Terpopuler: Melahirkan Secara Caesar, Masker Dua Lapis Tidak Bermanfaat?

Vania Rossa | Suara.com

Senin, 08 Maret 2021 | 09:43 WIB
Terpopuler: Melahirkan Secara Caesar, Masker Dua Lapis Tidak Bermanfaat?
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Suara.com - Banyak perdebatan soal melahirkan secara caesar atau normal. Banyak yang memiliki pendapat bahwa melahirkan secara caesar lebih mudah karena tidak terasa sakit, padahal faktanya berkata lain. Ini dia fakta, manfaat, dan efek samping melahirkan secara Caesar yang perlu Anda ketahui!

Yang juga perlu Anda ketahui adalah soal kontroversi penggunaan masker dua lapis yang belakangan anjurannya ramai beredar di media sosial. Benarkah pakai masker dua lapis bermanfaat untuk mengurangi risiko penularan Covid-19?

Cek berita selengkapnya di bawah ini!

1. Fakta, Manfaat, dan Efek Samping Melahirkan Secara Caesar

Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)
Ilustrasi: Operasi Caesar. (Shutterstock)

Melahirkan secara caesar atau normal, seorang ibu tetaplah seorang ibu. Sayangnya, banyak sekali perdebatan mengenai hal ini. Banyak yang memiliki pendapat bahwa melahirkan secara caesar lebih mudah karena tidak terasa sakit, padahal faktanya berkata lain.

Operasi Caesar dilakukan pada ibu hamil yang secara medis memiliki risiko tinggi jika melahirkan pervaginam atau normal. Berikut adalah fakta, manfaat, dan efek samping melahirkan secara Caesar yang perlu Anda ketahui.

Baca selengkapnya

2. Penelitian Jepang: Masker Dua Lapis Tak Menambah Efek Perlindungan Covid-19

Ilustrasi masker dengan ventilasi atau katup. (Pexels/Edmond Dantes)
Ilustrasi masker dengan ventilasi atau katup. (Pexels/Edmond Dantes)

Penggunaan masker menjadi cara paling efektif melindungi diri dari infeksi Covid-19 ketika pergi ke luar rumah.

Belakangan, anjuran untuk menggunakan dua lapis masker ramai beredar di media sosial, untuk mengurangi risiko penularan. Namun, apakah benar begitu?

Baca selengkapnya

3. Rambut Rontok Jadi Dampak Jangka Panjang COVID-19? Begini Kata Penelitian

Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)
Ilustrasi rambut rontok. (Sumber: Shutterstock)

Bahaya infeksi Covid-19 bukan hanya risiko dirawat di rumah sakit hingga kematian. Penelitian terbaru menunjukkan pasien COVID-19 terus mengalami komplikasi dan dampak jangka panjang setelah sembuh.

Menurut sebuah penelitian baru-baru ini, beberapa penyintas COVID-19 telah melaporkan kerontokan rambut sebagai salah satu efek jangka panjang dari SARs-COV-2.

Baca selengkapnya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Penelitian Jepang: Masker Dua Lapis Tak Menambah Efek Perlindungan Covid-19

Penelitian Jepang: Masker Dua Lapis Tak Menambah Efek Perlindungan Covid-19

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 14:45 WIB

Fakta, Manfaat, dan Efek Samping Melahirkan Secara Caesar

Fakta, Manfaat, dan Efek Samping Melahirkan Secara Caesar

Health | Minggu, 07 Maret 2021 | 08:35 WIB

Keren, Dokter Ini Jalani Operasi Caesar Buatan untuk Mengedukasi Putranya!

Keren, Dokter Ini Jalani Operasi Caesar Buatan untuk Mengedukasi Putranya!

Health | Senin, 07 Desember 2020 | 18:32 WIB

Terkini

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Tuba Falopi Istri Diangkat, Program IVF Wujudkan Mimpi Aktor Rifky Alhabsyi Punya Anak

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 12:03 WIB

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Waspada Penyakit Virus Ebola: Kenali Gejala Awal dan Langkah Pencegahannya

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 09:56 WIB

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Studi Baru Temukan Mikroplastik di Udara Kota, Dua Pertiganya Berasal dari Sumber Tak Terduga

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 14:59 WIB

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Ibu Hamil Rentan Cemas, Meditasi Disebut Bisa Bantu Jaga Kesehatan Mental

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 12:13 WIB

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Apa Itu Patah Tulang Selangka? Cedera Ngeri Alex Marquez di MotoGP Catalunya 2026

Health | Senin, 18 Mei 2026 | 11:05 WIB