Jangan Kebiasaan Mengucir Rambut Bak Ekor Kuda, Ada Efek Sampingnya Lho!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 24 Februari 2021 | 17:20 WIB
Jangan Kebiasaan Mengucir Rambut Bak Ekor Kuda, Ada Efek Sampingnya Lho!
Ilustrasi wanita mengucir rambut (Pixabay/@stevebidmead)

Suara.com - Sebagian besar wanita suka mengucir rambut bak ekor kuda karena paling praktis dan tidak gerah. Wanita bisa melakukan ini ketika santai di rumah, bekerja, olahraga atau aktivitas harian lainnya.

Selain praktis, kucir rambut ala ekor kuda ini memang membuat seorang wanita terlihat lebih rapi dan cantik. Sayangnya, kebiasaan mengucir rambut bak ekor kuda bukan suatu kebiasaan baik.

Berikut ini dilansir dari Bright Side, beberapa efek samping dari terlalu sering mengucir rambut pada kesehatan tubuh.

1. Migrain

Kucir rambut bak ekor kuda bisa menyebabkan sakit kepala. Sakit kepala ini jenis allodynia, yang berarti hal normal menyebabkan rasa sakit.

Rupanya, mengucir rambut dengan gaya ekor kuda ini bisa membuat rasa sakit pada folikel rambut. Karena, ada saraf di bawah folikel rambut yang bisa dipicu oleh kuciran terlalu kencang sehingga bisa menyebabkan rasa nyeri.

Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)
Ilustrasi sakit kepala atau pusing. (Shutterstock)

2. Sakit pada kulit kepala

Sama halnya dengan sakit kepala, kucir rambut bak ekor kuda bisa membuat kulit kepala seperti tertarik dan perih. Rasa sakit ini berasal dari kulit dan area perifollicular di kulit kepala Anda.

Jadi ujung saraf yang menempel pada setiap rambut benar-benar terpengaruh ketika Anda mengucir rambut. Anda mungkin juga akan merasakan nyeri tepat setelah Anda melonggarkan rambut.

3. Sakit punggung

Kulit kepala Anda mungkin mengalami stres, terutama jika Anda memiliki rambut tebal dan dikucir. Rasa sakit yang muncul pada kulit kepala ini bisa menyebar ke leher dan punggung Anda.

Karena, menata rambut seperti ini mengaktifkan lebih banyak saraf sensorik dengan memaksa semua rambut itu berdiri. Apalagi, Anda menggunakan ikat rambut yang kecil.

4. Kulit meregang

Mengucir rambut bak ekor kuda yang terlalu kencang juga tidak baik untuk kulit karena bisa kehilangan elastisitasnya.

Keseringan mengucir rambut seperti ini akan membuat Anda terlihat lebih cepat tua. Jika Anda tetap ingin mengucir rambut, cobalah jangan mengikatnya terlalu kencang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seratus Ribuan Penduduk Nganggur, Wabup Cirebon Buka Pelatihan Cukur Rambut

Seratus Ribuan Penduduk Nganggur, Wabup Cirebon Buka Pelatihan Cukur Rambut

Jabar | Selasa, 23 Februari 2021 | 14:33 WIB

Akhirnya Mau Potong Rambut, Transformasi Cowok Gondrong Bikin Meleleh

Akhirnya Mau Potong Rambut, Transformasi Cowok Gondrong Bikin Meleleh

Banten | Selasa, 23 Februari 2021 | 14:20 WIB

6 Bulan Pertama setelah Infeksi, Pasien Covid-19 Alami Kerontokan Rambut

6 Bulan Pertama setelah Infeksi, Pasien Covid-19 Alami Kerontokan Rambut

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 12:46 WIB

Terkini

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB