Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 19 September 2026 | 10:42 WIB
Bromo Tutup Akibat Karhutla, Kemenpar Klaim Minat Kunjungan Wisatawan Tidak Menurun
Kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur . [Traveloka]
baca 10 detik
  • Staf Ahli Kemenpar Fadjar Hutomo menyatakan penutupan kawasan Bromo akibat karhutla tidak menurunkan minat wisatawan berkunjung.
  • Pernyataan tersebut disampaikan Fadjar Hutomo dalam forum Ngoprek di Kota Batu pada Selasa, 15 September 2026.
  • Kemenpar menilai wisatawan menganggap Bromo tetap aman karena penanganan risiko bencana dilakukan dengan baik untuk menjaga keselamatan.

Suara.com - Penutupan kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) disebut tidak menurunkan minat wisatawan untuk berkunjung.
Kementerian Pariwisata (Kemenpar) menilai wisatawan masih menganggap Bromo sebagai destinasi aman untuk dikunjungi.

Staf Ahli Bidang Manajemen, khususnya Manajemen Krisis Kepariwisataan, Kemenpar, Fadjar Hutomo mengatakan, keamanan menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberlanjutan sebuah destinasi wisata.

Menurutnya, penanganan terhadap risiko bencana justru penting untuk mempertahankan persepsi positif wisatawan terhadap sebuah destinasi.

"Awareness wisatawan terhadap kelestarian Bromo tinggi. Meski mengalami kebakaran hutan dan lahan (karhutla), wisatawan mempersepsikan Bromo aman untuk dikunjungi," ujar Fadjar dalam forum Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ngoprek) yang digelar Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Wisata Party, Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026).

Fadjar menjelaskan, penutupan kawasan wisata saat terjadi karhutla merupakan bagian dari upaya menjaga keamanan sekaligus mencegah risiko kebakaran semakin meluas.

Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ngoprek) yang digelar Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Wisata Party, Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Ngobrolin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ngoprek) yang digelar Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) di Wisata Party, Jatim Park 3, Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (15/9/2026). (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Ia mengatakan, penilaian wisatawan terhadap keamanan destinasi dapat memengaruhi keputusan mereka untuk berkunjung kembali.

Sebaliknya, destinasi yang dinilai tidak aman akibat bencana yang tidak tertangani, kecelakaan, maupun kriminalitas dapat menjadi hambatan bagi keberlanjutan pariwisata.

"Pariwisata itu adalah tentang persepsi. Ketika sebuah destinasi wisata alam dipersepsikan aman untuk dikunjungi, minat wisatawan untuk datang kembali akan tinggi," jelasnya.

"Sebaliknya, ketika sebuah destinasi dipersepsikan tidak aman karena bencana alam tidak tertangani dengan baik, sering terjadi kecelakaan, atau kriminalitas, ini menjadi barrier bagi pariwisata berkelanjutan," imbuhnya melanjutkan.

baca juga

Fadjar menambahkan, aspek keselamatan kini menjadi salah satu perhatian dalam pengembangan pariwisata. Ia menyebut Menteri Pariwisata menetapkan keselamatan pariwisata sebagai salah satu program prioritas.

"Intinya, tourism is not only about beauty, but also safety," kata Fadjar.

Menurutnya, keamanan, kenyamanan, dan pelestarian alam menjadi tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pengembangan wisata alam, termasuk kawasan Taman Nasional Gunung Bromo.

Kemenpar juga menyoroti sejumlah faktor yang dapat memicu kebakaran di kawasan wisata alam. Salah satunya adalah kelalaian manusia, baik dari masyarakat maupun wisatawan.

Fadjar mencontohkan penggunaan flare untuk keperluan foto prewedding, membuang puntung rokok sembarangan di area savana, hingga tidak mematikan sisa api unggun dengan sempurna.

Selain faktor manusia, kondisi alam pada musim kemarau juga dapat meningkatkan risiko kebakaran. Suhu panas ekstrem yang disertai angin kencang membuat percikan api lebih mudah merambat, terutama ketika vegetasi di kawasan savana dalam kondisi kering.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Terdampak Karhutla, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

Foto | Senin, 14 September 2026 | 09:00 WIB

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

Karhutla Meluas ke Bukit Teletubies, Akses Wisata Bromo Ditutup

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:45 WIB

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Kebakaran lagi, Taman Nasional Bromo Tengger Semeru Kembali ditutup

Foto | Senin, 31 Agustus 2026 | 16:41 WIB

Terkini

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Harga Emas Antam Naik Lagi, Tembus Rp2,6 Juta per Gram

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:41 WIB

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

Danny Setiawan Meninggal Dunia, Eks Gubernur Jabar yang Dikenal Dedi Mulyadi sebagai 'Ahli Kebaikan'

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:40 WIB

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Berita Buruk Bukan Sekadar Kabar: Di Balik Layar Ada Orang yang Menderita

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:30 WIB

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

4 Rekomendasi Cushion Anti Gesekan Helm Motor untuk Komuter, Sudah Ada SPF-nya

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:27 WIB

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

KPK Geledah Rumah Dirjen ATR/BPN Lampri, Bukti Aliran Uang Korupsi Ditemukan!

News | Sabtu, 19 September 2026 | 10:19 WIB

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Belajar dari Pemecatan Purbaya, Jadi Abdi Pemerintah Dilarang Keras Punya Hati yang Melankolis

Your Say | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Pertumbuhan Mobil Listrik Dinilai Belum Ancam Industri Komponen Otomotif

Otomotif | Sabtu, 19 September 2026 | 10:15 WIB

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bursa Makin Sepi, Asing Angkat Kaki dari Saham RI Usai Purbaya Dicopot Pekan Ini

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 10:14 WIB

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Presiden Prabowo Hina Pakar Goblok, Artis Ini Sindir Telak: Padahal Beliau 2+8 Aja 11

Entertainment | Sabtu, 19 September 2026 | 10:09 WIB

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

5 Sabun Cuci Muka Tanpa Busa Non Foaming untuk Kulit Iritasi

Lifestyle | Sabtu, 19 September 2026 | 10:08 WIB

×