Pakar Rekomendasikan Vaksin Oxford/AstraZeneca untuk Lawan Varian Baru

Rima Sekarani Imamun Nissa | Fita Nofiana | Suara.com

Minggu, 14 Februari 2021 | 12:19 WIB
Pakar Rekomendasikan Vaksin Oxford/AstraZeneca untuk Lawan Varian Baru
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Shvet)

Suara.com - Pakar penasehat independen Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tentang imunisasi merekomendasikan penggunaan vaksin Oxford/AstraZeneca di negara-negara dengan varian baru virus corona. Menurutnya, vaksin ini masih bisa efektif dalam mencegah penularan varian baru virus corona, meskipun kemanjurannya akan berkurang.

Sebelumnya Afrika Selatan mengganti perencanaan distribusi vaksin Oxford/AstraZeneca menjadi vaksin Johnson&Johnson karena dianggap tak begitu efektif untuk varian Afrika.

"Sekalipun ada kemungkinan pengurangan kapasitas perlindungan terhadap varian baru, namun tidak ada alasan untuk tidak merekomendasikan penggunaan vaksin (Oxford/AstraZeneca) bahkan di negara-negara yang memiliki sirkulasi varian baru virus corona," kata Dr. Alejandro Cravioto, ketua kelompok ahli WHO seperti yang dikutip dari Huffpost.

Rekomendasi kelompok ahli tentang vaksin AstraZeneca ini sebelumnya juga telah direkomendasikan oleh European Medicines Agency dan regulator obat Inggris.

Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)
Ilustrasi virus corona, hidung, mimisan (Pixabay/mohamed_hassan)

Kelompok ahli mencatat bahwa sebuah studi dengan analisis awal menunjukkan vaksin AstraZeneca memiliki efektivitas yang lebih rendah terhadap varian virus corona yang muncul di Inggris dan Afrika Selatan. Namun, studi tersebut masih terlalu kecil untuk menunjukkan hasil yang pasti.

Para ilmuwan juga berpikir bahwa vaksin Oxford/AstraZeneca mungkin masih membantu dalam mengurangi gejala Covid-19 parah yang akan sangat membantu dalam memperlambat pandemi.

Masih melansir dari Huffpost, selain untuk varian baru, vaksin Oxford/AstraZeneca juga direkomendasikan untuk kelompok umur yang lebih tua.

"Oleh karena itu, ada baiknya melihat rekomendasi WHO tentang penggunaan vaksin Oxford AstraZeneca, di mana direkomendasikan untuk semua kelompok umur, termasuk populasi yang lebih tua," kata Michael Head, peneliti senior di University of Southampton.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Oxford/AstraZeneca Akan Mulai Pengujian Vaksin Covid-19 pada Anak-Anak

Oxford/AstraZeneca Akan Mulai Pengujian Vaksin Covid-19 pada Anak-Anak

Health | Minggu, 14 Februari 2021 | 11:38 WIB

Satgas Covid-19 Sumut Sebut 42.810 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

Satgas Covid-19 Sumut Sebut 42.810 Tenaga Kesehatan Sudah Divaksin

Sumut | Minggu, 14 Februari 2021 | 10:00 WIB

Sudah Lakukan Sejumlah Cara, Kasus Covid-19 di Lebak Tembus 1.854 Orang

Sudah Lakukan Sejumlah Cara, Kasus Covid-19 di Lebak Tembus 1.854 Orang

Banten | Minggu, 14 Februari 2021 | 02:10 WIB

Terkini

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB