Ternyata Ada 4 Tipe Kanker Payudara, Mana yang Paling Banyak di Indonesia?

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Sabtu, 20 Februari 2021 | 13:23 WIB
Ternyata Ada 4 Tipe Kanker Payudara, Mana yang Paling Banyak di Indonesia?
Ilustrasi kanker payudara. (Dok : Istimewa)

Suara.com - Kanker payudara menjadi penyakit kanker yang paling banyak dialami perempuan. Catatan Kementerian Kesehatan pada 2018, kasus kanker payudara mendominasi 16,7 persen atau sebanyak 58.256 orang. 

Sementara jenis kanker lain yang juga masuk pada peringkat lima besar terbanyak dialami perempuan rata-rata jumlah kasus di bawah 35 ribu. Yaitu kanker leher rahim, kanker paru, kanker kolorektal, dan kanker hati.

Dokter spesialis bedah onkologi dr. Sonar Soni Panigoro, Sp.B(K)., menjelaskan bahwa kanker payudara juga memiliki empat tipe. Yakni, kanker payudara luminal A, luminal B, HER-2, dan triple negatif.

"Tipe kanker payudara luminal A itu sel kanker di permukaan sel mengandung reseptor hormon. Jadi ada reseptor hormon estrogen dan progesteron kalau kedua-duanya positif itu disebut kanker payudara tipe luminal A," jelas dokter Sonar dalam webinar daring, Jumat (19/2/2021).

Ilustrasi kanker payudara. 

Kemudian tipe kanker payudara HER-2 di mana pada permukaan sel banyak mengandung reseptor hormon ang disebut HER-2, lanjut dokter Sonar. Sedangkan jika ketiga hormin ditemukan positif berada di luar permukaan sel, maka kanker payudara termasuk tipe luminol B. Dan tipe terakhir disebut kanker payudara tipe triple negatif. 

"Jadi ketiga reseptornya itu tidak terekskresi, tidak dijumpai itu disebut triple negatif. Jadi baik reseptor hormon progesteron, reseptor hormon estrogen, maupun HER-2 itu negatif," jelasnya.

Proporsi di dunia, kasus kanker payudara kebanyakan tipe luminal A sekitar 20 persen. Tetapi berbeda dengan di Indonesia. Menurut dokter Sonar, jumlah tipe HER-2 lebih dari 20 persen dari total kasus kanker payudara.

"Di Indonesia ada laporan masalah dari Bali dari Jogja itu ternyata angka HER-2 positif lebih tinggi dibanding dengan pada di dunia yang biasanya hanya 20 persen atau 1 dari 5 kanker payudara," katanya.

Kanker payudara HER-2 juga memiliki sifat khusus karena termasuk tipe yang lebih agresif dibanding tumor lainnya. "Sehingga apabila tidak diobati maka peluang kesembuhan bisa berkurang, yang paling penting adalah bagaimana menemukan secara dini sehingga pengobatannya bisa lebih optimal," imbuh dokter Sonar.

baca juga

Ia menyampaikan, rata-rata pasien kanker payudara di Indonesia kebanyakan berusia 45-50 tahun. 

"Usia 40-an itu sedang dalam puncaknya baik mengurus anak ataupun rumah tangga yang lainnya. Sehingga makin membebani tentunya keluarga yang anggota keluarganya terkena kanker," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tiga PMI Tiba di Indonesia, Idap Kanker Darah Hingga Luka Bakar Serius

Tiga PMI Tiba di Indonesia, Idap Kanker Darah Hingga Luka Bakar Serius

Jakarta | Sabtu, 20 Februari 2021 | 10:54 WIB

Kemenkes Akui Layanan RS Kanker Masih Didominasi di Pulau Jawa

Kemenkes Akui Layanan RS Kanker Masih Didominasi di Pulau Jawa

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:50 WIB

Kemenkes: Penyakit Kanker Telan Biaya Jaminan Kesehatan Hingga Rp3,5 T

Kemenkes: Penyakit Kanker Telan Biaya Jaminan Kesehatan Hingga Rp3,5 T

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 18:50 WIB

Terkini

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

Jakarta Sodorkan Dua Lapangan Latihan FIFA ASEAN Cup 2026, Tak Ada JIS

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:37 WIB

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Dosen Ilmu Komunikasi UPNVJ Edukasi Siswa SD tentang Cerdas Bermedia di Era Digital

Jakarta | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Antisipasi Kerusakan Komponen Mobil Saat Terjebak Kemacetan Panjang

Otomotif | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:35 WIB

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Kebakaran Bromo Meluas, 520 Hektare Taman Nasional Hangus

Foto | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:30 WIB

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Shin Tae-yong Diminta Latih Lagi Timnas Indonesia, Bos Persija Kasih Respon Mengejutkan

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:26 WIB

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Beda dengan PSSI, AFC, dan CONCACAF Serang Infantino Secara Terbuka

Bola | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:21 WIB

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Bebas dari Paving Block! 6 Km Jalan Tamalanrea Raya Makassar Dihotmix

Sulsel | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:20 WIB

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

LPDB Koperasi Buka Akses Dana Bergulir bagi Koperasi Sektor Riil Secara Transparan dan Akuntabel

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Lelang Serentak Kejagung Digelar, Ada HP Rp 3.000 hingga Tanah Rp 9,1 Miliar

Lelang Serentak Kejagung Digelar, Ada HP Rp 3.000 hingga Tanah Rp 9,1 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:18 WIB

Kejagung Gelar Lelang Terbesar, Potensi Aset Kembali Capai Rp289 Miliar

Kejagung Gelar Lelang Terbesar, Potensi Aset Kembali Capai Rp289 Miliar

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 18:17 WIB

×