Apa Itu N439K, Mengenal Mutasi Baru Virus Covid-19

Farah Nabilla

Senin, 15 Maret 2021 | 12:07 WIB
Apa Itu N439K, Mengenal Mutasi Baru Virus Covid-19
Apa Itu N439K, Mengenal Mutasi Baru Virus Covid-19. [Getty Images/BBC]

Suara.com - Mutasi virus Covid-19 baru, N439K sudah ditemukan lebih dari 30 negara. Masyarakat diimbau waspada terhadap hadirnya varian baru virus covid-19, N439K. Bahkan varian baru ini disebut lebih ‘pintar’ dibanding varian Covid-19 lainnya termasuk SARS-Cov-2.

Himbauan ini berdasarkan pernyataan resmi Ikatan Dokter Indonesia (IDI). “Pemerintah belum lama ini mengumumkan varian B. 1, 1.7 dan terbaru dunia telah terdapat varian baru yang ditemukan di Inggris, yakni N439K,” ujar Daeng M Faqih, Ketua IDI pada Rabu (10/3) lalu. 

Kenali lebih lanjut mengenai varian baru Covid-19, N439K melalui ulasan berikut ini.

1. Apa itu N439K?

Dilansir dari Eurekalert, N439K ini merupakan mutasi terbaru yang terjadi pada protein spike Covid-19. Penyebarannya mirip dengan virus liar dan mampu mengikat reseptor enzim 2 (ACE2), pengubah angiotensin pada manusia menjadi lebih kuat. 

2. Skotlandia, Lokasi Mutasi N439K Pertama Kali Terdeteksi

Skotlandia menjadi negara pertama yang terdeteksi mutasi N439K pada Maret 2020 lalu. Sejak saat itu, garis keturunan kedua (B. 1.258) muncul secara independen di negara Eropa lainnya. Sehingga varian baru ini telah terdeteksi lebih dari 30 negara di seluruh dunia pada Januari 2021. 

3. Kebal Terhadap Antibodi

Penelitian dalam jurnal Cell pada 25 Januari 2021, menunjukkan mutasi ini memberikan resistensi terhadap antibodi untuk beberapa individu dan antibodi monoklonal. 

baca juga

“Virus ini memiliki banyak cara mengubah domain imuno domain untuk menghindari kekebalan dan mempertahankan kemampuan menginfeksi dan menyebabkan penyakit,” ujar Direktur Senior Biologi di Vir Biotechnology Gyorgy Snell.

Mutasi N439 ini memungkinkan pseudovirus menolak netralisasi oleh antibodi monoklonal yang telah disetujui BPOM AS (FDA). Sehingga disimpulkan bahwa varian baru N439K ini belum dapat diatasi dengan vaksin Covid-19 sekarang. Memerlukan penelitian lebih dalam untuk menciptakan vaksin yang lebih tepat dan efektif.

4. Gejala Varian Baru Virus Corona N439K

Ahmad Utomo, ahli biologi molekuler Indonesia, menyatakan varian baru N439K sejauh ini tidak ada gejala atau ciri khususnya. Artinya, gejala yang akan timbul dari mutasi N439K ini hampir sama dengan infeksi SARS-CoV-2 sebelum bermutasi. Meskipun demikian, Ahmad Utomo juga menyebut bahwa varian N439K ini relatif mudah menular. 

5. Pencegahan

Untuk pencegahannya, semua varian Covid-19 terbilang sama. Pemerintah dan masyarakat dihimbau untuk memperketat protokol kesehatan, melalui 3T dan 5M.

Lebih lanjut, untuk mewaspadai penyebaran virus, masyarakat juga dimintai membatasi aktivitas di ruang tertutup ber-AC dalam durasi yang lama. Hal ini karena ventilasi udara di ruangan AC dianggap buruk dan virus hanya berputar di dalam ruangan tersebut. 

Demikian penjelasan mengenai varian baru virus corona N439K yang baru-baru ini bermutasi.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pertama, Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Washington

Kasus Pertama, Varian Baru Virus Corona Brasil Ditemukan di Washington

Health | Minggu, 14 Maret 2021 | 15:24 WIB

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Sebut Mutasi Baru Covid-19 Kebal Antibodi

Ketua Satgas Covid-19 PB IDI Sebut Mutasi Baru Covid-19 Kebal Antibodi

News | Sabtu, 13 Maret 2021 | 18:47 WIB

Antibodi Penetral Vaksin Pfizer & Moderna Kurang Efektif Lawan Varian Baru

Antibodi Penetral Vaksin Pfizer & Moderna Kurang Efektif Lawan Varian Baru

Health | Sabtu, 13 Maret 2021 | 15:41 WIB

IDI Minta Indonesia Waspada Mutasi Corona N439K dari Inggris

IDI Minta Indonesia Waspada Mutasi Corona N439K dari Inggris

News | Jum'at, 12 Maret 2021 | 10:00 WIB

Pecah Rekor, Kematian karena Covid-19 di Brasil Tembus 2.200 Dalam Sehari

Pecah Rekor, Kematian karena Covid-19 di Brasil Tembus 2.200 Dalam Sehari

Health | Kamis, 11 Maret 2021 | 14:57 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×