Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Jum'at, 19 Februari 2021 | 14:18 WIB
Pfizer & Moderna Tak Signifikan Cegah Varian Virus Corona Afrika Selatan
Ilustrasi - Tangan memegang botol vaksin dan jarum suntik, deretan kapsul dan bendera WHO (Organisasi Kesehatan Dunia). (Shutterstock)

Suara.com - Dua vaksin Covid-19 terkemuka yang telah tersedia, yakni Pfizer dan Moderna disebut tak efektif mencegah varian baru virus corona Afrika Selatan. Hal ini dinyatakan oleh sebuah penelitian yang diterbitkan pada New England Journal of Medicine (NJEM).

Melansir dari Medicinenet, meskipun kedua vaksin tersebut bisa menetralisir virus, namun daya netralisir tak begitu signifikan. Pada akhirnya, vaksin tidak begitu berpengaruh dalam pencegahan virus corona varian Afrika Selatan.

"Ini adalah studi in vitro dan kami tidak tahu apakah ada ambang batas netralisasi yang menentukan perlindungan. Bahkan, kami bahkan tidak tahu bahwa ada korelasi kuantitatif antara tingkat antibodi dan perlindungan," kata Editor-in- NEJM Kepala Eric Rubin mengatakan dalam podcast tentang temuan tersebut.

"Sangat memprihatinkan bahwa kami tidak mengetahui signifikansi klinis dari temuan ini," imbuhnya.

Penelitian tersebut menggunakan versi varian Afrika Selatan yang direkayasa secara genetik terhadap sampel darah dari sukarelawan yang divaksinasi. Strain tersebut telah diidentifikasi di banyak negara, termasuk Amerika Serikat.

Surat penelitian Moderna di NEJM tentang vaksin Covid-19 menunjukkan adalanya penurunan enam kali lipat tingkat antibodi terhadap strain Afrika Selatan. Kemanjuran suntikan vaksin terhadap varian tersebut belum ditentukan.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Sementara Pfizer mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa mereka mengambil langkah yang diperlukam untuk mengembangkan dan mencari otorisasi untuk memodifikasi vaksin atau memberikan suntikan penguat yang dapat memerangi varian tersebut dengan lebih baik.

"Saya tahu bahwa para ilmuwan kami akan bertemu untuk membahas ini (studi) dan mereka akan menasihati menteri," kata Popo Maja, juru bicara Kementerian Kesehatan Afrika.

"Kami tidak akan merilis pernyataan sampai disarankan oleh para ilmuwan kami. Kami juga akan dipandu oleh regulator," imbuhnya. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Perkembangan Data Penerima Vaksin Covid-19 Jadi Kendala Dinkes Kota Jogja

Jogja | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:55 WIB

Takut Divaksin Covid-19, Warga Satu Dusun Ngumpet di Hutan

Takut Divaksin Covid-19, Warga Satu Dusun Ngumpet di Hutan

Video | Jum'at, 19 Februari 2021 | 10:35 WIB

Brasil Akan Suntik Semua Orang Dewasa di Kota Serrana dengan Vaksin Sinovac

Brasil Akan Suntik Semua Orang Dewasa di Kota Serrana dengan Vaksin Sinovac

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 09:33 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×