Ilmuwan Harvard Temukan Orang Kedua yang Bisa Sembuh dari HIV secara Alami

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 13:17 WIB
Ilmuwan Harvard Temukan Orang Kedua yang Bisa Sembuh dari HIV secara Alami
Ilustrasi HIV/AIDS. (Shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan menemukan orang kedua yang telah menyembuhkan dirinya dari HIV secara alami. Wanita bernama Esperanza ini sudah tidak memiliki virus utuh di tubuhnya.

Meski telah terinfeksi virus dan dites positif untuk itu, wanita asal Argentina berusia 30-an tahun itu tidak memiliki tingkat HIV yang terdeteksi di tubuhnya.

"Menemukan satu pasien dengan kemampuan alami dalam penyembuhan fungsional (tidak ada virus yang dapat berkembang biak) adalah hal baik, tetapi menemukan dua orang berarti lebih dari itu," kata Natalia Laufer, dokter medis pasien dan peneliti HIV di Buenos Aires, Argentina.

Menurutnya, kemungkinan ada beberapa orang lagi yang memiliki kemampuan yang sama.

"Tes antibodi menunjukkan ia positif HIV, tetapi tidak ada tingkat virus yang terdeteksi dan terus bereplikasi seiring waktu. Ini sangat tidak biasa," sambungnya.

Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]
Ilustrasi HIV/AIDS [Yayasan AIDS Indonesia]

Berdasarkan Mirror, Esperanza didiagnosis pada 2013 silam. Meski sudah menikah, pasangan serta bayinya saat ini negatif HIV.

Ilmuwan menyebutnya sebagai 'elite controllers', artinya HIV menetap di bagian genomnya yang dikenal sebagai 'gurun gen' tetapi tidak melakukan apa pun.

Satu pasien HIV lain yang diketahui tidak memiliki virus utuh adalah Koreen Willenberg (67) dari San Francisco. Wanita ini diidentifikasi Agustus lalu.

"Tingkat fungsi virus pada pasien ini setidaknya seribu kali lebih rendah daripada pasien yang menggunakan terapi obat HIV," ujar Xu Yu, peneliti HIV di Ragon Institute, Harvard Medical School.

Penemuan ini diumumkan oleh para ilmuwan Harvard pada pertemuan internasional besar para ahli HIV.

Peneliti mengatakan temuan ini telah menjelaskan bagaimana elite controllers mengalahkan virus, yang suatu hari nanti mereka harap dapat diciptakan kembali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bercinta Dengan Banyak Wanita, Pria 50 Tahun Ini Ternyata Positif HIV

Bercinta Dengan Banyak Wanita, Pria 50 Tahun Ini Ternyata Positif HIV

Bogor | Sabtu, 27 Februari 2021 | 08:30 WIB

Tawarkan Bercinta Gratis di Rumah, Pria Ini Ternyata Positif HIV

Tawarkan Bercinta Gratis di Rumah, Pria Ini Ternyata Positif HIV

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 15:14 WIB

Sulit Cari Kondom di Malam Hari Jadi Penyebab Tingginya Kasus HIV?

Sulit Cari Kondom di Malam Hari Jadi Penyebab Tingginya Kasus HIV?

Jabar | Kamis, 25 Februari 2021 | 16:00 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB