Sukseskan Vaksinasi Virus Corona, RI Tambah 426 Juta Vaksin COVID-19

M. Reza Sulaiman

Selasa, 16 Maret 2021 | 03:05 WIB
Sukseskan Vaksinasi Virus Corona, RI Tambah 426 Juta Vaksin COVID-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Suara.com - Pemerintah Republik Indonesia siap menambah pembelian vaksin COVID-19 menjadi 426 juta. Hal ini dikatakan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, dalam rapat kerja bersama Komisi IX DPR RI.

"Untuk vaksinnya, kita persiapkan untuk membeli sebanyak 426 juta vaksin, sebanyak 275 juta di antaranya sudah konfirmasi positif untuk harga dan jadwal pengirimannya," katanya saat Rapat Kerja bersama Komisi IX DPR yang dipantau dari siaran langsung, di Jakarta, Senin.

Menkes mengatakan ada sebanyak 151 juta dosis vaksin yang belum terkonfirmasi jadwal pengiriman serta harga dikarenakan pemerintah masih masih menunggu vaksin gratis yang berasal dari The Global Alliance for Vaccines and Immunisation (GAVI) lewat skema multirateral.

Saat ini Indonesia sudah memperoleh 11,7 juta vaksin GAVI, bahkan informasi terakhir yang diterima Menkes jumlah itu bisa naik sampai 54 juta hingga 108 juta vaksin.

"Kalau bisa mendapatkan semaksimal mungkin secara gratis, maka tidak usah beli vaksin bilateral. Ini masih bergerak terus. Kita ketahui bersama bahwa vaksin ini rebutan di seluruh dunia," katanya.

Vaksin Gotong Royong telah diterbitkan penggunaannya melalui Permenkes pada 5 Maret 2021 melalui penugasan yang diberikan kepada PT Biofarma dan dilanjutkan melalui kerja sama Biofarma dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin).

"Yang membeli vaksin Gotong Royong nanti Biofarma sebagai BUMN, kemudian Biofarma bisa menjual ke korporasi dan oleh korporasi harus diberikan gratis kepada karyawan atau keluarganya. Sengaja vaksin ini dibeli Biofarma untuk memastikan vaksin ini asli karena Biofarma sudah bergerak di bidang ini," katanya.

Untuk memastikan agar program vaksin Gotong Royong tidak menganggu jalannya program vaksinasi pemerintah, kata Budi, maka ditentukan jenis vaksin yang berbeda dari empat jenis vaksin punya pemerintah, yakni Sinovac, AstraZeneca, Novavax dan Pfizer.

Sejauh ini jenis vaksin yang sudah dikonfirmasi akan digunakan dalam program vaksinasi Gotong Royong berasal dari Sinopharm dan Moderna.

baca juga

Kemenkes hingga saat ini masih menunggu harga dan jumlah dari kedua jenis vaksin tersebut berdasarkan hasil kesepakatan Biofarma dan Kadin. Kalau jumlah dan harga sudah disepakati, Kemenkes akan mengeluarkan aturannya.

"Agar tidak rebutan dengan program pemerintah ditentukan lokasi fasilitas pelayanan kesehatan yang berbeda. Gotong Royong ini lebih menggunakan fasilitas swasta. Kemudian sistem database menggunakan database yang sama supaya kita bisa monitor yang bersangkitan divaksin siapa dan awasi Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) supaya bisa dijaga bersama-sama," tutup Budi Gunadi Sadikin. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

Alih-alih CKG Menteri, Guru Besar UGM Sarankan Tes Kejiwaan dan Alihkan Anggaran ke Korban Karhutla

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 12:37 WIB

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

Kemenkes Ungkap Fakta di Balik Foto Viral Menkes Budi Gunadi Pakai Tabung Oksigen

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:49 WIB

Viral Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Langsung Klarifikasi

Viral Pakai Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Langsung Klarifikasi

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 12:30 WIB

Prabowo Ibaratkan Kabinet Tim Sepak Bola, Minta Menkes Cek Kesehatan Menteri

Prabowo Ibaratkan Kabinet Tim Sepak Bola, Minta Menkes Cek Kesehatan Menteri

Video | Kamis, 22 Oktober 2026 | 17:00 WIB

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

Kabut Asap Karhutla Tak Terkendali, Adaptasi Jadi Dalih Kegagalan Negara?

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 19:15 WIB

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

Pakar UGM Kritik Imbauan Menkes soal Asap Karhutla: Jangan Bebankan Warga untuk Beradaptasi

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 14:48 WIB

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Skandal Sertifikat Vaksin Covid-19 Palsu, Granit Xhaka Kena Denda Rp3,2 Miliar

Bola | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 09:53 WIB

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

BPJS Kesehatan Dirombak: Rumah Sakit Dilarang Beda-bedakan Pasien Umum dan BPJS!

Video | Selasa, 29 September 2026 | 16:52 WIB

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

Bukan Habis Stok, Menkes Tegaskan Obat Influenza A Ada, Tapi Pemberian Tak Boleh Sembarang

News | Senin, 28 September 2026 | 19:03 WIB

Terkini

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Cabut dari Timnas Indonesia, Eks Asisten Patrick Kluivert Pilih Latih Bekas Tim Eliano Reijnders

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:43 WIB

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Bye-Bye Lapar Mata! Saat Pajak E-Commerce Bikin Anak Muda Otomatis Jadi Minimalis

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:42 WIB

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Tim SAR Gabungan Kerahkan 50 Personel Cari Dua Pendaki yang Hilang di Gunung Semeru

Jatim | Minggu, 08 November 2026 | 17:41 WIB

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Sinopsis Rock Paper Landmine, Drama Misteri Jepang Mori Nana di Prime Video

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:40 WIB

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Diduga Hendak Tawuran, 12 Pemuda di Garut Diamankan Polisi, Enam Senjata Tajam Disita

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:34 WIB

Timnas Indonesia U-17 Hadapi 4 Negara di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Ini Jadwal Lengkapnya

Timnas Indonesia U-17 Hadapi 4 Negara di Kualifikasi Piala Asia U-17 2027, Ini Jadwal Lengkapnya

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 17:32 WIB

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

Dana Pendidikan Tersedot MBG, Tak Ada yang Patut Dirayakan pada Hari Guru

News | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Suara.com dan Sumselupdate.com Dorong Jurnalis dan Mahasiswa Kuasai AI untuk Perkuat Kualitas Berita

Sumsel | Minggu, 08 November 2026 | 17:25 WIB

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Polresta Karawang Siagakan 390 Personel Amankan Pilkades Digital di 67 Desa

Jabar | Minggu, 08 November 2026 | 17:14 WIB

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Dari Bjorka ke Penyadapan Presiden, Seburuk Itukah Keamanan Data Negara?

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 17:10 WIB

×