alexametrics

Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Awak Media dan 4 Berita Kesehatan Lain

M. Reza Sulaiman
Efek Samping Vaksinasi Covid-19 Awak Media dan 4 Berita Kesehatan Lain
Vaksinator menyuntikkan vaksin COVID-19 pada awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sejumlah awak media yang mengalami efek samping vaksinasi Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Jumat (26/2/2021).

Suara.com - Sejumlah awak media yang mengalami efek samping vaksinasi Covid-19 menjadi berita kesehatan paling banyak dibaca hari ini, Jumat (26/2/2021).

Ada juga faktor genetik yang mempengaruhi seseorang lebih mudah kedinginan hingga penyebab pasien kanker tidak nafsu makan.

Simak rangkuman berita kesehatan menarik lainnya dari Suara.com berikut ini:

1. CEK FAKTA: Puluhan Wartawan Terkapar Usai Vaksinasi Covid-19?

Baca Juga: Helena Lim Diperbolehkan Dapat Dosis Kedua Vaksin, Ini Alasan Wagub DKI

Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 yang akan disuntikkan pada awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Vaksinator menyiapkan vaksin COVID-19 yang akan disuntikkan pada awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Beredar pesan berantai di WhatsApp Group (WAG) dan media sosial yang mengatakan ada puluhan awak media dan wartawan yang terkapar usai mendapatkan suntikan vaksinasi Covid-19.

Bahkan pesan tersebut sempat mencantumkan nama Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk Vaksinasi, dr Siti Nadia Tarmizi M. Epid sebagai narasumber, berikut isi lengkap pesan yang beredar tersebut:

Baca selengkapnya

2. Kurang Tidur dan Belum Sarapan, Penyebab Muncul Efek Samping Vaksinasi

Suasana vaksinasi COVID-19 untuk awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana vaksinasi COVID-19 untuk awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Di hari kedua vaksinasi Covid-19 kepada awak media, Jumat (26/2/2021), sejumlah wartawan mengalami efek samping ringan.

Baca Juga: Simak, Ini 3 Beda Vaksin Gotong Royong dengan Vaksin Gratis dari Pemerintah

Juru Bicara Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk Vaksinasi dr Siti Nadia Tarmizi M. Epid membenarkan jika ada 5 awak media yang diobservasi setelah mendapat suntikkan vaksin Covid-19.

Baca selengkapnya

3. Mudah Menggigil dan Kedinginan? Genetik Ternyata Berpengaruh!

Ilustrasi kedinginan. (Shutterstock)
Ilustrasi kedinginan. (Shutterstock)

Beberapa orang tidak terganggu oleh hawa dingin, tidak peduli seberapa rendah suhunya. Namun ada juga yang mudah kedinginan, kemungkinan hal ini dipengaruhi oleh genetik orang tersebut.

Sebuah penelitian baru yang terbit dalam jurnal Cell, menunjukkan varian genetik umum dalam gen otot rangka, yakni alpha-actinin-3 (ACTN3), memengaruhi ketahanan orang terhadap suhu dingin.

Baca selengkapnya

4. Vaksin Sinopharm dan Moderna Akan Digunakan untuk Vaksinasi Mandiri

Suasana vaksinasi COVID-19 untuk awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]
Suasana vaksinasi COVID-19 untuk awak media di Hall Basket, Senayan, Jakarta, Kamis (25/2/2021). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Induk perusahaan holding BUMN Farmasi, PT Biofarma (Persero), akan menjadi importir vaksin Moderna dari Amerika Serikat, sedangkan anak perusahaannya, PT Kimia Farma Tbk, akan mengimpor vaksin Sinopharm asal China untuk Program Vaksinasi Gotong Royong atau vaksin mandiri.

Juru Bicara Vaksin COVID-19 dari PT Bio Farma Bambang Heryanto dalam konferensi pers daring yang dipantau di Jakarta, Jumat (26/2/2021) mengatakan Bio Farma sebagai induk perusahaan BUMN holding farmasi sedang melakukan penjajakan untuk pengadaan kedua jenis vaksin tersebut.

Baca selengkapnya

5. Pasien Kanker Tidak Nafsu Makan, Ternyata Ini Sebabnya

Pasien kanker tidak nafsu makan. (Elements Envanto)
Pasien kanker tidak nafsu makan. (Elements Envanto)

Kanker adalah salah satu penyakit kronik yang membuat penderitanya terlihat lebih kurus dan lebih pucat. Ini karena nafsu makan yang menurun drastis pada pasien kanker.

Hal tersebut dibenarkan Dokter Spesialis Gizi Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, yang mengatakan sel kanker memicu tubuh berusaha untuk meredakan peradangan. Salah satu cara meredakan peradangan adalah terjadinya badai sitokin.

Baca selengkapnya

Komentar