Sekolah Dibuka Lagi, Ini Saran Agar Anak Terhindar Covid-19

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 12 Maret 2021 | 17:26 WIB
Sekolah Dibuka Lagi, Ini Saran Agar Anak Terhindar Covid-19
sekolah dibuka (Antara)

Suara.com - Sejumlah tenaga pendidik beberapa waktu lalu dikabarkan telah menerima vaksin Covid-19. Dengan dilakukannya vaksin tersebut Presiden Joko Widodo berharap kegiatan sekolah tatap muka kembali dilaksanakan pada Juli 2021.

Namun, kabar itu membuat banyak orangtua khawatir dan bimbang. pasalnya hingga kini angka Covid-19 di Indonesia masih belum melandai.

Untuk itu, dalam keterangan yang diterima Suara.com, Jumat, (12/3/2021), Tenaga Ahli Menteri Kesehatan bidang Penanganan Pandemi, dr. Andani Eka Putra memberikan saran kepada orangtua.

Salah satunya dengan menyiapkan edukasi protokol kesehatan bagi anak-anak ketika sekolah kembali dibuka. Sering kali anak-anak dan remaja enggan memahami risiko yang dihadapi ketika tertular Covid-19.

Ilustrasi sekolah dibuka di tengah pandemi. (Pixabay)
Ilustrasi sekolah dibuka di tengah pandemi. (Pixabay)

Ia menjelaskan, orangtua dan guru harus mengingatkan anak-anak memenuhi protokol kesehatan, karena efektivitas vaksin masih belum diketahui jelas hasilnya. Jadi protokol kesehatan menjadi hal yang tak kalah penting untuk menghindari penularan virus.

“Kalau sekolah tatap muka dibuka yang berisiko itu kan guru-guru yang sudah lanjut usia, orangtua, kakek dan nenek di rumah yang usianya sudah menua dan rentan. Jadi berikan mereka edukasi, kasih tahu juga ini demi keselamatan ibu dan bapaknya,” kata dia.

Pengawasan ketat pun harus dilakukan baik itu di dalam kelas, lingkungan sekolah, dan daerah sekitar sekolah. Bisa saja, anak-anak hanya mengikuti protokol kesehatan di sekolah dan melanggarnya begitu sudah di luar sekolah.

Dalam hal ini, dr. Andani menegaskan untuk mendorong ketatnya protokol kesehatan tidak hanya peran Dinas Kesehatan saja, tetapi juga guru-guru, orangtua, Kepala Desa, semua harus turun tangan.

“Harus ada tim yang ada di situ, melihat bagaimana implementasi protokol kesehatan baik di kelas, luar sekolah, lingkungan sekolah. Kalau misalnya tidak patuh sekolah itu diizinkan online. Sekolah tidak patuh, guru dan sekolah yang salah, kalau di luar anak-anak tidak patuh berarti edukasi orangtua dan guru tidak berhasil,” tegas dr. Andani.

Selain itu, ia mengatakan, dalam melakukan sekolah tatap muka harus melalui keputusan bersama dan melihat indikator epidimiologi daerah terhadap kasus Covid-19. Bila angka positif kasus Covid-19 masih di bawah 5 persen, kondisi Rumah Sakit tidak dipenuhi kasus positif, angka testing-nya baik, ada kemungkinan bisa melakukan sekolah tatap muka.

Itupun harus mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan, koordinasi dengan Dinas Daerah, dan pihak penanggung jawab lain termasuk orangtua murid. Walaupun seluruh tenaga pendidikan di sekolah sudah vaksinasi, kita tetap harus berhati-hati demi keselamatan bersama.

“Kita belum tahu efektivitas vaksin di lapangan bagaimana, kalau dalam penelitan 60 persen. Kalau sudah enam bulan ternyata yang terinveksi hanya 5 persen itu bagus. Jadi kita belum tahu, vaksinasi itu adalah ikhtiar, jangan berharap sudah vaksin bisa mengabaikan semua (protokol kesehan), itu tidak bisa,” ungkapnya.

Bila sekolah tatap muka di daerah sudah mulai dibuka, dr. Andani berpesan jangan menganggap vaksin sudah menyelesaikan masalah pandemi Covid-19, protokol kesehatan tetap dipertahankan, dan jangan lupa untuk melakukan tracing dan test seminggu sekali.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Deretan Negara Setop Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Indonesia Gimana?

Deretan Negara Setop Pakai Vaksin Covid-19 AstraZeneca, Indonesia Gimana?

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 12:26 WIB

Survei: Banyak Anak Muda Ogah Disuntik Vaksin Covid-19, Kenapa?

Survei: Banyak Anak Muda Ogah Disuntik Vaksin Covid-19, Kenapa?

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 12:30 WIB

Pedoman Baru CDC: Buka Pintu atau Jendela Lebar-Lebar saat Sekolah Dibuka

Pedoman Baru CDC: Buka Pintu atau Jendela Lebar-Lebar saat Sekolah Dibuka

Health | Selasa, 02 Maret 2021 | 10:47 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB