Catat! Ini Perubahan Tubuh Perempuan Usai Melahirkan

Bimo Aria Fundrika | Lilis Varwati | Suara.com

Selasa, 09 Maret 2021 | 14:50 WIB
Catat! Ini Perubahan Tubuh Perempuan Usai Melahirkan
Ilustrasi perubahan tubuh perempuan usai melahirkan. (Photography by Grace)

Suara.com - Kehamilan akan mengubah secara fisik dan hormonal pada perempuan. Demikian juga pasca melahirkan. Begitu bayi lahir, secara berangsur-angsur tubuh ibu akan kembali seperti saat belum hamil

Perubahan awal yang mudah terlihat yakni terjadinya darah nifas yang keluar sejak ibu melahirkan hingga selama 40 hari. Spesialis kebidanan dan kandungan dr. Ivan M. Sondakh, Sp.OG., menjelaskan bahwa darah nifas awalnya akan berwarna merah pekat, tetapi kemudian akan berubah.

"Berangsur-angsur kemerahannya akan pudar akan jadi warna pink. Kemudian hanya berupa lendir," jelas Ivan dalam webinar daring, Selasa (9/3/2021).

Perubahan juga akan terjadi pada organ vagina, terutama bagi ibu yang melahirkan normal. Vagina sebagai jalan lahir bayi tentu akan sedikit melebar ketika melahirkan. Setelah beberapa hari, otot vagina akan kontraksi sehingga ukurannya tentu tidak selebar ketika melahirkan.

Stretch mark. (Shutterstock)
Ilustrasi perubahan tubuh perempuan usai melahirkan. (Shutterstock)

"Mungkin sekitar satu atau dua minggu akan mendekati seperti ukuran sediakala. Kemudian juga dinding perut seorang wanita memang saat hamil akan sedikit membesar, ini juga akan berangsur lebih seperti sedia kala," jelas dokter Ivan.

Selain itu, menurut dokter Ivan, strech mark pada kulit perut menjadi perubahan yang paling ditakuti kebanyakan perempuan pasca melahirkan. Strech mark sulit dihindari terutama jika ada keturunan genetik yang juga mengalaminya. 

Dokter Ivan mengatakan, perawatan kulit pasca melahirkan kemungkinan sekadar memudarkan flek strech mark. Perubahan kulit lainnya, bisa memperhelas flek hitam diwajah akibat perubahan hormon juga kerontokan rambut. 

Terpenting juga, lanjut Ivan, mengenai produksi air susu ibu (ASI). Beberapa ibu akan mengalami kondisi produksi ASI berbeda. 

"Kalau ASI terlalu sedikit ibunya bisa stres, kalau terlalu banyak dan tidak bisa mengaturnya, payudara tidak dikosongkan bisa membuat bengkak dan ibunya jadi demam," ucap Ivan.

Karena itu, ia mengingatkan agar ibu harus bisa mengelola ASI dengan tetap juga menjaga kondisi payudara agar tidak lecet atau terlalu penuh ASI.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ibu Hamil dengan Riwayat Gangguan Cemas Wajib Konsultasi ke Psikiater

Ibu Hamil dengan Riwayat Gangguan Cemas Wajib Konsultasi ke Psikiater

Health | Selasa, 09 Maret 2021 | 13:53 WIB

Ini Bahayanya Jika Ibu Hamil Sering Minum Kopi

Ini Bahayanya Jika Ibu Hamil Sering Minum Kopi

Your Say | Selasa, 09 Maret 2021 | 12:13 WIB

10 Ciri-Ciri Ibu Hamil Mengalami Stres yang Perlu Diwaspadai

10 Ciri-Ciri Ibu Hamil Mengalami Stres yang Perlu Diwaspadai

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 05:38 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB