Usap Anal Diprotes Jepang, China Mengaku Sudah Lakukan Penyesuaian Ilmiah

Rauhanda Riyantama, Rosiana Chozanah

Rabu, 03 Maret 2021 | 20:12 WIB
Usap Anal Diprotes Jepang, China Mengaku Sudah Lakukan Penyesuaian Ilmiah
Ilustrasi Tes Covid-19 Lewat dubur(Pexels)

Suara.com - Jepang telah meminta China untuk menghentikan pengujian Covid-19 dengan cara swab anal kepada warganya jika ada yang memasuki Negeri Tirai Bambu tersebut.

"Beberapa orang Jepang melaporkan ke kedutaan kami di China bahwa mereka menerima tes usap dubur, yang menyebabkan rasa sakit psikologis yang hebat," kata Kepala Sekretaris Kabinet Katsunobu Kato, Senin (2/3/2021).

Menanggapi hal ini, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Wang Wenbin mengatakan China telah melakukan penyesuaian ilmiah terhadap tindakan pencegahan Covid-19.

Beberapa kota di China, seperti Beijing, Shanghai, dan Qingdao di Provinsi Shandong, memang mengharuskan kedatangan internasional tertentu untuk melakukan tes usap dubur sebelym menyelesaikan periode karantina.

Para ahli kesehatan China percaya bahwa metode tersebut lebih akurat daripada usap hidung dan tenggorokan, lapor The Global Times.

Ilustrasi buang air besar (BAB). (Shutterstock)
Ilustrasi tes dubur. (Shutterstock)

Bahkan, beberapa ahli di China menyarankan agar orang yang menjalani karantina dapat mengirimkan sampel tinja, untuk mengurangi ketidaknyamanan selama proses pengambilan sampel.

Namun, dalam keadaan khusus, seperti pelancong yang mengalami gejala diare harus tetap melakukan tes usap anal.

Pengujian ini menggunakan kapas dengan panjang tiga hingga lima sentimeter yang dimasukkan ke dalam rektum selama 10 detik untuk mengambil sampel.

Metode pengujian pertama kali menjadi perhatian publik pada Januari.

baca juga

Pakar kesehatan China menyarankan, meskipun terasa canggung bagi pasien, tes usap dubur lebih dapat diandalkan daripada tes hidung karena jejak virus lebih lama di kotoran daripada di saluran pernapasan.

Ahli dari Pusat Klinik Kesehatan Masyarakat, Lu Hongzhou, mengatakan dia adalah pendukung kuat pengujian usap dubur untuk pelancong internasional ke China. Menurutnya, pengujian usap hidung atau tenggorokan dapat membawa hasil negatif palsu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Banyak Keluhan dari Warganya, Jepang Minta China Stop Tes Swab Anal

Banyak Keluhan dari Warganya, Jepang Minta China Stop Tes Swab Anal

News | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:00 WIB

Dituding Tes Swab Anal Covid-19 Diplomat AS, Pemerintah China Membantah

Dituding Tes Swab Anal Covid-19 Diplomat AS, Pemerintah China Membantah

News | Kamis, 25 Februari 2021 | 21:54 WIB

Viral Video Orang Jalan Seperti Penguin Usai Anal Swab Covid-19, Benarkah?

Viral Video Orang Jalan Seperti Penguin Usai Anal Swab Covid-19, Benarkah?

Health | Kamis, 04 Februari 2021 | 11:01 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×