WHO Waspadai Wabah Ebola di Tengah Pandemi Covid-19

M. Reza Sulaiman

Selasa, 16 Februari 2021 | 15:56 WIB
WHO Waspadai Wabah Ebola di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi pandemi ebola. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit Ebola kembali menghantui wilayah Afrika Barat, setelah Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Guinea melaporkan kematian.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mewaspadai kembali wabah Ebola di tengah pandemi Covid-19 yang menyerang dunia.

Mike Ryan, pakar kedaruratan WHO, mengatakan kewaspadaan wajib ditingkatkan, sebab wilayah Afrika Barat masih sangat rentan terhadap Ebola.

"Penyakit ini (Ebola) bisa menimbulkan risiko di kawasan," ujar Mike, dilansir ANTARA.

Kongo telah mengonfirmasi kemunculan empat kasus Ebola sejak kebangkitan virus tersebut diumumkan pada 7 Februari di Butembo, pusat wabah sebelumnya yang diumumkan pada Juni tahun lalu.

Kampanye vaksinasi Ebola telah dimulai di Butembo, DRC timur, kata WHO.

Secara terpisah, Guinea --negara di Afrika Barat-- pada Minggu (14/2) mengumumkan wabah baru Ebola. Guinea melaporkan tujuh kasus dan tiga kematian akibat penyakit virus itu.

"Kita harus sangat waspada, sangat waspada," katanya lagi.

Virus Ebola menyebabkan muntah dan diare parah serta menyebar melalui kontak melalui cairan tubuh.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, infeksi Ebola memang jauh lebih mematikan daripada virus corona, tetapi tidak ditularkan oleh inang yang asimtomatik atau orang tanpa bergejala.

Epidemi Ebola terakhir terjadi di Guinea pada 2016. Ketika itu wabah menyebabkan kematian hingga 11.300 orang.

Negara berpenduduk 12 juta jiwa, yang juga termasuk negara termiskin di dunia, masih dalam proses mendirikan pusat perawatan untuk menangani potensi peningkatan jumlah pasien. Sedangkan wabah telah terjadi di wilayah tenggara negara tersebut.

Kepala Badan Keamanan Kesehatan Nasional Sakoba Keita mengatakan kepada Washington Post bahwa para pejabat berusaha bekerja dengan cepat dalam melacak orang-orang yang mungkin telah melakukan kontak dengan individu yang terinfeksi.

Surat kabar itu mengatakan bahwa Guinea juga tengah memerangi wabah demam kuning dan campak.

"Kami menghadapi empat epidemi pada saat yang sama," kata Keita.

Sebelumnya, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sedang menyiapkan persediaan darurat global sekitar 500.000 dosis vaksin Ebola untuk membantu atasi wabah di kemudian hari. Tetapi saat ini baru 7.000 dosis vaksi yang tersedia.

"Ada alat dan sistem yang dapat dimobilisasi dengan cepat untuk menangani kasus ini. Kuncinya adalah kecepatan, memastikan orang berada di tempat yang mereka butuhkan," kata Donald Brooks, kepala eksekutif Inisiatif Eau, kelompok yang berfokus pada air dan sanitasi yang bekerja dalam membangun sistem tanggap darurat kesehatan masyarakat di Afrika Barat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

Israel Laporkan Kasus Suspek Ebola Kedua, Pasien Baru Pulang dari Kongo

News | Senin, 22 Juni 2026 | 10:01 WIB

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Ancaman Penyakit Menular di Piala Dunia 2026: Dari Campak hingga Ebola

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:28 WIB

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Timnas Kongo Tersandung Jelang Piala Dunia 2026, Laga Uji Coba Dibatalkan Gegara Ebola

Bola | Rabu, 03 Juni 2026 | 07:30 WIB

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19

News | Selasa, 02 Juni 2026 | 12:23 WIB

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

Amerika Larang Warganya yang Terjangkit Ebola Pulang, Dibiarkan di Kenya Karena Takut Menyebar

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:05 WIB

Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO

Ebola Makin Gila! Uganda Blokade Perbatasan Kongo, Abaikan WHO

News | Jum'at, 29 Mei 2026 | 07:04 WIB

Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit

Tiket Piala Dunia 2026 Milik Warga Kongo Hangus karena Wabah Ebola, Federasi Minta Balikin Duit

Bola | Rabu, 27 Mei 2026 | 14:23 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

Tragedi Ebola Kongo: Disangka Virus Hoaks Hingga Kehilangan Seluruh Keluarga

News | Senin, 25 Mei 2026 | 13:12 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Terkini

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

Kasus Karhutla: 138 Orang Ditetapkan Tersangka, 68 Perusahaan Disegel!

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:38 WIB

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Harga Cabai Merah Palembang Rp70 Ribu per Kilogram, Stok Aman tapi Kenapa Tetap Mahal?

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 20:22 WIB

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Prabowo Minta Kemenkeu-Danantara Kolaborasi Jaga Ekonomi RI

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:20 WIB

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Biaya Logistik dan Jalur Air Lumpuh, Sektor Ekspor Tertatih-tatih Tahan Laju

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 20:19 WIB

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Bagaimana Cara Menghitung Volume Air dalam Tabung Horizontal yang Terisi Sebagian?

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 20:10 WIB

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

Titi Anggraini dan Bivitri Jadi Ahli di Sidang PHPU Ijazah Gibran

News | Rabu, 30 September 2026 | 20:09 WIB

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Gagal Kencan Gegara Wajah Tak Sesuai di MiChat, Pria Pekanbaru Jadi Korban Pemerasan

Riau | Rabu, 30 September 2026 | 20:06 WIB

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Two Way Cake Marina Sudah Ada SPF? Ini Kandungan, Pilihan Shade, dan Ulasannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 20:05 WIB

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Review Novel Resign!: Saat Keluar dari Kantor Jadi Sebuah Taruhan

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 20:00 WIB

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

Tudingan Uang Korupsi Rp480 M ke Muktamar NU, Gus Ipul: Silakan Buktikan atau Kita Proses Hukum!

News | Rabu, 30 September 2026 | 19:57 WIB

×