Ilmuwan Temukan 140 Ribu Lebih Virus Tak Dikenal di Usus Manusia

Cesar Uji Tawakal, Rosiana Chozanah

Jum'at, 26 Februari 2021 | 09:02 WIB
Ilmuwan Temukan 140 Ribu Lebih Virus Tak Dikenal di Usus Manusia
Ilustrasi usus, organ dalam tubuh (Pixabay/Elionas2)

Suara.com - Ilmuwan baru-baru ini mengidentifikasi lebih dari 70.000 virus tidak dikenal hidup di usus manusia dan menginfeksi bakteri di dalamnya. Namun, mereka belum mengetahui apa pengaruh mikroorganisme ini terhadap tubuh.

Mikrobioma usus, atau kelompok mikroba ada dalam sistem pencernaan, memainkan peran penting dalam metabolisme makanan dan mengatur sistem kekebalan.

Meki mikrobioma mencakup berbagai mikroorganisme, termasuk bakteri dan virus, penelitian lebih banyak berfokus pada bakteri usus karena lebih mudah terdeteksi.

Dalam studi baru ini, peneliti menggunakan metode metagenomik. Caranya dengan menganalisis semua materi genetik dari kelompok mikroba, kemudian memetakan urutan genetik yang ditemukan pada spesies tertentu.

Dilansir Live Science, peneliti menganalisis lebih dari 28.000 sampel mikrobioma usus yang diambil dari sampel 28 negara.

Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)
Ilustrasi bakteri. (Shutterstock)

Proses ini mengungkapkan genom lengkap dari 140.000 lebih spesies virus di usus manusia. Dari banyaknya virus ini, peneliti hanya berfokus pada jenis yang dapat menginfeksi bakteri, disebut bakteriofag atau fag.

"Kami masih mencari tahu peran mereka dalam kesehatan manusia. Mungkin mengatakan mayoritas virus tidak berbahaya bagi kita dan hanya merupakan komponen integral dari mikrobiota tubuh kita masih aman," kata penulis utama Luis Camarillo-Guerrero, lulusan PhD dari Wellcome Sanger Institute, Inggris.

Fag dapat memainkan peran sentral dalam mikrobioma usus. Misalnya, dengan memberikan sifat menguntungkan pada inang bakteri dan memengaruhi cara bakteri tersebut berkembang.

"Karena bakteri adalah komponen penting dari usus kita, tidak sulit membayangkan fag dapat memainkan peran kunci dalam menjaga keseimbangan yang sehat di usus kita," sambungnya.

baca juga

Namun, fag juga dapat menjadi faktor beberapa penyakit. Seperti difteri, infeksi bakteri serius, dan botulisme, penyakit serius yang menyerang saraf tubuh, disebabkan racun yang dikodekan oleh gen fag.

Peneliti menerbitkan genom virus dalam database baru yang mereka buat dinamai "Gut Phage Database", tujuannya untuk memandu studi lebih lanjut tentang virus ini.

Penemuan dipublikasikan pada 18 Februari tahun ini di jurnal Cell.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Ikuti 5 Pola Makan Berikut

Baik untuk Kesehatan Usus, Yuk Ikuti 5 Pola Makan Berikut

Health | Kamis, 25 Februari 2021 | 17:30 WIB

Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?

Selain Menyehatkan Usus, Bisakah Suplemen Probiotik Menurunkan Berat Badan?

Health | Selasa, 23 Februari 2021 | 15:30 WIB

Dampak Baik Makan Alpukat Setiap Hari, Kesehatan Usus Terjaga!

Dampak Baik Makan Alpukat Setiap Hari, Kesehatan Usus Terjaga!

Health | Selasa, 26 Januari 2021 | 21:51 WIB

Terkini

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Rekomendasi Air Mawar Tanpa Alkohol, Jaga Kelembapan dan Kesegaran Kulit Bebas Iritasi

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan

Entertainment | Senin, 14 September 2026 | 12:23 WIB

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Ujian Hubungan Jangka Panjang: Mengapa "Before Midnight" Adalah Film Paling Jujur Tentang Pernikahan

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 12:20 WIB

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

FORU Mau Rights Issue, Target Raup Rp27,1 Triliun untuk Beli Perusahaan Batu Bara

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 12:17 WIB

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Mengapa Mesin Cuci Front Loading Jauh Lebih Hemat Air Dibandingkan Top Loading?

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 12:15 WIB

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

Dorong Generasi Muda Jadi Pencipta Solusi, Gen Z Impact Fest 2026 Sukses Digelar di UGM

News | Senin, 14 September 2026 | 12:13 WIB

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Ketika Al-Qur'an Satukan Semua Golongan: Cerita Dibalik Megahnya MTQ Nasional di Jateng

Jawa Tengah | Senin, 14 September 2026 | 12:10 WIB

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

Wacana CFD 2 Hari Seminggu, Pramono Anung Mau Dengar Masukan Warga Dulu

News | Senin, 14 September 2026 | 12:07 WIB

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Korban Tenggelam di Sungai Lobang Simalungun Ditemukan Meninggal

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 12:03 WIB

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

Singapura Masih Tersiksa Asap Kebakaran Hutan Kalimantan, Kualitas Udara Masih Buruk

News | Senin, 14 September 2026 | 12:02 WIB

×