Umumnya Merugikan, Namun Stres Ringan Malah Bisa Menjaga Fungsi Kognitif

Cesar Uji Tawakal | Fita Nofiana | Suara.com

Sabtu, 20 Maret 2021 | 18:32 WIB
Umumnya Merugikan, Namun Stres Ringan Malah Bisa Menjaga Fungsi Kognitif
Ilustrasi kesal (freepik)

Suara.com - Sebuah studi baru yang dilakukan oleh para peneliti di Penn State University menunjukkan bahwa sedikit stres dapat membantu perkembangan kognitif. David M Almeida, profesor perkembangan manusia dan studi keluarga di Penn State mengatakan penelitian tersebut menunjukkan bahwa stres ringan sehari-hari berpotensi bermanfaat bagi otak meskipun menimbulkan ketidaknyamanan.

"Ada kemungkinan bahwa stresor menciptakan peluang bagi Anda untuk memecahkan masalah, misalnya mungkin memperbaiki komputer Anda yang tiba-tiba rusak sebelum rapat Zoom yang penting," kata Almeida seperti yang dikutip dari Healthshots.

"Jadi mengalami stresor ini mungkin tidak menyenangkan tetapi memaksa Anda untuk memecahkan masalah dan ini mungkin benar-benar baik untuk fungsi kognitif terutama saat kita beranjak dewasa," imbuhnya.

Menurut para peneliti, sejumlah besar penelitian sebelumnya telah mengaitkan stres dengan risiko yang lebih besar untuk banyak hasil negatif seperti penyakit kronis atau kesejahteraan emosional yang lebih buruk. Tetapi Almeida mengatakan bahwa  stres ringan yang dialami seseorang malah mungkin bermanfaat.

Melansir dari Healthsots, peneliti menekankan bahwatidak ada salahnya menjadi sedikit stres. Dalam hal ini, para peneliti menggunakan data dari 2.711 partisipan untuk penelitian tersebut.

Sebelum memulai penelitian, para peserta menyelesaikan tes kognisi singkat. Setelah menganalisis data, para peneliti menemukan bahwa tampaknya ada manfaat bagi mereka yang tidak melaporkan stres selama penelitian, sekitar 10 persen dari peserta. Partisipan ini cenderung tidak memiliki kondisi kesehatan kronis dan mengalami suasana hati yang lebih baik sepanjang hari.

Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)
Ilustrasi stres kerja (pexels/@shvetsa)

Namun, mereka yang melaporkan tidak ada stresor juga memiliki kinerja yang lebih rendah pada tes kognisi dengan perbedaan yang setara dengan penuaan lebih dari delapan tahun. Selain itu, mereka juga cenderung tidak melaporkan memberi atau menerima dukungan emosional serta cenderung tidak mengalami hal-hal positif yang terjadi sepanjang hari.

"Saya pikir ada asumsi bahwa peristiwa negatif dan peristiwa positif adalah dua kutub yang berlawanan, tetapi pada kenyataannya keduanya berkorelasi," kata Almeida.

“Tapi sungguh, saya pikir mengalami stres harian ringan seperti bertengkar dengan seseorang atau komputer Anda rusak atau mungkin terjebak kemacetan, saya pikir itu mungkin penanda bagi seseorang yang memiliki kehidupan yang sibuk," imbuhnya.

Temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal Emotion.

“Stresor adalah peristiwa yang menciptakan tantangan dalam hidup kita, dan saya pikir mengalami stres adalah bagian dari hidup. Mungkin ada manfaat potensial untuk itu. Saya pikir yang penting adalah bagaimana orang menanggapi pemicu stres. Menanggapi pemicu stres dengan kesal dan khawatir lebih tidak sehat daripada jumlah pemicu stres yang Anda hadapi," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC: Sekolah Daring Tingkatkan Risiko Masalah Mental pada Anak dan Orangtua

CDC: Sekolah Daring Tingkatkan Risiko Masalah Mental pada Anak dan Orangtua

Health | Sabtu, 20 Maret 2021 | 16:00 WIB

Punya Pola Hidup Tak Sehat di Umur 20-an? Awas Imbasnya di Masa Tua

Punya Pola Hidup Tak Sehat di Umur 20-an? Awas Imbasnya di Masa Tua

Health | Jum'at, 19 Maret 2021 | 18:43 WIB

Waspada jika Pernah Alami 4 Jenis Mimpi Ini, Bisa Jadi Pertanda Kamu...

Waspada jika Pernah Alami 4 Jenis Mimpi Ini, Bisa Jadi Pertanda Kamu...

Jabar | Jum'at, 19 Maret 2021 | 14:41 WIB

Terkini

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB

Solusi Membasmi Polusi Kekinian  ala Panasonic

Solusi Membasmi Polusi Kekinian ala Panasonic

Health | Selasa, 07 April 2026 | 19:00 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Gaya Hidup Modern Picu Asam Urat, Ini Solusi Alami yang Mulai Direkomendasikan

Health | Selasa, 07 April 2026 | 11:00 WIB