BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ketahui Efek Sampingnya!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 09 Maret 2021 | 13:03 WIB
BPOM Izinkan Penggunaan Vaksin AstraZeneca, Ketahui Efek Sampingnya!
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengizinkan penggunaan darurat vaksin AstraZeneca untuk virus corona Covid-19. Kini, sebanyak 1,1 juta dosis vaksin AstraZeneca telah tiba di Indonesia melalui skema COVAX.

Sebelumnya, vaksin AstraZeneca diklaim 100 persen ampuh cegah kematian akibat virus corona Covid-19. Indonesia menjadi salah satu negaa pertama di Asia yang menerima vaksin AstraZeneca ini melalui inisiatif global yang dikelola oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).

"Maka Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menerbitkan izin penggunaan darurat EUA pada tanggal 22 Februari 2021 yang lalu, vaksin ini dikemas dalam dus berisi 10 vial masing-masing 5 ml," jelas Kepala BPOM Penny Lukito dalam konferensi pers BPOM, Selasa (9/3/2021).

Vaksin AstraZeneca yang dikembangkan oleh Universitas Oxford dan perusahaan spin out-nya Vaccitech dikenal sebagai AZD1222.

Vaksin Covid-19 ini menggunakan vektur virus simpanse yang tidak bereplikasi berdasarkan versi yang dilemahkan dari virus flu biasa. Sehingga menyebabkan infeksi pada simpanse dan mengandung materi genetik dari protein spike virus SARS-CoV-2.

Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi saat menerima 1,1 juta vaksin Astrazeneca di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. (Tangkap layar)
Menteri Luar Negeri Retno P Marsudi saat menerima 1,1 juta vaksin Astrazeneca di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng. (Tangkap layar)

Vaksin AstraZeneca ini pun telah terbukti mampu bekerja dan efektif dalam mencegah Covid-19 bergejala. Sama halnya dengan vaksin Covid-19 jenis lain, vaksin AstraZeneca ini juga bisa menimbulkan efek samping.

Secara umum dilansir dari Canada.ca, efek samping yang ditemukan selama uji klinis serupa dengan vaksin Covid-19 jenis lainnya. Efek samping setelah suntik vaksin AstraZeneca ini berkisar dari ringan hingga sedang, termasuk nyeri di tempat suntikan, tubuh menggigil, merasa lelah, dan demam.

Semua kondisi itu merupakan efek samping yang umum dari vaksin dan biasanya tidak menimbulkan risiko kesehatan.

Meski begitu, tetap ada kemungkinan efek samping sering setelah suntik vaksin AstraZeneca walaupun jarang terjadi. Efek samping yang serius mungkin seperti reaksi alergi.

baca juga

Sehingga konsultasikan kondisi Anda dengan ahli kesehatan tentang alergi serius atau kondisi kesehatan lain yang mungkin sudah Anda miliki.

Health Canada telah melakukan tinjauan ilmiah ketat terhadap bukti medis yang tersedia untuk menilai keamanan vaksin AstraZeneca COVID-19. Tidak ada masalah keamanan utama yang teridentifikasi dalam data yang ditinjau.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selain Vaksin Sinovac, Indonesia Kedatangan 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca

Selain Vaksin Sinovac, Indonesia Kedatangan 1,1 Juta Vaksin AstraZeneca

Sumsel | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:37 WIB

TOK! BPOM Izinkan Vaksin COVID-19 AstraZeneca karena Darurat

TOK! BPOM Izinkan Vaksin COVID-19 AstraZeneca karena Darurat

Bali | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:31 WIB

Vaksin AstraZeneca Diklaim Ampuh 100 Persen Cegah Kematian Akibat COVID-19

Vaksin AstraZeneca Diklaim Ampuh 100 Persen Cegah Kematian Akibat COVID-19

Bali | Selasa, 09 Maret 2021 | 11:24 WIB

Terkini

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

Sedih Hutan Terus Terbakar, Prabowo Kantongi 95 Nama Perusahaan Nakal

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:53 WIB

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Sembunyi di Bekas Gudang, Pria di Bandar Lampung Ditangkap Usai Cabuli Anak di Bawah Todongan Pisau

Lampung | Sabtu, 19 September 2026 | 10:49 WIB

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Review Film Taboo: The Silent Day, Malapetaka di Balik Pengabaian Adat Bali

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:45 WIB

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

×