Anak Kecanduan Gadget, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Orangtua

Bimo Aria Fundrika, Dian Kusumo Hapsari

Sabtu, 20 Maret 2021 | 12:15 WIB
Anak Kecanduan Gadget, Ini Tips yang Bisa Dilakukan Orangtua
ilustrasi anak kecanduan gadget. (Shutterstock).

Suara.com - Kehadiran gadget atau perangkat teknologi kini memang sudah tidak dapat terhindarkan. Namum, keberadaannya juga seperti pisau bermata dua.

Di satu sisi membantu memudahkan berbagai pekerjaan, namun di sisi lain berisiko membuat anak ketergantungan. Hal ini tentu yang menjadi kekhawatiran banyak orangtua.

Kabar baiknya, Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian Indonesia Alissa Wahid membagikan beberapa cara untuk mengatasi anak kecanduan gadget.

Menurut Alissa, ketika mendapati anak kecanduan gadget hal pertama dilakukan orangtua adalah bukan memarahi atau menceramahi anak tersebut. Namun, yang harus dilakukan adalah dengan menumbuhkan intergritas pada anak itu sendiri.

“Kalau dimarahin nggak akan mempan. Menumbuhkan intergritas itu yang penting. Gimana kita mengajari anak untuk dapat mengendalikan dirinya sendiri. Kalau dia bisa mengendalikan dirinya senditri, maka anak ini akan tahu batas-batasnya yang sudah kita buat,” kata Alissa dalam acaraWebinar Festiaval Noah “Generasi Nasionalis”, Sabtu (20/3/2021).

Intergritas yang dimaksud adalah menerapkan aturan. Alissa pun mencontohkan hal yang paling sering ditemui adalah ketika anak mulai komplain, ketika bermain dirumah temennya boleh bermain seperti Playstasion atau sebagainya.

“Ini yang paling banyak ditemui. Mah, kok dirumah si A boleh main GTA, kok disini nggak boleh. Kalau menemui kasus seperti ini orang tua bisa mengajarkan bahwa setiap rumah memiliki aturtan. Kalau dirumah orang lain, maka anak akan mengikuti aturan yang ada," jelas Alissa.

Singkatnya, orangtua perlu mengajarkan anak untuk untuk paham bahwa ada konteks yang berbeda. Menurutnya penting bagi orangtua mengajarkan nilai tersendri bagi anak.

"Kalau kita sendiri GTA itu mengandung kekerasan, makanya tidak boleh. Kalau diberi pemahaman seperti ini anak bisa menjadi lebih mengerti,” ujarnya.

baca juga

Alissa pun mengingatkan kepada orangtua, untuk mengajarkan sesuatu kepada anak tidak perlu menggunakan nada yang tinggi atau menceramahi anak. Orang tua bisa menggunakan cara-cara yang sesuai dengan umur anak.

“Ingat anak itu bukan orang dewasa berukuran mini. Jadi masih perlu orang dewasa yang mengatur. Beri pemahaman kepada anak kalau aturan itu dibuat oleh orang dewasa sehingga ketika di sekolah dia harus nurut sama gurunya, ketika dirumah ya nurut kepada orang tua. Itu yang perlu ditanamkan sejak dini,” ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?

Ratusan Anak Masuk RSJ Kecanduan Game Online, Haruskah Batasi Gadget?

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 09:30 WIB

Nggak Lagi Pakai Kertas, Sekolah Ini Bagikan Gadget Tablet saat Ujian

Nggak Lagi Pakai Kertas, Sekolah Ini Bagikan Gadget Tablet saat Ujian

Hits | Rabu, 17 Maret 2021 | 14:17 WIB

Sering Overthinking di Malam Hari? Ketahui Penyebabnya!

Sering Overthinking di Malam Hari? Ketahui Penyebabnya!

Health | Sabtu, 13 Maret 2021 | 07:47 WIB

Terkini

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Satu Pelaku Curas di Bekasi Ditangkap, Polisi Dalami Keterkaitan dengan 12 Kasus Lain

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Gandeng 43 Kampus Muhammadiyah, PERADI Profesional Perkuat Pendidikan dan Integritas Advokat

Jogja | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 23:04 WIB

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jalan Ambles Banjarwangi-Singajaya Sepanjang 15 Meter, Polisi Pasang Garis Pengaman

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

×