Sudah Divaksin Lengkap, Mungkinkah Jokowi Tertular Corona di Kerumunan?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 24 Februari 2021 | 15:15 WIB
Sudah Divaksin Lengkap, Mungkinkah Jokowi Tertular Corona di Kerumunan?
Jokowi disambut kerumunan massa di NTT. (Instagram @buddycsbarts)

Suara.com - Kunjungan Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi), ke Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021) menjadi sorotan. Itu karena pada kunjungan tersebut memicu kerumunan massa yang ingin menghampirinya.

Sementara, Indonesia sendiri saat ini masih dalam situasi pandemi yang tidak terkendali. Presiden Jokowi sendiri, memang sudah mendapatkan vaksin Covid-19 dosis kedua.

Pertanyaannya kemudian, masih mungkinkan ia tertular virus corona?

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikerumuni oleh sejumlah masyarakat saat mengunjungi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). (Tangkap layar/ist)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikerumuni oleh sejumlah masyarakat saat mengunjungi Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (23/2/2021). (Tangkap layar/ist)

"Presiden itu pimpinan kita, kepala negara harus dilindungi. Jadi kalau dalam situasi pandmei beliau kunjungan, bukan tidak boleh. Boleh saja, tapi, harus dilakukan pengamanan, terutama NTT performa pengendaliannya buruk," ujar Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman kepada Suara.com, Rabu (24/2/2021).

Dicky menjelaskan bahwa situasi di NTT sendiri baik testing, tracing, dan treatment masih rendah. Selain itu, sejak awal penanganan pandemi di NTT tidak berbasis sains.

"Artinya presiden datang ke wilayah berisiko tinggi, dan mestu dihindari keramaian seperti itu," kata Dikcy.

"Walaupun sudah divaksin bukan berarti tidak terinfeksi. Walaupun dari mobil bukan berarti tidak harus dijaga."

Dicky melanjutkan, sebagai presiden, mestinya Jokowi memberikan contoh dan teladanan, pada pemerintah daerah tentang pentingnya protokol kesehatan 5M.

"Itu contoh yang harus kita berikan. Dan di situasi seperti pandemi kita perlu keteladanan dan perlu contoh konsistensi komitmen mematuhi protokol kesehatan," ujar Dicky kepada Suara.com.

baca juga

Berdasarkan catatan Satgas Covid-19, Kabupaten Sikka termasuk dalam zona oranye pandemi sehingga harus lebih hati-hati, bukan justru membuat kerumunan.

"Pak Presiden harusnya mengingatkan anak buahnya, kondisi kita ini belum aman, kalau mau memberikan bantuan ya berikan lah bantuan langsung lewat dinsos atau lainnya, atau kalau mau ya perwakilannya saja diundang, sehingga jumlahnya tidak banyak," tutupnya.

Berdasarkan data Satgas Covid-19 pada 23 Februari, NTT termasuk dalam 10 besar penambahan kasus harian pada 23 Februari terjadi penambahan sebanyak 195 orang positif sehingga kasus kumulatif 8.586 orang.

Sementara Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin berdalih aksi Jokowi itu spontan melihat tingginya antusias warga yang melihatnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PGRI: Tidak Ada Guru yang Menolak Vaksin Covid-19 dari Pemerintah

PGRI: Tidak Ada Guru yang Menolak Vaksin Covid-19 dari Pemerintah

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 14:01 WIB

Viral Kerumunan Jokowi, Munarman: Saatnya Berlakukan Sama Seperti HRS!

Viral Kerumunan Jokowi, Munarman: Saatnya Berlakukan Sama Seperti HRS!

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 13:38 WIB

Jokowi Panen Kritik karena Kerumunan, dr Tirta: Dia Tidak Pernah Mengajak

Jokowi Panen Kritik karena Kerumunan, dr Tirta: Dia Tidak Pernah Mengajak

Surakarta | Rabu, 24 Februari 2021 | 12:38 WIB

Terkini

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Timnas Indonesia U-15 Mengamuk di Piala Dunia U-15 2026, Panama Tak Berdaya

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:38 WIB

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Pemkot Pekanbaru Tempatkan PPPK Paruh Waktu di Setiap RW

Riau | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:36 WIB

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

Turun ke Jalan Bawa Tritura, Mahasiswa Trisakti Sasar Istana

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Sering Dipakai untuk Diet, Apa Perbedaan Stevia dengan Gula Biasa?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:32 WIB

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Dikeruk tapi Minim Pembangunan: Kenapa Masyarakat Pedalaman Tidak Bersuara?

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Ibu Tzuyu TWICE Jelaskan Rumor Kencan, Minta Publik Berhenti Berspekulasi

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:30 WIB

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

7 Pengganti Gula selain Stevia yang Aman untuk Penderita Diabetes

Health | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:29 WIB

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Ramai Jadi Perbincangan Publik, Sebenarnya Pembalut Kena Pajak Sejak Kapan?

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

Ketum PKN Gede Pasek: Republik Ini Bukan Milik Oligarki, Kekuasaan Bukan Warisan Keluarga!

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Syarat Perpanjang Paspor yang Sudah Mati Lebih dari 5 Tahun

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 13:20 WIB

×