WHO Desak Negara Lain untuk Tetap Menggunakan Vaksin AstraZeneca

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Selasa, 16 Maret 2021 | 09:04 WIB
WHO Desak Negara Lain untuk Tetap Menggunakan Vaksin AstraZeneca
Vaksin Covid-19 AstraZeneca. [Phil Noble/Pool/AFP]

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendesak negara-negara lain untuk terus melakukan vaksinasi Covid-19, setelah beberapa negara Uni Eropa menghentikan penggunaan vaksin AstraZeneca-Oxford sementara.

Penundaan ini akibat adanya laporan pembekuan darah tidak normal atau tromboemboli vena pada beberapa orang yang menerima vaksin. Namun, AstraZeneca menyebut belum ada bukti dari efek samping ini.

Karena laporan tromboemboli, negara seperti Jerman, Prancis, hingga Irlandia, menunda vaksinasi sebagai bentuk pencegahan selama penyelidikan dilakukan.

Namun, para ahli mengatakan jumlah kasus pembekuan darah ini tidak melebihi yang biasanya terjadi di populasi umum.

Juru bicara WHO Christian Lindmeier mengatakan mereka sedang menyelidiki laporan tersebut.

INFOGRAFIS: Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac
INFOGRAFIS: Perbedaan Vaksin AstraZeneca dan Sinovac

"Segera setelah WHO memperoleh pemahaman penuh tentang peristiwa tersebut, temuan dan setiap perubahan, yang tidak mungkin terjadi, pada rekomendasi saat ini akan segera dikomunikasikan kepada publik," kata Lindmeier, dilansir BBC.

Ia melanjutkan bahwa hingga kini belum ada bukti bahwa kasus pembekuan darah tersebut disebabkan oleh vaksin. Karenanya, sangat penting untuk meneruskan kampanye vaksinasi.

European Medicines Agency (EMA) saat ini juga sedang melakukan peninjauan terhadap insiden tersebut. Tetapi mereka mengatakan vaksin AstraZeneca masih bisa terus diberikan.

Regulator obat-obatan Inggris pun mengatakan bahwa bukti tidak menunjukkan suntikan vaksin menyebabkan pembekuan darah. Mereka pun meminta masyarakat Inggris untuk tetap vaksinasi.

baca juga

"Ada bukti yang sangat meyakinkan bahwa tidak ada peningkatan fenomena pembekuan darah di Inggris, di mana sebagian besar dosis telah diberikan sejauh ini," tandas Andrew Pollard, direktur kelompok vaksin Oxford yang mengembangkan suntikan Oxford-AstraZeneca.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca, Ini Alasan BPOM

Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca, Ini Alasan BPOM

News | Senin, 15 Maret 2021 | 20:49 WIB

Kasus Penggumpalan Darah, Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca

Kasus Penggumpalan Darah, Indonesia Tunda Pemakaian Vaksin AstraZeneca

News | Senin, 15 Maret 2021 | 17:31 WIB

Perawat Austria Tewas Usai Divaksin AstraZeneca, Penyebabnya Masih Misteri

Perawat Austria Tewas Usai Divaksin AstraZeneca, Penyebabnya Masih Misteri

Tekno | Senin, 15 Maret 2021 | 13:00 WIB

Terkini

5 Cara Memilih Jam Tangan Wanita Minimalis untuk Tangan Kecil, Cantik dan Proporsional

5 Cara Memilih Jam Tangan Wanita Minimalis untuk Tangan Kecil, Cantik dan Proporsional

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:18 WIB

The Great King Munmu Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

The Great King Munmu Tayang November, Ini Daftar Pemain Utamanya!

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:15 WIB

Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara

Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:13 WIB

BGN Tutup Permanen Empat Dapur MBG, Salah Satunya di Karo

BGN Tutup Permanen Empat Dapur MBG, Salah Satunya di Karo

Sumut | Kamis, 24 September 2026 | 13:11 WIB

5 Polisi Rohul Diduga Tilap Barang Bukti Narkoba, Propam Polda Turun Tangan

5 Polisi Rohul Diduga Tilap Barang Bukti Narkoba, Propam Polda Turun Tangan

Riau | Kamis, 24 September 2026 | 13:10 WIB

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Duet Destry-Suahasil Belum Ampuh, Rupiah Kembali Dekati Rp18.000

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 13:05 WIB

Stop Sekarang! 3 Kesalahan Pakai Moisturizer yang Bikin Wajah Makin Minyakan dan Berjerawat

Stop Sekarang! 3 Kesalahan Pakai Moisturizer yang Bikin Wajah Makin Minyakan dan Berjerawat

Lifestyle | Kamis, 24 September 2026 | 13:03 WIB

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

Bawa Isu Palestina hingga Ketahanan Global, RI Bersiap Sampaikan National Statement di New York

News | Kamis, 24 September 2026 | 13:01 WIB

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Ombak Tak Bisa Dikendalikan, Tapi Keselamatan Bisa Dipersiapkan

Your Say | Kamis, 24 September 2026 | 13:00 WIB

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Potensi Panas Bumi Gunung Ungaran, dari Listrik Rendah Emisi hingga Penggerak Ekonomi

Bisnis | Kamis, 24 September 2026 | 12:58 WIB

×