Baik untuk Kesehatan Usus, Konsumsi Satu Buah Alpukat Sehari

Yasinta Rahmawati

Minggu, 28 Februari 2021 | 09:00 WIB
Baik untuk Kesehatan Usus, Konsumsi Satu Buah Alpukat Sehari
Buah alpukat. (Shutterstock)

Suara.com - Usus manusia dipenuhi dengan triliunan bakteri dan mikrobioma lainnya. Mikroba di usus dikenal sebagai mikrobioma usus yang kehadirannya penting untuk menjaga kesehatan usus maupun tubuh secara keseluruhan. 

Peneliti melihat, salah satu cara untuk meningkatkan kesehatan usus Anda adalah dengan memasukkan alpukat ke dalam asupan harian.

Hal tersebut dikemukakan dalam sebuah studi baru yang terbit di Journal of Nutrition. Para peneliti melibatkan 163 orang dewasa berusia antara 25 dan 45 tahun, yang kelebihan berat badan atau obesitas tetapi sehat.

Separuh dari peserta diminta untuk memasukkan alpukat dalam satu kali makan, sedangkan separuh lainnya memiliki makanan serupa tetapi tanpa alpukat .

Hasilnya, peserta yang makan alpukat sehari mengalami lebih banyak keragaman mikroba di usus dibandingkan dengan mereka yang tidak. Kelompok tersebut juga mengalami penurunan konsentrasi asam empedu, yang bisa berdampak negatif pada kesehatan usus.

Ahli gizi Arooshi Aggarwal dari Arooshi's Nutrylife mengatakan ini karena alpukat adalah makanan super yang dikemas dengan serat larut dan nutrisi penting, seperti kalium, vitamin A, E dan K, yang semuanya meningkatkan fungsi pencernaan yang sehat.

Alpukat (shutterstock)
Alpukat (shutterstock)

"Ini (alpukat) juga merupakan makanan rendah fruktosa, jadi kecil kemungkinannya untuk menyebabkan masalah pencernaan atau bahkan perut kembung," ujarnya dikutip dari The Health Site.

Dia juga menjelaskan bahwa berbagai penelitian telah menemukan bahwa orang yang mengonsumsi alpukat sebagai makanan sehari-hari memiliki lebih banyak mikroba usus yang memecah serat dan lemak tak jenuh tunggal.

Selain itu, pengonsumsi rutin alpukat juga menghasilkan metabolit (senyawa yang diproduksi mikroba yang memengaruhi kesehatan secara keseluruhan), yang membantu dan meningkatkan kesehatan usus.

baca juga

Alpukat juga meningkatkan keanekaragaman mikroba yang menjaga kesehatan usus. Namun, tidak begitu jelas bagaimana pengaruhnya terhadap sistem pencernaan .

Meskipun alpukat baik untuk usus Anda, jangan lupa menambahkan makanan lain yang baik untuk sistem pencernaan. Anda bisa memasukkan lebih banyak biji-bijian, sayuran berdaun hijau, protein tanpa lemak, dan buah-buahan rendah fruktosa seperti beri dan buah jeruk.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesehatan Dipengaruhi Bakteri Usus, Dampaknya Bisa ke Sistem Kekebalan

Kesehatan Dipengaruhi Bakteri Usus, Dampaknya Bisa ke Sistem Kekebalan

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:38 WIB

Amati Perubahan Warna dan Wujud Feses Anda, Bisa Jadi Tanda Kanker Usus!

Amati Perubahan Warna dan Wujud Feses Anda, Bisa Jadi Tanda Kanker Usus!

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:34 WIB

Ilmuwan Temukan 140 Ribu Lebih Virus Tak Dikenal di Usus Manusia

Ilmuwan Temukan 140 Ribu Lebih Virus Tak Dikenal di Usus Manusia

Health | Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:02 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB