Meski Turun Temurun, Penyakit Demensia Dapat Dicegah Sedari Dini!

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 15 Maret 2021 | 13:07 WIB
Meski Turun Temurun, Penyakit Demensia Dapat Dicegah Sedari Dini!
Ilustrasi demensia (shutterstock)

Suara.com - Seperti diabetes, beberapa jenis demensia bersifat turun temurun. Tetapi penelitian baru menunjukkan 40% kasusnya dapat dicegah atau ditunda dengan perubahan gaya hidup sederhana.

Dokter Thuva Amuthan dan Tim Beanland dari Alzheimer's Society menjelaskan kepada The Sun tentang lima cara efektif mencegah demensia:

1. Bergerak

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa olahraga teratur dapat mencegah demensia. Misalnya, latihan aerobik dapat mengurangi risiko Alzheimer sebesar 45%.

"Olahraga telah terbukti meningkatkan kemampuan fungsional pada penderita demensia dengan beberapa penelitian melaporkan peningkatan kinerja memori, tetapi studi lebih lanjut diperlukan," kata Amuthan.

2. Tes pendengaran

Orang yang memiliki gangguan pendengaran sedang lima kali lebih mungkin untuk menderita demensia. Sebab, saat bagian 'pendengaran' di otak menjadi tidak aktif, akan mengakibatkan hilangnya jaringan dan perubahan struktur.

Ilustrasi demensia (Shutterstock)

3. Berhenti minum alkohol

Jangka panjang dari dampak seringnya minuman beralkohol adalah perubahan materi putih yang berfungsi mentransmisikan sinyal ke berbagai bagian di otak. Seiring waktu, hal ini dapat menyebabkan demensia.

Satu studi menemukan orang yang mengonsumsi lima atau lebih botol bir dalam sekali duduk, atau sebotol anggur, tiga kali lebih berisiko menderita demensia di usia 65 tahun.

4. Tidur yang cukup

Belum diketahui apakah tidur malam yang buruk menyebabkan atau memperburuk demensia, tetapi keduanya bisa jadi benar. Di sisi lain, terlalu banyak tidur juga menyebabkan masalah.

Para ilmuwan dari Fakultas Kedokteran Universitas Miami Miller, Florida, menyakini bahwa telalu banyak tidur (lebih dari 9 jam semalam) dapat menjadi faktor peningkatan risiko demensia.

"Risiko demensia dapat berkurang jika Anda tidur sekitar 8 jam tiap malam," kata Beanland.

5. Berendam di air dingin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Perbedaan Penyakit Alzheimer dengan Demensia? Simak Di Sini

Apa Perbedaan Penyakit Alzheimer dengan Demensia? Simak Di Sini

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 17:03 WIB

Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia

Orang dengan Masalah Mata Ini Lebih Mungkin Kena Stroke dan Demensia

Health | Jum'at, 12 Maret 2021 | 08:37 WIB

Studi: Sering Bertemu Teman Bantu Turunkan Risiko Demensia pada Lansia!

Studi: Sering Bertemu Teman Bantu Turunkan Risiko Demensia pada Lansia!

Health | Senin, 08 Maret 2021 | 14:42 WIB

Terkini

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Memahami Autisme dari Dekat: Kenapa Dukungan Lingkungan Itu Penting untuk Anak ASD

Health | Senin, 06 April 2026 | 17:43 WIB

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

17.500 Paket Gizi untuk Masa Depan: Langkah Konkret Melawan Stunting di Bekasi

Health | Minggu, 05 April 2026 | 09:54 WIB

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB