Update Covid-19 Global: IFRC Takut Pasokan Vaksin Didominasi Negara Kaya

Risna Halidi, Lilis Varwati

Jum'at, 05 Februari 2021 | 09:44 WIB
Update Covid-19 Global: IFRC Takut Pasokan Vaksin Didominasi Negara Kaya
Ilustrasi - Tangan memegang botol vaksin dan jarum suntik (Shutterstock)

Suara.com - Memasuki bulan ke 13, infeksi Covid-19 telah menjangkiti sebanyak 105.391.715 orang di seluruh dunia. Dikutip dari situs worldometers.info, ada 498.858 infeksi baru dalam satu hari kemarin.

Sedangkan angka kematian bertambah 14.124 jiwa pada 24 jam ini. Hingga Jumat (5/2) pukul 07.27 WIB, lebih dari 77,22 juta orang di dunia dinyatakan sembuh dari infeksi Covid-19 dengan  25.8 juta orang  lainnya masih dalam perawatan. 

Vaksinasi Covid-19 jadi harapan untuk menekan penularan makin meluas juga mengurangi angka kematian. Hingga Selasa (2/2) dikabarkan sudah lebih dari 100 juta orang di 77 negara telah divaksin Covid-19. Namun muncul kekhawatiran baru bahwa vaksinasi didominasi negara kaya.

Federasi Internasional Perhimpunan Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC) memperingatkan efek mematikan dan menghancurkan jika negara-negara kaya mengambil pasokan vaksin Covid-19.

Temuan IFRC, hampir 70 persen vaksinasi sejauh ini telah dikirim ke 50 negara terkaya di dunia. Sedangkan hanya 1 persen vaksinasi diberikan ke 50 negara paling miskin.

"Ini mengkhawatirkan karena tidak adil, dan karena dapat memperpanjang atau bahkan memperburuk pandemi yang mengerikan ini," kata sekretaris jenderal IFRC Jagan Chapagain dalam keterangan persnya.

Pakar kesehatan mengatakan bahwa vaksinasi yang meluas dalam skala global akan mencegah munculnya mutasi dan pada akhirnya menaklukkan pandemi. IFRC juga memperingatkan jika ada satu negara tidak mendapat vaksinasi, virus Covid-19 akan terus beredar dan bermutasi. 

Kondisi itu bisa menyebabkan munculnya varian yang tidak merespons vaksin. Juga membiarkan virus menginfeksi orang yang mungkin telah divaksinasi. 

IFRC mendukung inisiatif global yang dipimpin bersama oleh Organisasi Kesehatan Dunia yang disebut COVAX. Program itu bertujuan untuk mempercepat distribusi vaksin Covid-19 yang adil ke negara-negara berpenghasilan menengah dan rendah. 

baca juga

WHO menargetkan untuk meluncurkan 2 miliar vaksin dari sejumlah produsen pada akhir tahun 2021. Perjanjian telah dibuat, atau sedang dikerjakan, untuk mendapatkan jutaan dosis dari Pfizer, AstraZeneca, Johnson & Johnson, Serum Institute of India dan Sanofi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Vaksinasi Covid-19, Nurdin Abdullah Mengaku Nafsu Makannya Meningkat

Usai Vaksinasi Covid-19, Nurdin Abdullah Mengaku Nafsu Makannya Meningkat

Sulsel | Jum'at, 05 Februari 2021 | 09:23 WIB

Tak Hanya Nakes, Tenaga Program Vaksinasi Juga Bakal Dapat Insentif

Tak Hanya Nakes, Tenaga Program Vaksinasi Juga Bakal Dapat Insentif

Bisnis | Kamis, 04 Februari 2021 | 20:12 WIB

Inggris Uji Coba Campur Vaksin Covid-19 dengan Dua Merek Berbeda, Hasilnya?

Inggris Uji Coba Campur Vaksin Covid-19 dengan Dua Merek Berbeda, Hasilnya?

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 19:10 WIB

Terkini

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Sindir Persija Usai Kalahkan Persib, Igor Tolic: Seperti Menang Final Liga Champions

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 19:11 WIB

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

GBK Bergemuruh! Jakmania Tumpah Ruah Rayakan Kemenangan Persija atas Persib

News | Sabtu, 12 September 2026 | 19:06 WIB

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Viral Ludahi Ibu Gendong Balita dan Rampas HP, Debt Collector Gareng Diciduk Usai Setahun Buron

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 19:01 WIB

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Review The Potato Lab: Kisah Cinta di Balik Laboratorium Kentang

Your Say | Sabtu, 12 September 2026 | 19:00 WIB

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Pabrik di Subang Beroperasi, BYD Batal Bangun Pabrik di Malaysia

Otomotif | Sabtu, 12 September 2026 | 18:58 WIB

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

Bukan Anggota Grib Jaya! Polisi Bongkar Profil 3 Tersangka Pengeroyok Bambang Setiawan

News | Sabtu, 12 September 2026 | 18:55 WIB

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Diterjang Angin Kencang, Pohon Raksasa Tumbang Tutup Total Jalur Sidoarjo-Surabaya di Gedangan

Jatim | Sabtu, 12 September 2026 | 18:52 WIB

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:39 WIB

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 18:34 WIB

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Mau Liburan Lebih Hemat? Coba Ubah Poin yang Terkumpul Jadi Tiket Pesawat

Lifestyle | Sabtu, 12 September 2026 | 18:30 WIB

×