Awas, Gangguan Makan Bisa Berujung Pada Kematian

Bimo Aria Fundrika

Senin, 22 Februari 2021 | 16:55 WIB
Awas, Gangguan Makan Bisa Berujung Pada Kematian
Ilustrasi dampak gangguan makan. [Shutterstock]

Suara.com - Isu gangguan makan masih belum dianggap serius di berbagai negara, termasuk Indonesia. Padahal, jika tidak ditangani dengan tepat, masalah gangguan makan bisa berujung pada kematian.

Sebuah survei pada 2019 mencatat peningkatan 266 persen dalam kasus gangguan makan (DE) selama 12 tahun terakhir. Sementara rumah sakit yang kewalahan di Inggris menangani 19.000 pasien tahun lalu.

Dr Ashish Kumar, dari Faculty of Eating Disorders at the Royal College of Psychiatrists, mengatakan ada peningkatan 128 persen per tahun dalam jumlah anak yang membutuhkan perawatan di rumah sakit pada 2019.

"Intervensi dini sangat penting dengan gangguan makan, tetapi sumber daya yang disebarkan terlalu sedikit," tambahnya.

"Hasilnya bagus dengan pengobatan dini tetapi jika tidak, ada risiko mengembangkan depresi, kecemasan dan penderitaan hasil kesehatan fisik yang parah di seluruh pendidikan, pekerjaan dan keluarga.

Ilustrasi  (Foto: shutterstock)
Ilustrasi (Foto: shutterstock)

Ia menjelaskan remaja yang berat badannya di bawah ambang batas berhenti menstruasi. Itu meningkatkan risiko kemandulan, deformasi tulang, dan masalah perkembangan pada otak, jantung, dan organ lainnya. "

Baroness Kate Parminter, yang berkampanye untuk lebih banyak sumber daya ED, menambahkan, tingkat masuk kembali rumah sakit telah meningkat empat kali lipat dalam dekade terakhir.

Ada intervensi yang disambut baik dari Pemerintah Inggris tetapi tidak ada strategi keseluruhan. Ada anak-anak dengan gangguan makan parah yang tidak mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan cukup cepat.

Hal itu dapat menimbulkan konsekuensi yang mengancam jiwa. "

baca juga

Menteri Kesehatan Mental Inggris, Nadine Dorries, mengatakan: "Saya tahu betapa pentingnya orang dengan gangguan makan mendapatkan dukungan yang mereka butuhkan saat mereka membutuhkannya. Kami berinvestasi lebih banyak setiap tahun dalam layanan gangguan makan komunitas untuk orang dewasa, kaum muda dan anak-anak. "

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hanya Karena Berat Badan Istri Turun, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan

Hanya Karena Berat Badan Istri Turun, Pernikahan Pasangan Ini Berantakan

Health | Jum'at, 15 Januari 2021 | 09:52 WIB

Gangguan Makan Bikin Orang Sulit Bercermin, Apa Sebab?

Gangguan Makan Bikin Orang Sulit Bercermin, Apa Sebab?

Health | Minggu, 10 Januari 2021 | 14:15 WIB

Saat Pandemi Covid-19 Selesai, Masalah Kesehatan Mental Masih Menjadi Momok

Saat Pandemi Covid-19 Selesai, Masalah Kesehatan Mental Masih Menjadi Momok

Health | Selasa, 05 Januari 2021 | 16:42 WIB

Terkini

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Nasib Bayi yang Ditemukan di Toilet Tol Terpeka: Sudah Boleh Pulang, 5 Keluarga Berminat Mengadopsi

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:34 WIB

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Bank Sumsel Babel Luncurkan Sultan Muda Corner, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Wirausaha Muda

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:16 WIB

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Dua Kata Justin Hubner Usai Jadi Algojo Penalti dan Bawa Fortuna Melaju di KNVB Cup

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:10 WIB

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

Plot Twist! Identitas Gerombolan Beralmamater Bersama Raffi Ahmad Cs di Bundaran HI Terbongkar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:59 WIB

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

PPAD Bekali Calon Wisudawan Purnawira 2026, Tegaskan Pensiun Bukan Akhir Pengabdian

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:45 WIB

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya

Jogja | Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:40 WIB

×