Hari Peduli Sampah Nasional, Pengelolaan Limbah Medis Jadi Perhatian

Senin, 15 Februari 2021 | 21:22 WIB
Hari Peduli Sampah Nasional, Pengelolaan Limbah Medis Jadi Perhatian
Limbah medis bekas APD berupa masker dan sarung tangan berserakan di TPU Jombang Ciputat, Tangsel, Senin (18/1/2021). [SuaraJakarta.id/Wivy]

Suara.com - Hari Peduli Sampah Nasional akan diperingati pada tanggal 21 Februari mendatang. Di masa pandemi, kepedulian tentang sampah, terutama limbah medis, jadi perhatian serius.

Sejumlah limbah medis mulai dari face shield, alat pelindung diri (APD) sekali pakai, hingga alat te PCR yang berasal dari rumah sakit, puskesmas, hingga klinik dan laboratorium harus dikelola dengan baik.

Pengelolaan limbah medis penting di masa pandemi, mengingat Covid-19 merupakan penyakit yang sangat mudah menular.

Bahkan menurut Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Hasanuddin Makassar, Prof. Dr. Anwar Daud, limbah infeksius skala rumah tangga juga berpotensi menyebarkan virus Corona.

"Peningkatan limbah infeksius rumah tangga penting untuk diketahui dan dilakukan masyarakat untuk menekan laju penyebaran virus Covid-19," ungkap Prof. Anwar melalui laporannya pada seminar Peduli Limbah Medis, Senin (15/2/2021).

Sementara itu, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) melaporkan alternatif penanganan limbah medis di tengah pandemi, yakni tidak dimasukkan sebagai kategori limbah B3, alias limbah bahan beracun dan berbahaya.

"Kami sebenarnya menawarkan konsep, sebelum pandemi limbah-limbah ini tidak perlu masuk sebagai limbah B3, asalkan diolah terlebih dahulu. Hal yang sama sebenarnya kita bisa memastikan bahwa virus yang ada di limbah medis tersebut bisa menjadi sesuatu yang berharga," ungkap Deputi Bidang Ilmu Pengetahuan LIPI, Dr. En. Agus Haryono.

Pentingnya pengelolaan limbah medis mewajibkan petugas yang bertanggung jawab di setiap pemukiman memastikan tidak adanya penggunaan ulang ilegal oleh oknum yang tidak bertanggung.

Selain berbahaya, penggunaan ulang ilegal juga berisiko menyebarkan virus Corona.

Baca Juga: Pekanbaru Manfaatkan Limbah Minyak Jelantah jadi Bahan Biodesel

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI