteri Kesehatan Singapura, Janil Puthucheary menyampaikan ada 4 kasus anafilaksis pada orang yang menerima suntikan vaksin Pfizer, kemarin Senin (1/2/2021).

Jumlah kasus anafilaksis akibat suntikan vaksin Pfizer ini satu kali lebih banyak dari jumlah yang dilaporkan oleh Kementerian Kesehatan (MOH) minggu lalu.

Janil Puthucheary pun berusaha menanggapi pertanyaan yang diajukan oleh 12 anggota parlemen, yang meminta informasi terbaru tentang kemajuan vaksinasi serta efek samping yang dialami setiap orang.

Berdasarkan data lebih dari 155 ribu orang yang sudah menerima suntikan pertama vaksin, ada 4 kasus anafilaksis atau timbulnya reaksi alergi parah akibat suntikan vaksin Covid-19.

Orang-orang tersebut berusia 20 tahun dan 30 tahun. Adapun reaksi alergi parahnya berupa ruam, sesak napas, bibir bengkak, tenggorokan sesak, dan pusing.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

Beruntungnya, gejala anafilaksis mereka segera terdeteksi dan bisa langsung diobati. Sehingga mereka semua sekarang sudah pulih.

"Satu orang di bawah pengawasan tim medis selama beberapa jam. Sementara lainnya keluar dari rumah sakit setelah observasi atau perawatan sehari. Tapi, tidak ada yang membutuhkan perawatan ICU karena kasus reaksi alergi parah ini," jelas Janil Puthucheary dikutip dari Channel News Asia.

Selain itu, tiga orang di antaranya juga sudah memiliki riwayat alergi, termasuk rinitis alergi dan alergi makanan seperti kerang. Tetapi, mereka tidak ada yang memiliki riwayat anafilaksis, yang menghalanginya untuk suntik vaksin Covid-19.

Angka kejadian anafilaksis di Singapura sekitar 2,6 per 100 ribu dosis vaksin Covid-19 yang diberikan. Sebaliknya, tingkat kejadian yang dilaporkan di luar negeri sekitar 1 hingga 2 per 100 ribu dosis vaksin yang telah diberikan.

Tingkat insiden anafilaksis yang lebih tinggi di Singapura ini diharapkan hanya terjadi pada periode awal, mengingat jumlah orang yang menerima vaksin juga masih sedikit.

"Saat ini, vaksinasi bermanfaat untuk melindungi diri dari efek penyakit virus corona Covid-19 yang parah dan komplikasinya jauh lebih besar daripada risiko potensi kejadiannya terkait vaksinasi," kata Janil Puthucheary.

Karena itu, pihaknya akan terus memantau keamanan vaksin dan memastikan vaksin Covid-19 yang digunakan di Singapura aman bagi masyarakatnya.

Janil Puthucheary juga mengatakan bahwa umumnya vaksin Covid-19 memang akan memberikan efek samping seperti vaksin jenis lainnya, seperti nyeri dan bengkak di daerah suntikan, demam, sakit kepala, kelelahan dan nyeri tubuh yang biasanya reda dalam beberapa hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Jaringan Vaksin Corona Palsu, 3.000 Dosis Disita

Terungkap! Jaringan Vaksin Corona Palsu, 3.000 Dosis Disita

News | Selasa, 02 Februari 2021 | 13:15 WIB

Produksi Bahan Baku Vaksin Covid-19 Selesai Bulan Ini, Buat Siapa?

Produksi Bahan Baku Vaksin Covid-19 Selesai Bulan Ini, Buat Siapa?

Health | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:53 WIB

Vaksin Covid Palsu Isi Larutan Garam Beredar di China, 3.000 Dosis Disita

Vaksin Covid Palsu Isi Larutan Garam Beredar di China, 3.000 Dosis Disita

Jatim | Selasa, 02 Februari 2021 | 12:53 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB