Infeksi Virus Corona Biasa Bisa Bentuk Antibodi Covid-19, Mitos atau Fakta

Bimo Aria Fundrika, Aflaha Rizal Bahtiar

Kamis, 11 Februari 2021 | 16:15 WIB
Infeksi Virus Corona Biasa Bisa Bentuk Antibodi Covid-19, Mitos atau Fakta
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

Suara.com - Selama ini ada anggapan bahwa seorang yang terinfeksi virus corona biasa akan memiliki antibodi terhadap Covid-19. Tapi benarkah anggapan tersebut.

Untuk mengetahuinya, seorang Lektor Kepala Mikrobiologi di Perelman School of Medicine di University of Pennsylvania. Peneliti berna,a Scott Hensley, Ph.D., menemukan bahwa flu biasa tidak menghasilkan produksi antibodi yang melindungi terhadap virus corona baru, yaitu SARS-CoV-2.

"Kami menemukan banyak orang memiliki antibodi yang dapat mengikat SARS-CoV-2 sebelum pandemi, tetapi antibodi ini tidak dapat mencegah infeksi," kata Hensley dilansir dari Medical Express (10/02/2021).

Meskipun antibodi dari infeksi virus corona sebelumnya tidak dapat mencegah infeksi SARS-CoV-2, ada kemungkinan bahwa sel B dan sel T memori yang sudah ada berpotensi memberikan beberapa tingkat perlindungan. Dengan demikian dapat mengurangi keparahan dari penyakit Covid-19.

Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

“Studi ini perlu diselesaikan untuk menguji hipotesis,” paparnya lagi.

Para peneliti memeriksa sampel darah sebelum pandemi dari ratusan orang.

Mereka menemukan lebih dari 20 persen dari sampel pra-pandemi ini membawa antibodi anti-CoV "reaktif silang", yang dapat mengikat tidak hanya pada CoV penyebab flu biasa tetapi juga ke situs-situs utama pada SARS-CoV-2.

Namun, antibodi reaktif silang ini tidak menetralkan infektivitas SARS-CoV-2, dan tidak adanya kaitan dengan hasil yang lebih baik pada orang yang tertular Covid-19.

Para ilmuwan menemukan dari tes darah pada kelompok yang berbeda, seperti anak-anak dan orang dewasa dengan rata-rata cenderung memiliki tingkat yang sama dari antibodi anti-CoV reaktif-silang.

baca juga

Hal ini menyiratkan bahwa antibodi ini bukanlah faktor yang memberikan perlindungan terhadap COVID-19.

Seperti diketahui, selama lebih dari satu tahun, pandemi Covid-19 telah mengakibatkan lebih dari 100 juta infeksi yang dilaporkan lebih dari dua juta yang berakibat fatal.

Meskipun beberapa faktor risiko seperti usia sudah cukup jelas, para ilmuwan masih belum sepenuhnya memahami mengapa beberapa orang menjadi sakit parah saat tertular Covid-19, sementara yang lain lolos dengan penyakit ringan bahkan tanpa gejala.

Hipotesis yang jelas, beberapa antibodi yang ditimbulkan oleh infeksi umum ini bereaksi silang dengan virus corona baru SARS-CoV-2, yang memberikan beberapa ukuran perlindungan, setidaknya terhadap penyakit menular dari virus COVID-19.

Para peneliti menemukan bahwa sebagian besar dari 431 sampel mengandung antibodi terhadap CoV pada musim biasa. Beberapa sampel sekitar 20 persen, mengandung antibodi anti-CoV yang "reaktif silang" dengan SARS-CoV-2, yang mengikat erat ke situs protein. Hal ini, protein nukleokapsid memiliki dua protein virus corona yang paling mudah diakses oleh sistem kekebalan tubuh yang terinfeksi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sputnik V Buatan Rusia Sempat Diragukan, Namun Kini Disetujui di 15 Negara

Sputnik V Buatan Rusia Sempat Diragukan, Namun Kini Disetujui di 15 Negara

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:13 WIB

Terbaru dari Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Covid Tujuh Desa di Bengkalis

Terbaru dari Kasus Dugaan Korupsi Bantuan Covid Tujuh Desa di Bengkalis

Riau | Kamis, 11 Februari 2021 | 15:12 WIB

Roy Marten Positif Covid-19, Gempi Kirim Pesan Manis Ini

Roy Marten Positif Covid-19, Gempi Kirim Pesan Manis Ini

Entertainment | Kamis, 11 Februari 2021 | 14:58 WIB

Terkini

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Posko Kesehatan Pelabuhan Trisakti Tangani Korban Virgo Transport 8

Foto | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

Belajar dari Kecelakaan Kapal Virgo Transport 8, IABI Ingatkan Risiko Arus dan Cuaca di Laut

News | Senin, 14 September 2026 | 07:00 WIB

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di  SPBU Makassar Mulai Melandai

Pertamina Patra Niaga dan Pemprov Sulsel Bersinergi, Antrean BBM di SPBU Makassar Mulai Melandai

News | Senin, 14 September 2026 | 06:55 WIB

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Bukan Hanya Merah dan Biru, Ini Arti Warna Api yang Jarang Diketahui

Tekno | Senin, 14 September 2026 | 06:49 WIB

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Ramalan 12 Shio Hari Ini 14 September 2026 Lengkap: Arah Baru Bawa Kejutan

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 06:40 WIB

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Gaya Pelari Ramaikan Milo ACTIV Indonesia Race 2026 di Jakarta

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:30 WIB

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Satu Kartu BCA-Blibli Tiket, Reward dari Belanja hingga Travel

Foto | Senin, 14 September 2026 | 05:00 WIB

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Awal Sempurna Indonesia di AMNC 2026, Bangladesh Dilumat 8-1

Bola | Senin, 14 September 2026 | 04:00 WIB

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

×