Kelelahan Akibat Pandemi Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental, Ini Gejalanya!

Arendya Nariswari, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 22 Februari 2021 | 18:24 WIB
Kelelahan Akibat Pandemi Bisa Picu Masalah Kesehatan Mental, Ini Gejalanya!
Ilustrasi kelelahan atau kewalahan (Pixabay/whoismargot)

Suara.com - Sejak pandemi virus corona Covid-19, ada laporan peningkatan kasus kecemasan pada anak-anak maupun orang dewasa. Sehingga dokter telah memeringatkan berkembangkan kasus kesehatan mental akibat pandemi virus corona.

Salah satu pemicu gangguan mental yang banyak dialami orang selama pandemi virus corona Covid-19, seperti perasaan kewalahan atau kelelahan.

Meskipun pandemi virus corona telah membatasi kehidupan sosial dan pergerakan semua orang. Tapi, situasi ini justru tidak meningkatkan energi mereka.

Apalagi pandemi virus corona ini telah memicu masalah lain, seperti keuangan, pekerjaan hingga kesehatan yang menjadi tantangan tambahan bagi semua orang.

Psikoterapis Biarawan Pamela Roberts mengatakan bahwa perasaan kewalahan ini disebabkan oleh sistem respons alami kita terhadap situasi yang menimbulkan stres.

Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)
Ilustrasi virus corona Covid-19, masker bedah (Pixabay/Coyot)

"Kami mungkin merasa terbebani oleh sejumlah hal yang berbeda, seperti kekhawatiran terhadap keuangan, masalah keluarga, kesulitan koordinasi dengan rekan kerja, kehilangan dan kesedihan, kehilangan gaya hidup dan minat," kata Pamela Roberts, psikoterapi biarawan dikutip dari Metro UK.

Menurut Pamela, kebiasaan doomscrolling atau memantau media sosial sepanjang hari adalah salah satu penyebab kewalahan.

Sayangnya, terkadang orang melewatkan tanda-tanda yang menunjukkan bahwa mereka mulai merasa kewalahan. Padahal kondisi ini bisa mengganggu kesehatan mental.

Adapun tanda-tanda kewalahan yang seharusnya diwaspadai, termasuk:

baca juga
  1. Merasa gelisah
  2. Sesak napas
  3. Menjadi obsesif
  4. Gemetar
  5. Merasa perut bengkak
  6. Pikiran negatif tentang masa depan
  7. Merasa terasing dari kenyataan

Jika Anda bisa mengidentifikasi tanda-tanda kewalahan ini lebih cepat, beberapa terapi bisa membantu mencegah masalah kesehatan mental.

Misalnya, libatkan teman dekat atau keluarga untuk mendengarkan keluh kesah atau isi pikiran Anda. Cara ini bisa membantu mengembalikan pikiran.

Pamela juga menyarankan untuk latihan kesadaran dan pernapasan yang bisa membantu mengatasi perasaan kealahan di masa pandemi virus corona Covid-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sedang Update Sistem, Pelaporan Data Covid-19 Nasional Kini Manual

Sedang Update Sistem, Pelaporan Data Covid-19 Nasional Kini Manual

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:41 WIB

Virus Corona Lebih Tahan Lama di Permukaan Kaca, Ini Saran Ahli!

Virus Corona Lebih Tahan Lama di Permukaan Kaca, Ini Saran Ahli!

Health | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:51 WIB

Satgas: Virus Covid-19 Bisa Bertahan Hidup Lama di Benda Mati hingga Tinja

Satgas: Virus Covid-19 Bisa Bertahan Hidup Lama di Benda Mati hingga Tinja

News | Jum'at, 19 Februari 2021 | 11:19 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×