Saat Pandemi Covid-19 Selesai, Masalah Kesehatan Mental Masih Menjadi Momok

Arendya Nariswari, Rosiana Chozanah

Selasa, 05 Januari 2021 | 16:42 WIB
Saat Pandemi Covid-19 Selesai, Masalah Kesehatan Mental Masih Menjadi Momok
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi Covid-19 sudah menemukan titik terang dengan adanya vaksin yang mulai disuntikkan kepada masyarakat di seluruh dunia.

Namun di balik itu, masih ada masalah kesehatan mental yang menjadi momok setelah pandemi virus corona berakhir.

"Kami mengalami kurangnya pemasukan dan tekanan ekonomi, ketakutan akan penyakit, semua rutinitas kita terganggu, tetapi ada kesedihan yang nyata dalam semua itu," kata Lisa Carlson, mantan presiden Asosiasi Kesehatan Masyarakat Amerika (APHA).

Ia menambahkan bahwa tidak ada 'vaksin' untuk kesehatan mental sehingga untuk keluar dari masalah ini perlu waktu cukup lama.

Berdasarkan perjuangan mental yang dialami oleh banyak orang pada 2020, berikut ini adalah beberapa masalah yang harus diantisipasi oleh profesional kesehatan mental di 2021.

Dokter memeluk pasiennya (YouTube/CNN)
Viral foto dokter memeluk pasien Covid-19 karena merasa kesepian (YouTube/CNN)

Tidak lagi terinfeksi, tetapi masih sakit

Efek jangka panjang dari Covid-19 tidak hanya pada masalah fisik saja, tetapi penderita juga kesehatan mental mereka.

Inilah yang terjadi pada long hauler, pasien yang sudah sembuh dari Covid-19 namun masih mengeluhkan gejala yang dianggap sebagai 'sisa Covid'.

Selama pandemi kekhawatiran psikologis sebagian besar fokus pada kecemasan dan tindakan karantina, dan sebuah penelitian mengatakan bahwa gelombang kedua dari morbiditas psikologis akibat Covid-19 mungkin akan segera terjadi.

Carlson mengatakan bahwa orang lain mengira pasien Covid-19 akan sembuh dalam jangka waktu tertentu, kemudian pasien akan membaik. Namun, tidak pada long hauler.

"Orang-orang long hauler yang sudah berbulan-bulan sakit, (hal itu) jauh melampaui harapan mereka sendiri atau orang lain terhadap mereka," tutur Carlson.

Calson menambahkan bahwa masalah itu dapat menimbulkan masalah kesehatan mental tersendiri.

"Itu benar-benar menyebabkan perjuangan bagi mereka dan orang yang dicintai, dan bagaimana perasaan mereka terhadap perasaan orang lain kepada mereka," lanjutnya.

ilustrasi gangguan makan, kelainan makan (Unsplash)
ilustrasi gangguan makan (Unsplash)

Beberapa gangguan berkembang selama isolasi

Tanpa dukungan, pemulihan beberapa orang dengan gangguan makan dan penyalahgunaan obat terlarang mengalami hambatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Warga Bandar Lampung Terdampak Pandemi Covid-19 akan Dapat Bantuan Beras

Warga Bandar Lampung Terdampak Pandemi Covid-19 akan Dapat Bantuan Beras

Lampung | Selasa, 05 Januari 2021 | 15:04 WIB

Dihantam Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan Kota Malang Naik 4,44 Persen

Dihantam Pandemi Covid-19, Angka Kemiskinan Kota Malang Naik 4,44 Persen

Malang | Selasa, 05 Januari 2021 | 06:30 WIB

Pandemi Covid-19 yang Berkepanjangan, Bikin Kartun Islami Nussa Pamit

Pandemi Covid-19 yang Berkepanjangan, Bikin Kartun Islami Nussa Pamit

Jawa Tengah | Senin, 04 Januari 2021 | 14:45 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB