Alami Plasenta Previa Menjelang Melahirkan, Apa yang Harus Dilakukan?

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 17 Februari 2021 | 10:43 WIB
Alami Plasenta Previa Menjelang Melahirkan, Apa yang Harus Dilakukan?
Ilustrasi ibu hamil plasenta previa. (sumber: visualphotos)

Suara.com - Pada usia kehamilan 7 hingga 8 bulan, bumil harus waspada dengan masalah plasenta previa. Hal ini karena di usia kehamilan tersebut, posisi plasenta atau ari-ari bayi akan menetap dan tidak bisa berpindah seperti sebelumnya. Pada kondisi inilah plasenta previa rentan terjadi.

"Plasenta mulai menetap dari usia 7 hingga 8 bulan, dari sebelumnya masih bisa bermigrasi, bergeser sesuai dengan mengembangnya rahim yang semakin besar. Dokter kandungan akan mulai memberikan informasi jika ada potensi bermasalah dalam persalinan saat usia kehamilan 8 hingga 9 bulan," ujar Dokter Spesialis Kandungan dan Kebidanan dr. Purnawan Senoaji, Sp.OG-KFM, melalui keterangan tertulisnya, Rabu (17/2/2021).

Plasenta previa adalah kondisi plasenta berada di bagian bawah rahim sehingga menutupi jalan lahir pada ibu hamil.

Plasenta atau yang sering disebut ari-ari merupakan suatu jaringan yang menempel di dinding rahim untuk mengambil nutrisi dan oksigen dari bumil, untuk dikirim melalui tali pusat ke janin.

"Pada kasus plasenta previa, plasenta tersebut letaknya di bawah, sehingga nanti dalam persalinan saat bayi harus lahir pintu dan mulut rahimnya terbuka, bayi tidak bisa keluar karena ada plasenta," terang dr. Purnawan.

Biasanya banyak ibu yang tidak menyadari ia mengalami plasenta previa, lantaran kondisi ini kerap tidak bergejala dan cenderung ringan. Tapi ada juga yang bergejala berat hingga pendarahan.

"Hal yang perlu diperhatikan adalah melakukan kontrol secara teratur. Jika pendarahan hanya berupa flek, dokter akan memberikan obat-obatan untuk menghindari pendarahan lebih banyak," ujar dokter yang berpraktik di RS. Eka Hospital Cibubur itu.

"Namun jika pendarahan sangat hebat dan bisa membahayakan ibu serta janin, satu- satunya cara adalah dengan melahirkan bayi tersebut saat itu juga," sambung dr. Purnawan.

Jalan satu-satunya untuk mendiagnosis plansenta previa pada ibu tanpa gejala atau bergejala ringan yaitu dengan kontrol rutin, atau memeriksakan kandungan ke dokter.

baca juga

"Dokter kandungan akan mendiagnosis plasenta previa lewat USG yang biasa dilakukan pada pasien yang rutin melakukan kontrol. Dokter kandungan akan terus memantau posisi plasenta atau ari-ari dengan USG secara berkala, hingga hari persalinan," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bisakah Hamil Tanpa Hubungan Badan? Ini Penjelasannya

Bisakah Hamil Tanpa Hubungan Badan? Ini Penjelasannya

Health | Selasa, 16 Februari 2021 | 08:19 WIB

Pantang Asal Pakai, Ini 5 Fakta Tentang Pil Kontrasepsi Darurat

Pantang Asal Pakai, Ini 5 Fakta Tentang Pil Kontrasepsi Darurat

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 18:50 WIB

Pernah Alami Keguguran? Konsumsi Aspirin Dosis Rendah Bisa Bantu Kehamilan

Pernah Alami Keguguran? Konsumsi Aspirin Dosis Rendah Bisa Bantu Kehamilan

Health | Senin, 15 Februari 2021 | 18:49 WIB

Terkini

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi untuk Korban PHK 20242026, Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Jenazah Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan di Pantai Nyang-Nyang Bali, Diduga WNA

Bali | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Persis Solo Tertahan di Manahan, Bermain Imbang Kontra RANS Nusantara FC

Surakarta | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:44 WIB

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bus Colt Diesel Mundur Tak Terkendali, Tabrak Tembok dan Atap Bengkel di Babakan Madang

Bogor | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Ajang Olahraga Buka Peluang Ekonomi bagi UMKM, Gubernur Dorong Pasar Malam

Bisnis | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:30 WIB

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Kader PSI Kabupaten Bogor Desak Jokowi Masuk Jajaran Pengurus DPP

Jabar | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 22:29 WIB

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Tak Cuma Manis dan Creamy, Ini yang Bikin Kopi Susu Gula Aren Kian Digemari

Lifestyle | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

Kapal Asal Malaysia Bawa 1,16 Ton Ketamin, Dasco Tegaskan Jaga Generasi Muda

News | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:51 WIB

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Sarkemfest 2026 Tak Sekadar Pesta, UMKM Lokal Didorong Ketiban Berkah Wisata Malioboro

Jogja | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Celah Keamanan Server Email Terbuka, Organisasi Diminta Bergerak dalam 2472 Jam

Tekno | Sabtu, 24 Oktober 2026 | 21:35 WIB

×