Inggris akan Pakai 5 Jenis Vaksin Covid-19, Apa Perbedaannya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 02 Februari 2021 | 14:00 WIB
Inggris akan Pakai 5 Jenis Vaksin Covid-19, Apa Perbedaannya?
Ilustrasi virus corona, vaksin covid-19. (Pexels/@cottonbro)

Suara.com - Inggris adalah negara pertama yang menyetujui penggunaan vaksin Pfizer untuk mengatasi pandemi virus corona Covid-19.

Selain vaksin Pfizer, Inggris juga menggunakan 4 jenis vaksin Covid-19 lainnya yang telah disetujui dan segera siap digunakan.

Total keseluruhan dilansir dari Express, ada 5 jenis vaksin Covid-19 yang hendak digunakan Inggris. Kelima vaksin Covid-19 ini tentunya memiliki kelebihan dan tingkat kemanjuran yang berbeda-beda.

Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)
Ilustrasi vaksin (Pixabay/qimono)

1. Vaksin Pfizer / BioNTech

Vaksin Pfizer ini merupakan jenis vaksin mRNA, yang mengirimkan instruksi berkode ke sistem kekebalan tentang cara memproduksi antigen untuk virus.

Vaksin Covid-19 jenis ini memiliki tingkat efektivitas 95 persen setelah suntikan kedua. Bahkan vaksin ini telah disetujui untuk didistribusikan di Inggris, UE dan Amerika Serikat.

2. Vaksin Oxford / AstraZeneca

Vaksin Oxford merupakan jenis vaksin vektor virus yang menyesuaikan virus flu biasa agar tampak mirip dengan virus corona Covid-19.

Vaksin Covid-19 jenis ini memiliki tingkat efektivitas 90 persen setelah suntikan kedua, Vaksin Oxford juga telah disetujui untuk didistribusikan di Inggris dan UE.

baca juga

3. Vaksin Moderna

Vaksin Moderna merupakan jenis vaksin mRNA, seperti vaksin Pfizer. Tapi, vaksin jenis ini memiliki tingkat kekebalan 94 persen setelah suntikan kedua.

Meski begitu, vaksin Moderna telah disetujui untuk didistribusikan di Inggris, UE dan AS. Inggris juga telah memesan 17 juta dosis vaksin Moderna yang akan tiba pada Maret 2021.

4. Vaksin Novavax

Vaksin Novavax merupakan vaksin subunit protein, yang berisi pesan berkode dari sel ngengat untuk meningkatkan respons kekebalan manusia.

Tapi, vaksin Covid-19 jenis ini hanya memiliki tingkat efektivitas 89 persen setelah suntikan kedua. Saat ini, vaksin Novavax masih menunggu persetujuan meskipun uji coba fase III telah selesai.

5. Vaksin Johnson

Vaksin Johnson adalah vaksin vektor virus yang menyesuaikan virus flu biasa agar nampak mirip dengan virus corona Covid-19.

Vaksin Covid-19 jenis ini memiliki tingkat efektivitas 89 persen untuk melawan penyakit serius hanya dengan satu kali suntikan.

Saat ini, uji coba fase III vaksin Johnson sudah selesai, tapi vaksin masih menunggu persetujuan untuk distribusi massal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masyarakat Indonesia Tengah Alami Fenomena Vaccine Hesitancy, Apa Itu?

Masyarakat Indonesia Tengah Alami Fenomena Vaccine Hesitancy, Apa Itu?

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 10:51 WIB

Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19 Habis Disuntik Vaksin Sinovac

Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19 Habis Disuntik Vaksin Sinovac

Bogor | Senin, 01 Februari 2021 | 08:58 WIB

Begini Cara Kerja Vaksin Sinovac dalam Membentuk Kekebalan Tubuh

Begini Cara Kerja Vaksin Sinovac dalam Membentuk Kekebalan Tubuh

Video | Senin, 01 Februari 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Saat Jas Putih Diuji: Selelah-lelahnya Tenaga Kesehatan, Tetap Lebih Melelahkan Jadi Pasien

Your Say | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:23 WIB

×