Selain Pisang, Buah Berikut Juga Bisa Bantu Atasi Kram Otot

Yasinta Rahmawati

Senin, 01 Maret 2021 | 10:04 WIB
Selain Pisang, Buah Berikut Juga Bisa Bantu Atasi Kram Otot
Kram otot kaki. (shutterstock)

Suara.com - Kram otot merupakan kondisi umum di mana setiap orang bisa mengalaminya. Secara medis, nyeri otot bisa disebabkan oleh olahraga berlebihan, dehidrasi, hingga cedera ringan. Kram otot sering dialami oleh atlet dan orang dengan jadwal olahraga yang intens.

Selain menjaga asupan cairan yang cukup dan mengonsumsi makanan bergizi, atlet sering kali menggunakan pengobatan rumahan untuk meredakan kram otot seperti meregangkan dan memijat otot, mengompres es, mandi garam Epsom, atau bahkan minum obat.

Selain pengobatan rumahan tersebut, ada beberapa buah yang bekerja meredakan kram otot. Berikut dilansir dari Indian Express.

1. Semangka

Tak hanya lezat dan menyegarkan, semangka juga salah satu makanan terbaik untuk meredakan kram otot. Semangka kaya akan air dan mineral seperti kalium dan magnesium yang dibutuhkan untuk menjaga keseimbangan cairan-elektrolit tubuh.

Di sisi lain, semangka secara alami kaya akan citrulline, asam amino yang bermanfaat untuk memperlancar aliran darah. Fakta ini didukung oleh penelitian di Spanyol yang dilakukan pada tahun 2013 di mana 500 ml jus semangka menunjukkan pemulihan yang lebih baik dan mengurangi nyeri otot di antara para atlet.

Manfaat menelan biji semangka (Pixabay/PDIPics)
Ilustrasi semangka (Pixabay/PDIPics)

2. Alpukat

Alpukat mengandung lemak baik bersama dengan elektrolit seperti kalium dan magnesium yang membantu mengurangi kram otot dan meningkatkan kontraksi otot.

3. Pisang

Pisang banyak dikonsumsi oleh atlet maupun penyuka olahraga untuk mengatasi kram otot. Ini sering dikonsumsi sebelum latihan karena sifat pemberi energi dan kaya kandungan mineral seperti kalsium, kalium, dan magnesium untuk menjaga keseimbangan elektrolit. Mineral yang ada dalam pisang membantu menjaga keseimbangan elektrolitik, sehingga mencegah kram.

Pisang (Pixabay/_Alicja_)
Pisang (Pixabay/_Alicja_)

4. Pepaya

Pepaya adalah buah kaya kalium dan magnesium, dianggap baik untuk meredakan kram otot. Kandungan serat pepaya juga menjaga kesehatan usus tetap kuat, meredakan masalah pencernaan, memperkuat sistem kekebalan karena kandungan vitamin A yang tinggi, dan meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan.

5. Air kelapa

Air kelapa merupakan sumber kalium yang kaya dan juga mengandung kalsium, natrium, magnesium, dan fosfor. Minuman alami ini enak dan membantu mencegah kram. Karena adanya asam amino seperti alanin, arginin, sistein; air kelapa mengurangi stres dan mendukung pemulihan otot.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Journal of the International Society of Sports Nutrition pada tahun 2012 menemukan bahwa air kelapa efektif dalam menjaga hidrasi dan performa olahraga saat diberikan kepada atlet terlatih.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dagangan Mendadak Diborong Habis, Aksi Penjual Buah Ini Bikin Nangis

Dagangan Mendadak Diborong Habis, Aksi Penjual Buah Ini Bikin Nangis

Kalbar | Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:24 WIB

4 Buah yang Bisa Digunakan untuk Perawatan Kulit Alami

4 Buah yang Bisa Digunakan untuk Perawatan Kulit Alami

Lifestyle | Sabtu, 27 Februari 2021 | 09:21 WIB

5 Menu Buka Puasa dan Manfaatnya untuk Tubuh

5 Menu Buka Puasa dan Manfaatnya untuk Tubuh

Lifestyle | Jum'at, 26 Februari 2021 | 13:55 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB