Jaga Kesehatan Mental, Berikut Panduan Makanan Sehat Sesuai Usia

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 10 Maret 2021 | 18:17 WIB
Jaga Kesehatan Mental, Berikut Panduan Makanan Sehat Sesuai Usia
Ilustrasi perempuan dengan diet atau pola makan sehat. (Shutterstock)

Suara.com - Kesehatan mental bisa dipengaruhi oleh konsumsi diet seimbang. Hal ini dinyatakan dalam studi yang disusun oleh para peneliti di Binghamton University, State University of New York.

Melansir dari Healthshots, studi tersebut mengklaim bahwa pola makan yang disesuaikan dan perubahan gaya hidup dapat menjadi kunci dalam mengoptimalkan kesehatan mental. Namun pola makan sehat seharusnya disesuaikan dengan jenis kelamin dan usia. 

"Ada semakin banyak bukti bahwa pola makan memainkan peran utama dalam meningkatkan kesehatan mental” kata Begdache, asisten profesor studi kesehatan dan kebugaran di Binghamton University.

Penelitian ini telah diterbitkan dalam jurnal Nutrients. .

"Kita perlu mempertimbangkan spektrum perubahan pola makan dan gaya hidup berdasarkan kelompok usia dan jenis kelamin yang berbeda," ujar Begdache.

Begdache yang juga seorang ahli diet terdaftar, percaya bahwa terapi kesehatan mental perlu mempertimbangkan perbedaan tingkat kematangan otak antara orang dewasa muda (18-29 tahun) dan dewasa (30 tahun atau lebih). Pola makan juga perlu mempertimbangkan morfologi otak antara pria dan wanita.

Berikut rincian pola makan untuk kesehatan mental, antara lain:

1. Perempuan Dewasa Muda

Pendekatan pola makan dan gaya hidup yang signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan mental di antara wanita muda adalah dengan mengonsumsi sarapan setiap hari, frekuensi olahraga sedang hingga tinggi, asupan kafein rendah, dan pantang makanan cepat saji.

baca juga

2. Perempuan Dewasa

Pendekatan pola makan dan gaya hidup untuk meningkatkan kesejahteraan mental di antara perempuan dewasa adalah olahraga harian dan konsumsi sarapan, serta asupan buah-buahan yang tinggi dengan konsumsi kafein yang terbatas.

Ilustrasi Makan Sehat. (Shutterstock)
Ilustrasi Makan Sehat. (Shutterstock)

3. Pria Dewasa Muda

Untuk meningkatkan kesejahteraan mental pria muda, pendekatan pola makan dan gaya hidup yang disarankan adalah sering berolahraga, konsumsi susu dalam jumlah sedang, asupan daging yang tinggi. Mereka juga disarankan untuk konsumsi kafein dalam jumlah rendah dan pantang konsumsi makanan cepat saji.

4. Pria Dewasa

Pendekatan pola makan untuk meningkatkan kesejahteraan mental di antara pria dewasa adalah konsumsi asupan kacang-kacangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Atur Pola Makan Bisa Jadi Solusi Halau Stres di Masa Pandemi Covid-19

Atur Pola Makan Bisa Jadi Solusi Halau Stres di Masa Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 15:48 WIB

6 Langkah Terapkan Gaya Hidup Frugal, Agar Pengeluaran Tak Sia-sia!

6 Langkah Terapkan Gaya Hidup Frugal, Agar Pengeluaran Tak Sia-sia!

Lifestyle | Rabu, 10 Maret 2021 | 11:30 WIB

Bermain di Alam Turunkan Risiko Masalah Mental Remaja selama Pandemi

Bermain di Alam Turunkan Risiko Masalah Mental Remaja selama Pandemi

Health | Rabu, 10 Maret 2021 | 08:00 WIB

Terkini

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

×