India Diprediksi Mampu Lakukan Vaksinasi Covid-19 Besar-besaran

Minggu, 28 Februari 2021 | 22:34 WIB
India Diprediksi Mampu Lakukan Vaksinasi Covid-19 Besar-besaran
Virus Corona di India. [Narinder Nanu/AFP]

Suara.com - India diprediksi akan melakukan vaksinasi Covid-19 secara besar-besaran mulai 1 Maret 2021 besok.

Menurut Mantan Direktur Penyakit menular WHO Asia Tenggara Prof Tjandra Yoga Aditama, ada dua faktor yang membuat India mampu meningkatkan program vaksinasi.

"Pertama, selain di fasilitas pelayanan kesehatan, pemerintah mulai besok akan mengikut sertakan fasilitas pelayanan kesehatan swasta,"

"Sehingga masyarakat akan mudah mendapat tempat di vaksin di dekat rumah dan lingkungannya, tanpa harus antre, mendaftar dan berbagai prosedur birokrasi lainnya. Tinggal langsung datang saja dgn membawa kartu identitas," kata prof Tjandra melalui keterangan tertulis yang diterima suara.com, Minggu (28/2/2021).

Kemudian faktor kedua, vaksinasi di fasilitas pemerintah sepenuhnya gratis. Sedangkan fasilitas swasta seperti di klinik dan rumah sakit dikenakan biaya 250 rupees, atau sekitar Rp 50 ribu.

"Walaupun di RS yang amat mewah sekalipun, tanpa tambahan biaya apa-apa lagi," imbuhnya.

India mulai melakukan vaksinasi Covid-19 pada 16 Januari 2021. Hingga sekarang total vaksinasi telah mencapai 14,3 juta.

India menargetkan vaksinasi terhadap 300 juta orang sampai Agustus 2021, yang terdiri dari 30 juta petugas kesehatan dan petugas pelayanan publik. Juga 270 juta usia tua dan usia produktif dengan komorbid.

"Jadi tinggi sekali cakupannya, dengan menggunakan dua jenis vaksin, Covishield (Serum Institute of India Ltd) dan Covaxin (Bharat Biotech International Ltd)," paparnya.

Baca Juga: Tragis! Pria Ini Terbunuh Ayam Jago Aduan Piaraannya Sendiri

Mulai 1 Maret 2021, India menyasar vaksinasi Covid-19 terhadap petugas kesehatan dan petugas publik yang belum divaksin pada periode Januari-Februari, lansia di atas 60 tahun, dan usia 45 - 59 tahun dengan komorbid. 

India menjadi negara di Asia dengan kasus Covid-19 terbanyak. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) wilayah Asia Tenggara mencatat, India pernah melaporkan kasus positif harian di atas 100 ribu pada September 2020.

Tetapi dalam beberapa pekan selama 2021, laporan kasus positif harian di India menurun drastis hingga hanya sekitar 10 ribu per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI