Studi: Vaksinasi Telah Cegah 37 Juta Kematian Selama Belasan Tahun

Arendya Nariswari, Fita Nofiana

Sabtu, 06 Februari 2021 | 06:30 WIB
Studi: Vaksinasi Telah Cegah 37 Juta Kematian Selama Belasan Tahun

Suara.com - Vaksinasi untuk 10 penyakit utama bisa mencegah 37 juta kematian antara tahun 2000 hingga 2019 di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah di seluruh dunia. Anak-anak menjadi pihak yang paling diuntungkan dalam vaksinasi.

Melansir dari Medicinenet, vaksinasi direncanakan dapat mencegah total 69 juta kematian antara tahun 2000 hingga 2030. Laporan ini telah diterbitkan pada jurnal medis The Lancet.

Studi pemodelan melihat efek vaksinasi terhadap 10 penyakit termasuk campak, rotavirus, HPV, dan hepatitis B. Dengan vaksinasi terhadap penyakit-penyakit tersebut, maka orang yang lahir pada tahun 2019 akan memiliki risiko kematian 72 persen lebih rendah akibat penyakit tersebut selama hidup mereka.

"Ada investasi yang sangat dibutuhkan dalam program vaksinasi masa kanak-kanak di negara berpenghasilan rendah dan menengah dan ini telah menyebabkan peningkatan jumlah anak yang divaksinasi," jelas rekan penulis studi, Caroline Trotter, seorang peneliti penyakit infeksi menular di University of Cambridge di Inggris.

Manfaat terbesar dari vaksinasi berada di antara anak-anak di bawah usia 5 tahun. Dalam kelompok usia ini, kematian akibat 10 penyakit akan menjadi 45 persen lebih tinggi tanpa vaksinasi.

Vaksinasi campak akan memberikan dampak terbesar dalam mencegah 56 juta kematian antara tahun 2000 hingga 2030. Selama masa hidup orang yang lahir antara tahun-tahun tersebut, vaksinasi akan mencegah 120 juta kematian di mana 65 juta di antaranya terjadi pada anak-anak di bawah usia 5 tahun.

Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi. (Sumber: Shutterstock)

Vaksinasi lain yang masuk dalam studi ini adalah Haemophilus influenzae tipe B (Hib), Japanese ensefalitis (JE), Neisseria meningitidis serogrup A (MenA), Streptococcus pneumoniae, virus rubella, dan virus demam kuning (YF).

Temuan menunjukkan bahwa jika kemajuan terus berlanjut, keuntungan kesehatan masyarakat yang diberikan vaksin akan terus meningkat dalam beberapa dekade mendatang.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Disebar di Seluruh Kabupaten Bekasi

Vaksin COVID-19 Sinovac Sudah Disebar di Seluruh Kabupaten Bekasi

Bekaci | Jum'at, 05 Februari 2021 | 18:15 WIB

Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Mirip Kanker Payudara, Ini Kata Dokter!

Efek Samping Vaksin Covid-19 Bisa Mirip Kanker Payudara, Ini Kata Dokter!

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 17:16 WIB

Satu Vaksin Oxford Malah Punya Efektivitas Tinggi saat Dosis Kedua Ditunda

Satu Vaksin Oxford Malah Punya Efektivitas Tinggi saat Dosis Kedua Ditunda

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 15:54 WIB

Terkini

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Bukan Cuma Jalan-Jalan, Komunitas Ini Bikin 'Night Walk' Seru Bareng Anabul Demi Lepas Penat

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:57 WIB

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Membaca di Ruang Publik: Gerakan Senyap Membiasakan Membaca di Mana Saja

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Karhutla Sumsel Pecahkan Rekor 8 Tahun, Luas Terbakar Tembus 1.926 Hektare

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:49 WIB

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

18 Promo Makanan Spesial 17 Agustus 2026: Ayam Rp10 Ribuan hingga Buy 1 Get 1

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:43 WIB

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

4 CC Cream untuk Menutupi Flek Hitam, Warna Kulit Lebih Merata

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

5 Kesalahan Menggunakan Toner Pad yang Membuat Kulit IritasI, Bukannya Glowing Malah Perih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:35 WIB

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

BRI Hadirkan Cashback dan Lelang Gadget Mewah di Kampoeng Tempo Doeloe 2026

Bisnis | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:27 WIB

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Merawat Budaya, Menggerakkan Ekonomi: Perjalanan Kemiren Bersama Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

BNPB Instruksikan 8 Langkah Penanganan Gempa M 7,7 di NTT

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:16 WIB

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan

Bekaci | Minggu, 16 Agustus 2026 | 16:15 WIB

×