Tes Pap Smear Sebelum atau Setelah Menikah? Ini Jawaban Dokter Kandungan

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 15 Februari 2021 | 20:30 WIB
Tes Pap Smear Sebelum atau Setelah Menikah? Ini Jawaban Dokter Kandungan
Ilustrasi tes pap smear. (Shutterstock)

Suara.com - Dokter kandungan menjelaskan waktu terbaik melakukan tes pap smear untuk mendeteksi kanker serviks. Baiknya sebelum atau sesudah menikah ya?

Data The Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2020 menunjukkan kanker rahim atau kanker serviks jadi kanker kedua terbanyak yang ditemukan pada perempuan setelah kanker payudara.

Mirisnya 80 persen perempuan dengan kanker serviks sudah stadium lanjut, padahal kanker serviks bisa dideteksi sedari dini dengan pap smear rutin. Dengan begitu sel abnormal bisa dideteksi sebelum berubah menjadi sel kanker.

Adapun metode pap smear, menurut Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr. Margaret Diana, Sp.OG, M.Kes, petugas akan langsung mengambil sel serviks untuk dianalisa lebih lanjut di laboratorium.

"Hasil pemeriksaan pap smear hampir 90 pesen adalah normal. Pada kebanyakan kasus pap smear abnormal, tidak selalu menandakan bahwa wanita tersebut mengidap kanker, namun perlu pemeriksaan lanjutan," ujar dr. Margaret berdasarkan siaran pers Eka Hospital, Senin (15/2/2021).

Berbeda dengan vaksin human papilloma virus (HPV), yang boleh diberikan para perempuan yang belum menikah atau belum melakukan hubungan seksual. Maka pap smear ini sebaiknya dilakukan semua perempuan yang sudah melakukan aktivitas seksual.

"Sayangnya, belum semua wanita mengetahui manfaat pap smear dan pentingnya melakukan pemeriksaan tersebut. Padahal, Pap smear yang dilakukan secara rutin, dapat membantu deteksi kanker serviks sedini mungkin dan mencegah akibat fatal yang bahkan bisa menyebabkan kematian," terang dokter yang berpraktik di RS Eka Hospital Pekanbaru itu.

Pap smear idealnya dilakukan secara teratur hingga usia 65 tahun. Jika hasil pemeriksaan kedua atau ketiga normal, frekuensi pemeriksaan dapat dikurangi menjadi 2 hingga 3 tahun sekali. Bagi perempuan berisiko tinggi disarankan melakukan pap smear setiap tahun.

Syarat Melakukan Tes Pap Smear

baca juga
  1. Tidak melakukan hubungan intim selama 2 hari
  2. Tidak menggunakan pembersih kewanitaan selama 3 hari
  3. Tidak sedang menstruasi

Gejala kanker serviks yang harus diwaspadai

Pada kebanyakan kasus, hampir tidak tidak ditemui gejala apapun pada pengidap kanker serviks.

Namun, para wanita harus tetap waspada jika memiliki keluhan keputihan berulang, keputihan berbau, pendarahan diluar siklus haid dan ada pendarahan atau bercak saat berhubungan intim

Perlu diingat, data Kemenkes per 31 Januari 2019, angka kejadian kanker serviks sebesar 23,4 per 100.000 penduduk dengan rata-rata kematian 13,9 per 100.000 penduduk. Artinya hampir 50 persen penderita kanker serviks berakhir dengan kematian.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Kanker Payudara dan Serviks Bisa Diam-Diam Berkembang, Jangan Tunggu Sampai Muncul Gejala!

Health | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:15 WIB

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Kanker pada Perempuan Kini Bisa Ditangani Lebih Personal, Terapi Presisi Bawa Harapan Baru

Health | Sabtu, 18 Juli 2026 | 18:01 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an

Alarm Kesehatan: Wamenkes Soroti Lonjakan Kasus Kanker Serviks di Usia 30-an

News | Rabu, 28 Januari 2026 | 07:00 WIB

Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks

Kemenkes Siapkan Strategi Swab Mandiri untuk Perluas Deteksi Dini Kanker Serviks

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 21:37 WIB

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

Wamenkes Ungkap Kondisi Menyedihkan di Indonesia Akibat Kanker Serviks: 50 Persen Pasien Meninggal

News | Selasa, 27 Januari 2026 | 17:56 WIB

Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang, Peluang Sembuh Lebih Besar

Deteksi Dini Kanker Serviks Sekarang, Peluang Sembuh Lebih Besar

Health | Kamis, 24 April 2025 | 21:35 WIB

Melahirkan Normal Tingkatkan Risiko Kanker Serviks? Dokter Ungkap Fakta Penting HPV

Melahirkan Normal Tingkatkan Risiko Kanker Serviks? Dokter Ungkap Fakta Penting HPV

Health | Selasa, 22 April 2025 | 16:27 WIB

Lindungi Masa Depan Perempuan: AdMedika Gelar Seminar Eliminasi Kanker Serviks

Lindungi Masa Depan Perempuan: AdMedika Gelar Seminar Eliminasi Kanker Serviks

Bisnis | Senin, 17 Februari 2025 | 15:00 WIB

Terkini

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

28 PPKS di Karawang Jalani Asesmen untuk Penanganan Lanjutan

Jabar | Kamis, 24 September 2026 | 23:31 WIB

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Dua Yoni Situs Pocangan Jember Hilang, DPRD Desak Perlindungan Cagar Budaya Diperkuat

Jatim | Kamis, 24 September 2026 | 23:11 WIB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Pemerintahan Prabowo Dorong Investasi Hijau dan Ketahanan Energi di PBB

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 22:57 WIB

×