BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Coba Fase 2 Vaksin Nusantara Terawan

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:08 WIB
BPOM Belum Keluarkan Izin Uji Coba Fase 2 Vaksin Nusantara Terawan
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Penny K Lukito dalam jumpa pers daringnya yang dipantau dari Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Suara.com - Kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito mengatakan pihaknya sudah menerima hasil uji klinis fase 1 Vaksin Nusantara.

Kata Penny, saat ini vaksin besutan besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto tersebut sudah dalam tahap evaluasi.

"Ini sedang berproses, kami baru menerima hasil uji klinis (vaksin Nusantara) fase 1-nya, masih dievaluasi oleh tim registrasi dari BPOM dengan tim ahli untuk kelayakkannya," ujar Penny dalam dalam Konferensi Pers Penelitian RECOVERY, Jumat (19/2/2021).

Hingga kini kata Penny, BPOM belum mengeluarkan izin vaksin Nusantara untuk melanjutkan uji klinis fase 2, lantaran hasil uji klinis fase 1-nya masih dianalisis.

"(Setelah uji uji kelayakannya sesuai), bisa kita keluarkan untuk protokol uji klinis fase keduanya, karena hasil dari fase pertamanya baru kami terima," jelas Penny.

Sementara itu, pengembangan vaksin Nusantara ini disebut menggunakan sel dendritik untuk merangsang tubuh manusia membentuk antibodi untuk melawan virus corona penyebab sakit Covid-19.

Dalam pengembangan dan penelitiannya, vaksin Nusantara berpusat di RSUP dr. Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.

Vaksin juga dibuat atas kekerjasama dengan peneliti Indonesia lain seperti dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Solo dan Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

Uji klinis fase 1 vaksin Nusantara selesai dengan melibatkan sebanyak 30 pasien sebagai relawan penelitian. Apabila uji klinis fase 1 disebut layak oleh BPOM, maka uji klinis bisa dilanjutkan pada fase 2 dan fase 3.

baca juga

Setelah fase 3, kemudian BPOM akan melihat hasil efikasi vaksin Nusantara itu, apakah melampaui 50 persen, sesuai standar yang diberikan organisasi kesehatan dunia atau WHO.

Baru akhirnya, BPOM mengeluarkan izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (EUA), dan bisa disuntikkan ke masyarakat umum. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Puluhan Relawan Vaksin Nusantara Alami KIPI, dari Demam Hingga Mual

Puluhan Relawan Vaksin Nusantara Alami KIPI, dari Demam Hingga Mual

Jawa Tengah | Jum'at, 19 Februari 2021 | 13:58 WIB

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Jogja | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:55 WIB

Balitbangkes Akui Rogoh Kocek Biayai Vaksin Nusantara Terawan

Balitbangkes Akui Rogoh Kocek Biayai Vaksin Nusantara Terawan

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:13 WIB

Terkini

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB