Ghana Jadi Negara Pertama yang Dapat COVAX, Vaksin Covid-19 Patungan Dunia

Vania Rossa, Lilis Varwati

Kamis, 25 Februari 2021 | 08:54 WIB
Ghana Jadi Negara Pertama yang Dapat COVAX, Vaksin Covid-19 Patungan Dunia
Ilustrasi Vaksin Covid-19 (getty image)

Suara.com - Inisiatif COVAX yang menjadi program 'vaksin patungan' dari negara-negara kaya untuk negara dengan ekonomi rendah telah mulai didistribusikan. Ghana menjadi negara pertama di dunia yang menerima vaksin Covid-19 patungan tersebut.

Negara di bagian Afrika Barat itu menerima pengiriman 600.000 dosis vaksin AstraZeneca yang dibuat oleh Serum Institute of India pada Rabu (24/2) waktu setempat. Vaksin itu dikirim oleh UNICEF dan tiba di Bandara Internasional Kotoka Accra. Pengiriman itu menjadi bagian dari gelombang pertama vaksin Covid-19 yang dikirim COVAX ke beberapa negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Ghana termasuk di antara 92 negara yang telah menandatangani program COVAX, menurut pernyataan penjabat Menteri Informasi Kojo Oppong Nkrumah.

Negara berpenduduk 30 juta itu telah mencatat 81.245 kasus dan 584 kematian sejak awal pandemi, menurut angka dari Layanan Kesehatan Ghana pada Selasa (23/3).

Kampanye vaksinasi Ghana akan dimulai pada 2 Maret dan dilakukan secara bertahap kepada kelompok prioritas. Mulai dari petugas kesehatan, orang lanjut usia 60 tahun ke atas, orang-orang dengan kondisi kesehatan yang mendasarinya, pejabat eksekutif, legislatif, anggota peradilan, dan staf terkait, kata Nkrumah.

“Pemerintah Ghana tetap tegas dalam memastikan kesejahteraan semua warga Ghana dan berusaha keras untuk memperoleh vaksin yang memadai untuk mencakup seluruh populasi melalui lembaga bilateral dan multilateral,” kata Nkrumah dikutip dari Channel News Asia.

Dalam pernyataan bersama, perwakilan negara dari UNICEF dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut kedatangan vaksin COVAX sebagai momen penting untuk mengakhiri pandemi Covid-19.

“Hari ini menandai momen bersejarah di mana kami telah merencanakan dan bekerja sangat keras. Dengan pengiriman pertama dosis, kami dapat memenuhi janji fasilitas COVAX untuk memastikan orang-orang dari negara-negara yang kurang kaya tidak tertinggal dalam mendapatkan vaksin yang menyelamatkan jiwa," kata Direktur eksekutif UNICEF Henrietta Fore.

Pengiriman COVAX ke Ghana menjadi awal dari pengadaan dan operasi pasokan vaksin terbesar di dunia. COVAX berencana untuk mengirimkan hampir 2 miliar dosis vaksin COVID-19 di seluruh dunia tahun ini.

baca juga

“Fase selanjutnya dalam memerangi penyakit ini dapat dimulai, peningkatan kampanye imunisasi terbesar dalam sejarah. Setiap langkah dalam perjalanan ini membawa kita lebih jauh ke jalan menuju pemulihan bagi miliaran anak dan keluarga," kata Fore.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tim Vaksin AstraZeneca: Ada Kemungkinan Vaksin Berbentuk Pil atau Semprotan

Tim Vaksin AstraZeneca: Ada Kemungkinan Vaksin Berbentuk Pil atau Semprotan

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 08:52 WIB

Anggota DPR RI hingga Staf Ahli Mulai Mendapat Vaksin Covid-19

Anggota DPR RI hingga Staf Ahli Mulai Mendapat Vaksin Covid-19

News | Rabu, 24 Februari 2021 | 21:33 WIB

Orang dengan Komorbid Bisa Divaksin Covid-19 dengan Syarat

Orang dengan Komorbid Bisa Divaksin Covid-19 dengan Syarat

Lampung | Rabu, 24 Februari 2021 | 18:52 WIB

Terkini

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Viral Atlet Silat Kejang di Porprov Jateng, Wasit Dinilai Belum Berpengalaman

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 20:00 WIB

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jelang Akhir Tahun, Wakil Ketua DPRD Jateng Wanti-wanti Ancaman Kelangkaan dan Antrean BBM

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:50 WIB

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:46 WIB

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

P3MUDA PPP Dorong Anak Muda Aktif Mengawal Masa Depan Bangsa Menuju Indonesia Emas 2045

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bahlil Hapus Perusahaan Cangkang dalam Impor BBM dan LPG, Negara Ambil Alih Kendali

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:44 WIB

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Sudah Beroperasi, Pabrik Baterai Indonesia-China di Karawang Tunggu Diresmikan Prabowo

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:40 WIB

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Mindset Kelas Atas, New BIONS by BNI Sekuritas Siap Dampingi Penggunanya Sampai Menetas Tuntas

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:38 WIB

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Kenali Perbedaan Fungsi Sabun Cuci Muka Kahf Warna Hitam, Biru, dan Hijau

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:35 WIB

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Perusahaan Tambang Bisa Kembali Beroperasi, ESDM Terbitkan RKAB Minerba 2026

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:32 WIB

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Jalani Sidang Perdana, Silmy Karim Didakwa Peras Izin Tinggal WNA Rp168,9 Miliar

Foto | Kamis, 29 Oktober 2026 | 19:31 WIB

×