Mesti Waspada, Ini Tanda Ibu Hamil Alami Penyakit Diabetes

Bimo Aria Fundrika | Aflaha Rizal Bahtiar | Suara.com

Sabtu, 06 Februari 2021 | 17:02 WIB
Mesti Waspada, Ini Tanda Ibu Hamil Alami Penyakit Diabetes
Ilustrasi ibu hamil. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Perempuan yang tengah hamil atau menjalani masa kandungan juga harus mewaspadai adanya penyakit diabetes. Tapi, mengenali diabetes pada masa kehamilan juga berbeda dengan saat tidak mengandung.

Lalu, sebenarnya tanda atau gejala apa yang mesti diwaspadai oleh seorang ibu hamil?

Dalam diskusi online ‘Waspada Diabetes Pada Ibu Hamil’ yang diadakan Eka Hospital, Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes (05/02/2021), Dr. Indra Wijaya, mengatakan bahwa kenaikan kadar gula darah saat hamil sebenarnya adalah suatu hal yang wajar.

"Namanya kehamilan banyak perubahan hormon yang terjadi pada perempuan hamil. Umumnya seperti kenaikan berat badan. Tentunya naik berat badan yang berpola," kata dia.

Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)
Diabetes tipe 2 (Pixabay/stevepb)

Ia menjelaskan bahwa, kenaikan gula darah itu menjadi wajar, karena bayi yang tengah dikandung juga butuh asupan dari sang ibu. Lalu, kapan seorang ibu hamil bisa disebut mengalami diabetes?

"Kalau ada hormon tidak stabil itu bisa jadi diabetes atau kencing manis. Dokter perlu pantau disini dimana gula darah yang tinggi, banyak komplikasi dan efek sampingnya," ujar Indra.

Pemantauan terutama mesti dilakukan pada saat kehamilan berusia 26 minggu atau sekitar 6 bulan. Meski demikian, Indra mengatakan bahwa kadar gula normal ibu hamil dan yang tidak mengandung berbeda.

"Nah gula normal pada ibu hamil, itu gula puasanya di bawah 92 mg/dL, karena orang tidak hamil 70-99 mg/dL angka normalnya," kata Indra.

Jika kadar gula darah melebihi 92 mg/dL bisa jadi ibu hamil tersebut mengalami diabetes. Untuk lebih memastikannya, umumnya dokter akan melakukan tes yang disebut Tes Toleransi Glukosa Oral.

Dalam tes tersebut, ibu hamil akan diberi kandungan air gula. Dari situ nantinya dokter akan melakukan pemantauan dengan indikator tertentu.

"Kalau untuk kadar gula puasa 92 mg/dL, satu jam setelah minum air gula 180 mg/dL, batasnya, dua jam setelah minum air gula tidak boleh 153, ini angka kesepakatan di seluruh dunia,"ujar dia.

Jika melebihi indikator tersebut, dikhawatirkan ibu hamil mengalami diabetes. Kondisi ini juga bisa berujung pada komplikasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Pria Berisiko Tinggi Diabetes Tipe 2

Ini Waktu Olahraga Terbaik untuk Pria Berisiko Tinggi Diabetes Tipe 2

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 12:31 WIB

Ketahui Gejala dan Tanda Perempuan Alami Hamil Anggur

Ketahui Gejala dan Tanda Perempuan Alami Hamil Anggur

Health | Jum'at, 05 Februari 2021 | 11:32 WIB

Minta Gugurkan Kandungan dan Sebut Anak Haram, Sosok Ini Panen Hujatan

Minta Gugurkan Kandungan dan Sebut Anak Haram, Sosok Ini Panen Hujatan

Banten | Jum'at, 05 Februari 2021 | 08:45 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB