Studi: Virus Corona Serang Otot Sel Jantung, Bisa Picu Komplikasi Kronis

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Rabu, 03 Maret 2021 | 12:19 WIB
Studi: Virus Corona Serang Otot Sel Jantung, Bisa Picu Komplikasi Kronis
Ilustrasi Covid-19. (Elements Envato)

Suara.com - Sejak awal pandemi, Covid-19 telah dikaitkan dengan masalah jantung seperti berkurangnya kemampuan untuk memompa darah dan keteraturan irama jantung.

Kini, sebuah studi baru dari Washington University School of Medicine di St. Louis memberikan bukti bahwa kerusakan jantung pasien Covid-19 disebabkan oleh virus yang menyerang dan menggandakan diri di dalam sel otot jantung. Hal ini yang menyebabkan kematian sel dan mengganggu kontraksi otot jantung.

Melansir dari Medical Xpress, studi ini diterbitkan 26 Februari 2021 di Journal of the American College of Cardiology: Basic to Translational Science.

"Pada awal pandemi, kami memiliki bukti bahwa virus corona ini dapat menyebabkan gagal jantung atau cedera jantung pada orang yang umumnya sehat, yang mengkhawatirkan komunitas kardiologi," kata penulis senior Kory J. Lavine, MD, Ph.D., seorang profesor kedokteran.

"Penelitian kami unik karena secara definitif menunjukkan bahwa pada pasien dengan Covid-19 yang mengembangkan gagal jantung, virus menginfeksi jantung, khususnya sel otot jantung," imbuhnya.

Peneliti menunjukkan bahwa kematian sel dan hilangnya serat otot jantung dapat terjadi bahkan tanpa adanya peradangan.

"Peradangan bisa menjadi serangan kedua di atas kerusakan yang disebabkan oleh virus, tetapi peradangan itu sendiri bukanlah penyebab awal dari cedera jantung," kata Lavine.

Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Infeksi virus lain telah lama dikaitkan dengan kerusakan jantung, tetapi Lavine mengatakan SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan Covid-19 memiliki efek unik pada jantung, terutama pada sel kekebalan yang merespons infeksi.

"Covid-19 menyebabkan respons kekebalan yang berbeda di jantung dibandingkan dengan virus lain, dan kami belum tahu apa artinya itu," kata Lavine.

"Secara umum, sel kekebalan yang terlihat merespons virus lain cenderung dikaitkan dengan penyakit yang relatif singkat yang sembuh dengan perawatan suportif. Tetapi sel kekebalan yang kita lihat pada pasien jantung Covid-19 cenderung dikaitkan dengan kondisi kronis," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Varian Baru Corona Ditemukan di Karawang, Ridwan Kamil: Jangan Panik

Varian Baru Corona Ditemukan di Karawang, Ridwan Kamil: Jangan Panik

Jabar | Rabu, 03 Maret 2021 | 12:01 WIB

Adaptasi Pandemi, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi

Adaptasi Pandemi, Kemendikbud Luncurkan Program Guru Belajar dan Berbagi

News | Rabu, 03 Maret 2021 | 11:57 WIB

Punya Penyakit Menahun, Bolehkah Dapat Vaksin Covid-19?

Punya Penyakit Menahun, Bolehkah Dapat Vaksin Covid-19?

Health | Rabu, 03 Maret 2021 | 11:50 WIB

Terkini

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Gudang Berdebu hingga Area Perkebunan, Ini Lingkungan yang Bisa Jadi Sarang Penularan Hantavirus

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 13:52 WIB

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Waspada Hantavirus, Ketahui Cara Membersihkan Kotoran Tikus yang Benar

Health | Kamis, 14 Mei 2026 | 12:59 WIB

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB