Misi Lego Menghapus Plastik: Biar Mainan Kamu Gak Jadi Warisan Dosa Buat Cucu

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2026 | 15:49 WIB
Misi Lego Menghapus Plastik: Biar Mainan Kamu Gak Jadi Warisan Dosa Buat Cucu
Ilustrasi Mainan Anak-anak (freepik/fabrikasimf)

Suara.com - Sayangnya, banyak perusahaan mainan hingga saat ini masih menggunakan plastik sebagai bahan utama pembuatan produk mereka. Dilansir dari The World Economic Forum (12/3/2026), sembilan puluh persen dari mainan fisik masih terbuat dari plastik.

Hal ini dikarenakan plastik merupakan bahan yang mudah dibentuk, ringan, dan kuat. Dengan produksi yang masif, para perusahaan mainan secara langsung telah meningkatkan jumlah limbah plastik yang signifikan.

Mengapa Mainan Dapat Menjadi Limbah?

Persoalan tidak hanya sampai di proses produksi. Kebanyakan dari mainan plastik akan berakhir di tempat sampah dan menjadi limbah yang sulit terurai. Dilansir dari ScienceDirect, melalui jurnal yang berjudul “A Life Cycle Assessment of The Environmental Impact of Children's Toys” (2022), hampir 80% dari sampah mainan berakhir di laut, tempat pembuangan sampah, dan insinerator. Mainan plastik juga telah menyumbang hampir 6% limbah plastik di tempat pembuangan sampah.

Tentunya, limbah mainan ini tidak hanya dapat menambah jumlah limbah, tetapi juga bisa mencemari tanah, mengganggu ekosistem, hingga menjadi ancaman bagi keanekaragaman hayati. Oleh karena itu, hingga saat ini industri mainan masih mengupayakan untuk menggunakan bahan yang lebih berkelanjutan.

Upaya Mengurangi Limbah Plastik dalam Produksi Mainan

Ilustrasi Mainan Lego (google/lego.com)
Ilustrasi Mainan Lego (google/lego.com)

Salah satunya upaya tengah dilakukan oleh perusahaan produsen mainan konstruksi plastik terkemuka di dunia, yaitu Lego. Melalui pernyataan keberlanjutannya di tahun 2025, Lego banyak mengumumkan kebijakan mengenai langkah yang mereka ambil agar dapat mengurangi limbah plastik dari Mainan. 

Pertama, Lego mengumumkan bahwa terdapat kenaikan jumlah bahan baku yang mereka gunakan dalam pembuatan bricks sebesar 33%. Dari yang semula 19% di tahun 2024 menjadi 52% di tahun 2025. Selanjutnya, Lego juga terus memperluas upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap plastik berbahan dasar fossil. Upaya tersebut dilakukan melalui sistem produksi dimana mereka mencampurkan fossil dengan sumber material yang lebih berkelanjutan, seperti minyak goreng bekas atau minyak nabati. 

Mereka juga mengatakan bahwa penggunaan bahan baku berbasis fossil yang mereka gunakan dalam produksi batu bata di tahun 2025 lebih menurun dibandingkan dengan tahun 2022, meskipun selama periode tersebut mereka mengalami kenaikan omset sebanyak 29%. 

Selain itu, Lego juga mendukung penelitian terkait material yang berkelanjutan, dengan tujuan dapat mengurangi jejak karbon dalam produk dan kemasan. Bahkan, di tahun 2023 Lego group juga mengumumkan inisiatif untuk mulai menghapus penggunaan plastik sekali pakai pada kemasan Lego dan mengganti kantong plastik dengan kantong yang terbuat dari kertas. 

CEO dari Lego Group, Niels B Christiansen, juga mengatakan bahwa Lego ingin terus memberikan dampak positif kepada dunia dengan cara terus berinvestasi kepada hal-hal yang menjuru kepada material berkelanjutan dalam langkah mengurangi jejak lingkungan yang mereka hasilkan.  

Dengan adanya gerakan yang mulai dipraktekkan oleh perusahaan mainan, seperti Lego, diharapkan kedepannya akan lebih banyak lagi perusahaan-perusahaan mainan lainnya yang melakukan hal serupa demi mengurangi limbah dan menjaga lingkungan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas

Tragedi Perang Jeli Remaja Makassar: Saat Senjata Mainan Dibalas Timah Panas

News | Kamis, 05 Maret 2026 | 12:15 WIB

Todong Pistol Mainan dan Aniaya Sopir Usai Senggolan di Jalan, Anggota TNI AD Diperiksa Denpom!

Todong Pistol Mainan dan Aniaya Sopir Usai Senggolan di Jalan, Anggota TNI AD Diperiksa Denpom!

News | Rabu, 04 Maret 2026 | 11:34 WIB

Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik

Sopir Calya Ugal-ugalan Disebut Bersih Zat Adiktif, Polisi Temukan Senpi Mainan, Golok, hingga Badik

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 14:13 WIB

Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan

Ngeri! Sopir Calya Ugal-Ugalan di Gunung Sahari Ternyata Bawa 4 Pelat Palsu, Sajam, dan Senpi Mainan

News | Kamis, 26 Februari 2026 | 13:13 WIB

Bergaya Reserse Pakai Pistol Mainan, Dua Polisi Gadungan Peras Jukir di Terminal Depok Ditangkap

Bergaya Reserse Pakai Pistol Mainan, Dua Polisi Gadungan Peras Jukir di Terminal Depok Ditangkap

News | Jum'at, 20 Februari 2026 | 14:42 WIB

Blak-blakan, Farida Nurhan Bongkar Rahasia Bahagia Tanpa Suami: Bisa Pakai Jari atau Mainan

Blak-blakan, Farida Nurhan Bongkar Rahasia Bahagia Tanpa Suami: Bisa Pakai Jari atau Mainan

Entertainment | Senin, 17 November 2025 | 11:44 WIB

Terkini

Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung

Jelajah Rasa Dunia di Jakarta: MoreFood Expo 2026 Hadirkan Tren Kuliner Global dalam Satu Panggung

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 09:25 WIB

Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya

Cushion Dewy Finish untuk Kulit Apa? Intip 5 Rekomendasi Terbaiknya

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 09:16 WIB

5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar

5 Shio Paling Hoki pada 26 April 2026, Energi Kuda Logam Datangkan Rezeki Besar

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 07:53 WIB

Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan

Di Balik Paket dan Perjuangan: Cerita Kurir Perempuan Menaklukkan Tantangan Lapangan

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 07:22 WIB

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB

7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat

7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 19:35 WIB

Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:44 WIB

5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering

5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian

5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear

UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:03 WIB