Masyarakat Indonesia Tengah Alami Fenomena Vaccine Hesitancy, Apa Itu?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 01 Februari 2021 | 10:51 WIB
Masyarakat Indonesia Tengah Alami Fenomena Vaccine Hesitancy, Apa Itu?
Ilustrasi: Vaksinator memindahkan vaksin COVID-19 Sinovac ke dalam alat penyuntik [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Pandemi Covid-19 telah memasuki babak selanjutnya, yaitu proses vaksinasi massal. Di Indonesia, program vaksinasi Covid-19 sudah dimulai sejak pertengahan Januari 2021 lalu.

Sayangnya, tak semua menyambut program vaksinasi dengan sikap positif. Beberapa di antaranya secara terang-terangan mengaku ragu dengan vaksin bahkan menolak dengan beragam alasan.

Itu juga yang membuat munculnya fenomena Vaccine Hesitancy atau keengganan dan ketidakpercayaan terhadap vaksin yang kini menjadi momok dan penghambat terbesar program vaksinasi Covid-19 yang sedang dilakukan pemerintah Indonesia.

Berdasarkan survei per persepsi masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19 yang dilakukan Kementerian Kesehatan, Indonesia Advisory Group on Immunization (ITAGI), WHO dan UNICEF 2020 terjadi penurunan penerimaan vaksin yang tadinya 65 persen pada September 2020 menjadi 30 persen pada Desember 2020.

Meningkatnya fenomena vaccine hesitancy diduga terjadi karena adanya misinformasi terkait vaksin Covid-19 di masyarakat Indonesia.

“Hal ini disebabkan adanya kesalahan informasi yang diterima masyarakat terkait keamanan efektivitas vaksin, kejadian ikutan pascaimunisasi (KIPI), sampai dengan teori konspirasi yang saat ini banyak beredar," ujar Risang Rimbatmaja perwakilan C4D UNICEF berdasarkan siaran pers yang diterima Suara.com, Senin (1/2/2021).

Menurut Risang, pemberitaan media yang berimbang dan akurat mengenai vaksinasi menjadi kunci meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap vaksinasi.

Edukasi melalui digital, dari satu orang ke orang lain dinilai bisa sangat membantu, ditambah edukasi dari para tokoh masyarakat.

“Sekaligus menggiring perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas serta memakai hand sanitizer," terang Risang.

baca juga

Sementara itu, Dr. Devie Rahmawati, Peneliti dan Pengajar Tetap Vokasi UI menilai pengetahuan yang rendah, sedikitnya kemauan membaca sehingga informasi yang diperoleh sangat rendah jadi penyebab terbesar terjadinya vaccine hesitancy.

“Serta masih banyaknya disinformasi berita mengenai Covid-19. Maka dari itu, sangat dibutuhkan wadah dan sarana dalam memberikan informasi mendalam mengenai Covid-19, salah satunya dengan literasi digital," pungkas Devie. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19 Habis Disuntik Vaksin Sinovac

Wakil Wali Kota Depok Positif Covid-19 Habis Disuntik Vaksin Sinovac

Bogor | Senin, 01 Februari 2021 | 08:58 WIB

Israel Mengaku sedang Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 ke Palestina

Israel Mengaku sedang Mengirim 5 Ribu Vaksin Covid-19 ke Palestina

Health | Senin, 01 Februari 2021 | 08:53 WIB

Begini Cara Kerja Vaksin Sinovac dalam Membentuk Kekebalan Tubuh

Begini Cara Kerja Vaksin Sinovac dalam Membentuk Kekebalan Tubuh

Video | Senin, 01 Februari 2021 | 09:05 WIB

Terkini

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Kota Jogja Siapkan Rp40 Miliar Angkut Sampah ke PSEL, Bantul Pastikan Warga Sekitar Tak Direlokasi

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:49 WIB

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Niat Sholat Tolak Bala Rebo Wekasan: Lengkap dengan Bacaan Latin, Arti, dan Jadwalnya di Tahun 2026

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:46 WIB

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Misteri Kunci Hilang Terjawab: Sebulan Diincar, Mobil Avanza di Bandar Lampung Raib Digasak

Lampung | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Stop 'Pencet Setuju' Tanpa Baca! Inovasi Layanan Jadi Kunci Agar Kuota Internet Gak Hangus

Tekno | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:45 WIB

Laba BCA Syariah Meningkat, Aset Tembus Rp20,7 Triliun

Laba BCA Syariah Meningkat, Aset Tembus Rp20,7 Triliun

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:41 WIB

Pengusaha Sound Horeg Jatim-Jateng Temui Jokowi, Dukung Gibran di 2029

Pengusaha Sound Horeg Jatim-Jateng Temui Jokowi, Dukung Gibran di 2029

Surakarta | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat

Siapa Mau Menyusul? Amuk Mentan Amran Copot Pejabat KPPG Surabaya di Tengah Rapat

Jatim | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar

Wanita di Tangerang Diperkosa dan Dibunuh, Jasad Pertama Kali Ditemukan Sang Pacar

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:33 WIB

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Jelang Pengumuman MSCI, BEI dan OJK Minta Pembekuan Pasar Modal Indonesia Dicabut

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:31 WIB

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

7 Cara Menata Jam Dinding di Rumah Menurut Feng Shui agar Estetik dan Hoki

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 08:25 WIB

×