Usai Divaksin Secara Penuh, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?

Cesar Uji Tawakal, Fita Nofiana

Sabtu, 20 Maret 2021 | 17:29 WIB
Usai Divaksin Secara Penuh, Apa yang Boleh dan Tidak Boleh Dilakukan?
Vaksinator memberikan suntikan vaskin Covid-19 dalam acara vaksinasi massal petugas pelayanan publik, TNI hingga wartawan di Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Jumat (26/2/2021). [Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim]

Suara.com - Program vaksinasi mulai dilakukan di berbagai daerah di Indonesia. Namun meskipun telah divaksin, Anda masih perlu mematuhi berbagai protokol untuk tahu apa yang boleh dan tidak boleh Anda lakukan.

Melansir dari Medicinenet, Mercedes Carnethon wakil ketua pengobatan pencegahan di Sekolah Kedokteran Northwestern Feinberg di Chicago mengatakan penting untuk mengikuti pedoman sementara dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) AS untuk orang-orang yang telah divaksinasi penuh.

Sementara persyaratan masker dan jarak sosial memang lebih longgar bagi orang-orang yang dua minggu setelah suntikan vaksin Covid-19 kedua, masih ada tindakan pencegahan yang harus diikuti untuk melindungi orang-orang di sekitar Anda.

"Perhatian utama saat ini adalah bahwa sementara bukti muncul yang menunjukkan bahwa individu yang divaksinasi tidak dapat menularkan virus, itu belum dikonfirmasi," kata Carnethon dalam wawancara HealthDay Now yang baru.

Menurut Carnethon, orang-orang yang telah divaksinasi penuh dapat menikmati pertemuan kecil di dalam ruangan tanpa masker dengan orang lain yang telah divaksinasi penuh.

"Tentu saja ada batasan untuk itu. Anda boleh kumpul dengan kelompok kecil, misalnya kurang dari 20 orang," kata Carnethon.

Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)
Ilustrasi vaksin Covid-19 (unsplash/@hakannural)

Anda tetap perlu memakai masker jika Anda mengunjungi rumah yang berisi orang-orang yang memiliki faktor risiko Covid-19 parah atau jika Anda berbelanja di toko bahan makanan atau toserba. Namun, orang yang divaksinasi tidak harus memakai masker saat menikmati aktivitas di luar ruangan dengan orang yang sudah divaksin juga.

"Individu dengan kondisi yang mendasari atau yang memiliki anggota keluarga dalam rumah tangga mereka yang kesehatannya mungkin sedikit lebih rapuh harus tetap berhati-hati dengan mempertahankan pemakaian masker," imbuh Carnethon.

Menurut Carnethon, salah satu tantangan yang kita hadapi adalah dengan varian baru. Oleh karena itu, Carnethon mendesak agar tetap berhati-hati bahkan di antara mereka yang telah mendapatkan vaksin lengkap.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Vaksinasi Tahap Kedua Masih Berlangsung, PR Dinkes DIY Urung Kelar

Vaksinasi Tahap Kedua Masih Berlangsung, PR Dinkes DIY Urung Kelar

Jogja | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:54 WIB

PSSI Yakin Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Segera Sembuh dari Corona

PSSI Yakin Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Segera Sembuh dari Corona

Sumbar | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:48 WIB

Dokter Inggris Peringatkan Covid-19 Bisa Menyebabkan Diabetes

Dokter Inggris Peringatkan Covid-19 Bisa Menyebabkan Diabetes

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:49 WIB

Terkini

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

KPK Bedah Dugaan Permainan Jalur Hijau dan Jalur Merah di Kasus Suap Bea Cukai

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:01 WIB

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

74 Kontraktor SPPG Minta Kepastian Pembayaran dan Penyelesaian Administrasi Proyek

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

Potensi RI Punya 89 Ribu Ton Uranium, BRIN Paparkan Ambisi Nuklir ke Prabowo

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

Internal Golkar Wonosobo Bergolak, Mahkamah Partai Diminta Turun Tangan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

Rakyat Akan Marah! 470 Kepala Daerah Tak Mampu Bayar PPPK Tapi Minta Naik Gaji

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:31 WIB

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

Gunakan Uang Hasil Sikat Korupsi, Prabowo Janji Investasi Besar di Sektor Pendidikan dan Riset

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:24 WIB

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

John Herdman Blak-blakan Akui Timnas Indonesia Sedang Terluka Jelang Melawan Singapura

Bola | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:15 WIB

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

Pemerintah Dorong Produk Indonesia Masuk Rantai Pasok Haji Arab Saudi

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

Catut Nama Prabowo, Istana Bantah Makalah Nobel Soal Program MBG

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lulur Keraton Kembali Jadi Sorotan, Warisan Kecantikan Nusantara yang Tetap Relevan hingga Kini

Lifestyle | Kamis, 06 Agustus 2026 | 22:09 WIB

×