Ilmuwan akan Buat Bank Sperma dan Sel Telur di Bulan, Ini Tujuannya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 15 Maret 2021 | 16:24 WIB
Ilmuwan akan Buat Bank Sperma dan Sel Telur di Bulan, Ini Tujuannya
Ilustrasi sperma (shutterstock)

Suara.com - Para ilmuwan mulai menyusun rencana untuk membuat populasi baru di Bulan. Mereka memulai rencana ini dengan membuat bank sperma di Bulan.

Bank sperma ini akan menjadi gudang sel reproduksi yang disebut "polis asuransi global modern", yang terdiri dari sperma dan sel telur milik 6,7 juta spesies makhluk hidup di Bumi, termasuk manusia.

Para ilmuwan membuat rencana ini sebagai persiapan manusia menghadapi krisis di Bumi, seperti bencana alam, kekeringan asteroid, perang nuklir dan beberapa masalah lainnya.

Sehingga, mereka berpendapat bahwa manusia harus memiliki pandangan untuk tetap melestarikan kehidupannya di tempat selain Bumi, yaitu Bulan. Para ilmuwan pun membuat bank sperma ini berada di bawah permukaan Bulan.

"Bumi secara alami adalah lingkungan yang mudah berubah," kata Jekan Thanga, yang menulis penelitian 'Lunar Pits and Lava Tubes for a Modern Ark' di Institut Tahunan Insinyur Listrik dan Elektronika Aerospace Conference dikutip dari NYPost.

Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]
Ilustrasi Bulan. [Ponciano/Pixabay]

Karena ketidakstabilan Bumi yang membuat spesies di dalamnya rentan, Jekan Thanga pun mengusulkan untuk memulai semacam eksodus planet dengan mendirikan gudang sel reproduksi manusia di Bulan sesegera mungkin.

Mereka akan menyimpan sel reprodusi ini di Lunar Pits atau lubang di Bulan yang ditemukan belakangan, yang mana para ilmuwan percaya bahwa lava pernah mengalir di sana miliaran tahun silam.

Menurut Thanga, lubang ini juga merupakan ukuran yang sempurna untuk menyimpan sel reproduksi. Lubang ini memiliki kedalaman 80 hingga 10 meter di bawah tanah yang menyediakan perlindungan siap pakai dari permukaan bulan.

Sehingga tempat ini akan terlindungi dari perubahan suhu besar dan acaman dari meteorit serta radiasi. Thangan juga mengatakan bahwa banyak tumbuhan dan hewan yang terancam punah sehingga perlu dilestarikan.

baca juga

Ia menyebut peristiwa letugas Gunung Toba di Indonesia pada 75 ribu tahun silam sebagai salah satu kekhawatirannya. Ia mengatakan peristiwa itu menyebabkan periode pendinginan 1.000 tahun dan sejalan dengan perkiraan penurunan dalam keragaman manusia.

"Ada kerugian yang akan terjadi cepat selama beberapa dekade terakhir, karena aktivitas manusia dan faktor lain yang sulit dimengerti," katanya.

Thangan juga terkejut melihat hematnya biaya yang dikeluarkan untuk melakukan rencana tersebut. Khususnya, untuk mengangkut 50 sampel dari setiap spesies atau targetnya 6,7 juta, hanya dibutuhkan 250 peluncuran roket.

Sekitar 40 peluncuran roket memerlukan pembangunan Stasiun Luar Angkasa Internasional, yang berada di orbit rendah Bumi, sehingga jauh lebih dekat daripada Bulan.

"Biaya ini tidak terlalu besar dan kami juga cukup terkejut," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

5 Bulan Baik untuk Mendirikan Rumah Menurut Primbon Jawa, Dipercaya Bawa Keberkahan

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 07:30 WIB

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bulan Dana Pensiun 2026, DPLK bank bjb Dorong Masyarakat Wujudkan Masa Depan Sejahtera

Bisnis | Senin, 07 September 2026 | 21:43 WIB

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

5 Fenomena Langit September 2026 yang Menarik Diamati, Ada Hujan Meteor

Tekno | Selasa, 01 September 2026 | 14:57 WIB

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Perbedaan Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari Beserta Gambarnya

Tekno | Senin, 31 Agustus 2026 | 13:33 WIB

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

3 Shio yang Diprediksi Beruntung di September 2026, Ada Peluang Besar Menanti

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:37 WIB

Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu

Gerbang Gaib Terbuka! Ini 10 Pantangan Selama Bulan Hantu Tionghoa yang Harus Kamu Tahu

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 15:58 WIB

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Mengenal Karakter Zodiak Bulan September, Si Detail Virgo dan Si Harmonis Libra

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

Bulan Bintang Kembali Berkibar di Aceh, Ada Apa di Balik Kericuhan?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

Gejolak Aceh dan Papua, Gatot Nurmantyo Soroti Akar Masalah

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:57 WIB

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

Bendera Bulan Bintang Berkibar di Aceh, Akademisi Soroti Rekonsiliasi yang Belum Tuntas

News | Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:11 WIB

Terkini

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Kisah Perjuangan Tati Purwanti, Mantan PMI yang Sukses Kembangkan Bubur Cirebon di Taipei

Bekaci | Sabtu, 12 September 2026 | 20:29 WIB

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Dari Cirebon ke Taipei, Tati Purwanti Bawa Kuliner Lokal dan Tumbuh Bersama BRI

Jakarta | Sabtu, 12 September 2026 | 20:27 WIB

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Bubur Cirebon Go International, Kisah Tati Purwanti Bangun Usaha di Taipei

Jawa Tengah | Sabtu, 12 September 2026 | 20:25 WIB

×