Lebih Cepat dan Murah dari Swab PCR, Tes Saliva Bisa Jadi Syarat Bepergian?

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Minggu, 21 Maret 2021 | 07:10 WIB
Lebih Cepat dan Murah dari Swab PCR, Tes Saliva Bisa Jadi Syarat Bepergian?
Ilustrasi Tes Covid-19 Lewat Air Liur. (Pexels)

Suara.com - Mengingat tingkat keakuratannya setara dengan metode swab tes Polymerase Chain Reaction (PCR), maka hasil Tes Saliva atau tes Covid-19 menggunakan sampel air liur bisa digunakan untuk syarat bepergian.

Hal ini dikonfirmasi Direktur PT Innolab Sains Internasional (KALGen Innolab) Henry Sukardi yang baru saja meluncurkan alat kit tes Saliva Kalbe buatan peneliti Indonesia.

"Untuk perjalanan dalam negeri di Indonesia (hasil tes saliva) bisa digunakan," ujar Henry, Jumat (19/3/2021).

Namun untuk syarat perjalanan ke luar negeri, Henry meragukan jika hasil tes saliva bisa digunakan, mengingat syarat setiap negara di masa pandemi berbeda untuk menerima pendatang.

Ilustrasi tes air liur atau ludah. (Shutterstock)
Ilustrasi tes air liur atau ludah. (Shutterstock)

"Kalau keluar negeri setiap negara punya kebijakan, harus dilihat lagi kebijakan setiap negara masing-masing," ungkap Henry.

Lebih lanjut menurut Direktur PT Kalbe Farma Sie Djohan alat tes saliva ini sudah mendapat izin dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Kita sudah dapatkan izin edar dari dan dikeluarkan Kementerian Kesehatan," ujar Djohan di kesempatan yang sama.

Lebih lanjut kata Djohan, tes saliva ini tidak perlu mendapatkan izin dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI lantaran alat yang diluncurkan adalah untuk mendiagnosis, sehingga izin edar dari Kemenkes sudah mencukupi.

"Kalau obat-obatan dan makanan memang butuh izin dari BPOM. Sedangkan kalau diagnosis itu dari Kemenkes, jadi kita sudah dapatkan," tutur Djohan.

Kalbe, menurut Djohan sudah mendapat dukungan dari Kemenkes untuk mengembangkan dan membuat produk alat tes saliva untuk diagnosis Covid-19, yang keakuratannya setara dengan tes swab Polymerase Chain Reaction (PCR).

Adapun hasil keakuratan tes saliva setara seperti PCR, yang memiliki sensitifitas 94 persen dan spesifitas 98 persen, termasuk bisa mendeteksi virus pada orang yang bergejala (simtomatik) dan tidak bergejala (asimtomatik) Covid-19.

Sedangkan untuk harga, tes saliva karya peneliti Indonesia ini di laboratorium KALGen Innolab ini berkisar antara antara Rp 400 ribu hingga Rp 488 ribu rupiah.

Perbedaan metode tes saliva dan swab tes PCR

Berbeda dengan tes swab PCR yang menggunakan sampel usap dari belakang tenggorokan (nasofaring) dan belakang hidung (orofaring), tes saliva hanya membutuhkan sedikit sampel air liur.

Alat yang digunakan untuk mengambil sampel pada kedua tes ini berbeda, di mana tes swab PCR harus menggunakan Q-tip atau cotton bud panjang dimasukkan ke belakang lubang hidung dan tenggorokan lalu diputar. Tes swab PCR ini dalam dunia medis sering disebut metode invasive.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Angka Covid-19 Hari Ini Bertambah Sebanyak 5.656 Kasus

Angka Covid-19 Hari Ini Bertambah Sebanyak 5.656 Kasus

News | Sabtu, 20 Maret 2021 | 19:13 WIB

Wisata Alternatif saat Pandemi di Utan Kemayoran

Wisata Alternatif saat Pandemi di Utan Kemayoran

Foto | Sabtu, 20 Maret 2021 | 19:00 WIB

Peran Strategis Puskesmas dalam Penanganan Covid-19

Peran Strategis Puskesmas dalam Penanganan Covid-19

Video | Sabtu, 20 Maret 2021 | 19:05 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB